Menitipkan Anak Ke Nenek

Menitipkan Anak Ke Nenek
Bab 103 Kondisi mama


__ADS_3

Kini aku dan ayah sudah sampai di kamar mama, aku begitu terkejut lihat kondisi mama yang terbaring lemah di atas kasur nya.


"Astaghfirullah mama, apa yang terjadi dengan mama. " ujar ku dengan mata yang mulai mengembun kala melihat kondisi mama.


"Nak, sejak kepergian kamu dan keputusan mu untuk menikah dengan irfan inilah yang terjadi pada mama. "


" mama maafkan aku mah, aku tak tahu jika ini akan terjadi pada mama karena kesalahan ku. " ujar tiara sambil menangis tersedu-sedu di samping ibu nya.


"Ayah harap kamu tidak akan pergi lagi dari rumah ini nak, mungkin dengan kehadiran mu, dia bisa sadar dari koma nya. " ujar pak yanto pada tiara.


"Apa mama tidak pernah sadar dari koma nya yah?. " tanya ku pada ayah.


"Iya mama mu sangat terpukul dengan kepergian mu. " ujar ayah.


"Aku menyesal tidak mendengarkan omongan kalian waktu itu. " ujar ku yang meratapi nasib mama ku.


"Sudahlah ayah masih ada urusan di luar, kamu tolong jagain mama mu disini. " ujar ayah sambil membelai tangan mama.

__ADS_1


Aku hanya mengangguk mendengar ucapan ayah, pantas saja dari dulu aku tak pernah mendengar kabar tentang mama.


Rupanya beliau sedang sakit dan hanya mukjizat dari Allah sajalah yang mampu memberikan kesembuhan pada mama.


"Mama cepatlah sembuh aku kangen dengar suara mama dan ocehan mama. " ujar ku sambil terus menangis dan mencium tangan mama yang dipenuhi dengan alat medis.


"tok... tok. tok... assalamu'alaikum non. " ujar salah seorang dari luar kamar mama.


"iya masuk. " ujar ku tanpa menoleh ke sumber suara, karena aku tetap fokus memandangi mama.


"Non di luar ada dokter pribadi nyonya, mau ngecek kondisi nyonya sekarang. " ujar pembantu yang masuk tadi.


" assalamu'alaikum Permisi saya mau ngecek kondisi beliau. " ujar dokter tersebut yang bernama Dokter boby.


"Iya silahkan dok. " ujar ku sambil berdiri dari tempat duduk ku dan memberi makan untuk dokter boby memeriksa mama.


Dokter boby dengan lincah nya mengecek keadaan mama. dan mengganti selang infus dengan yang baru.

__ADS_1


"Dok apa masih ada kemungkinan untuk mama bisa sadar kembali dari koma nya?. " tanya ku pada dokter boby setelah beliau selesai memasang infus mama.


"Sedikit kemungkinan untuk bu Gita bisa sadar kembali dari komanya mbak. Tapi jangan putus harapan, mungkin saja suatu saat dengan izin Allah Bu Gita bisa sadar kembali. " ujar dokter boby.


Aku menyimak perkataan dokter boby dengan baik, ku perkirakan umur dokter boby sekitar 35 tahunan.


"Subhanallah lembut sekali perkataan nya, dan dia ganteng sekali melebihi kegantengan mas irfan. " ujar tiara kalah mendengar ucapkan dokter boby.


"Oiya mohon maaf sebelumnya, kalau boleh tahu kamu siapanya bu gita?. " tanah dokter boby yang membuat aku tersadar dari lamunan.


"Eh anu.. saya anaknya bu gita dengan pak yanto dok. " ujar ku menjawab pertanyaan dari dokter boby.


"Kok saya baru lihat kamu disini? semenjak saya merawat bu Gita saya tidak pernah melihat kamu kecuali hari ini. " ujar dokter boby sambil menulis sesuatu di kertas.


"Ya karena saya baru datang kesini hari ini. " ujar ku pada dokter boby.


"Pantes saja saya tak pernah melihat kamu, Kamu tinggal dimana memangnya?. " tanya dokter boby.

__ADS_1


"Saya tinggal di rumah saya sendiri di kota taliwang. " ucap tiara pada dokter boby.


__ADS_2