
"Terima kasih sudah mengantarkan kami dan sudah mengajak kami refreshing hari ini. " ujar metty setiba nya di depan rumah.
"Iya sama-sama sayang, terpenting kalian semua bahagia. " ujar irfan seraya mencium kening putri nya.
setelah berpamitan kepada mereka irfan melajukan mobil nya menuju ke rumah orang tua nya.
Metty langsung masuk ke rumah nya.
"syukur lah ibu sama bapak belum pulang. " ujar metty mengira kedua orang tiang masih ada di ladang.
Metty langsung masuk ke kamar nya untuk meletakan tas serta jajanan yang di beli sama irfan tadi.
"Bunda nenek belum pulang ya? " tanah meityza yang nongol di depan pintu kamar nya.
"Kayanya sih belum sayang, seandainya kalau nenek sama kakek sudah pulang berarti mereka ada di kamar nya. " ucap metty pada putri nya.
"Ya udah bunda aku mau lihat mereka ke kamar nya dulu. " ujar meityza seraya meninggalkan kamer bunda nya dan mencari keberadaan nenek nya.
"Bunda nenek sama kakek gak ada di kamar nya. " ujar meity.
__ADS_1
"Artinya mereka belum pulang sayang, sebaiknya sekarang kami mandi dulu sana. " ujar metty menyuruh anaknya untuk membersihkan diri.
"Oke bunda, aku mandi deh. " ujar meity.
Setelah mengganti pakaiannya pakai daster yang biasa ia pakai di rumah.
Metty segera membereskan kamar nya dan juga seisi rumah, ia menuju ke dapur untuk mulai memasak.
"Loh ini siapa yang masak? kok menu nya masih banyak kaya belum ada yang makan sama sekali. " ujar metty yang penuhi dengan rasa bingung.
Metty juga melihat beberapa kebutuhan dapur yang baru di beli.
"Ah mungkin saja ibu sudah punya uang dan membeli nya, berarti sekarang aku gak perlu masak lagi tinggal panaskan masakan ini. " ujar metty.
Setelah di rasa semua sudah ia lakukan metty memilih untuk mandi dan meminta meityza agar tak keluar rumah.
*********"
Di lain sisi suami nya bu Ella hanay bisa menggelengkan kepala melihat kelakuan putri nya di luar sana bersama dengan mantan suami nya.
__ADS_1
"Pak maaf bukannya saya mau menjelek kan metty di mata kalian, saya hanya gak mau nanti kalian yang menanggung malu atas perbuatan metty. " ujar Diana mencoba untuk menghibur suami bu Ella.
"Ini bukan salah kamu nak, justru bapak berterima kasih atas semua informasi yang telah kamu berikan. " ujar suami bu Ella.
"Apa saya telpon aja metty ya pak? biar dia datang kesini. " ujar Diana.
"tidak, jangan sekali kali memberitahu kan keberadaan kami kepada dia, aku sudah sangat kecewa dengan dia. " ujar suami bu Ella dengan tatapan tajam nya.
"Tapi pak, siapa yang akan merawat ibu nanti kalau bapak capek?. " tanya Diana.
"saya bisa sendiri nak, kamu gak usah khawatirkan bapak sama ibu, sebaiknya kamu pulang sekarang. " ujar suami bu Ella.
"Eh nggak pak biar saya temenin bu Ella disini sampai siuman. " ujar Diana yang tak mau meninggalkan bu Ella dalam kondisi seperti itu.
"apa orang tua kamu gak cariin nanti nya? " tanya suami bu ella.
"nggak kok pak tadi saya sudah izin, ini bentar lagi saya telpon kalau saya sedang bersama ibu dan bapak disini. " ujar Diana sambil cengengesan untuk mencair kan suasana yang terlihat begitu tegang.
"Terima kasih atas segala bantuan yang kamu berikan kepada kami nak, kami sangat bersyukur merry bisa berteman dengan orang seperti kamu. " ujar suami bu Ella sambil meneteskan air mata.
__ADS_1