Menitipkan Anak Ke Nenek

Menitipkan Anak Ke Nenek
Bab 90 Kebohongan


__ADS_3

Setelah mobil milik irfan yang berisi metty dan cucunya pergi meninggalkan halaman rumahnya.


Bu Ella segera keluar dari tempat persembunyiannya.


"Ternyata memang benar kalau metty suka bermain dengan irfan di belakang kami. " ujar bu Ella dengan rasa sakit hati karena dibohongi oleh anaknya sendiri.


Bu Ella baru saja pulang dari ladangnya untuk memasak baut suaminya.


Namun ketika melihat mobil yang terparkir di rumahnya dan melihat irfan sedang menggendong cucunya.


Bu Ella memilih untuk bersembunyi di dekat rumah tetangga yang agak ketutup dengan berbagai macam tanaman sayur.


Ia tak menyangka kalau anaknya masih berani menemui irfan dan tanpa izin dari nya.


"Makin hari metty makin berubah, apa ia belum bisa melupakan mantan suaminya itu?. " tanya bu Ella sembari berjalan memasuki rumahnya.


Setibanya di dalam rumah bu Ella melihat surat yang dibuat oleh metty dan membacanya.


ketika membaca surat itu bu Ella di baut geram oleh metty, pasalnya di selama surat tersebut tertulis kalau dia mau keluar sama diana.

__ADS_1


"Metty kamu juga sudah pandai berbohong sekarang sama ibu juga bapak. " ujar bu Ella sembari meneteskan air matanya karen Allah dari metty.


Tiara baru saja selesai melakukan meeting dengan klien nya. Kebetulan hari sudah mulai siang, ia memilih untuk makan siang di restoran favoritnya.


Ia membereskan semua berkas yang baru saja Ia tanda tangani tadi dan menyimpan dokumen-dokumen penting di tempat biasanya.


Setelah semua dokumen di simpan Ia meraih kunci mobil perusahaan nya. Kali ini Ia tak mau menghubungi pak doni hanay sekadar untuk mengantarkannya makan siang.


Tiara memilih untuk pergi sendiri menggunakan kendaraan milik perusahaan nya.


"Eh bu mau pulang? " tanya bella ketika berpas-pasan dengan tiara.


"Oalah ceritanya mau coba menu yang baru nih. " ujar bella sambil cengengesan.


"Nah itu tahu, kamu mau ikut? " tanya tiara menawarkan.


"Eh nggak usah bu, ibu Hati-hati di jalan ya. " ujar bella yang malu mendapat tawaran dari atasannya


"Ya sudah kalau gitu saya jalan duluan ya bel, assalamu'alaikum." ujar tiara seraya pergi meninggalkan bella.

__ADS_1


Tiara kini sedang mengendarai mobil nya menuju restoran tempat biasa ia makan bersama sang suaminya dulu.


"oh iya mas irfan kok gak pernah ngabarin aku ya? " tanya tiara pada dirinya.


" dek kita makan siang dulu ya biar sampai di pantai nanti kita gak kelaparan. " ujar irfan pada metty dan anaknya.


"tapi mas aku gak punya uang buat bayar kalau mau mana, sebaiknya kita langsung ke pantai saja. " ujar tiara menolak ajakan irfan untuk makan siang bersama.


Irfan hanya bisa cengengesan mendengar ucapan mantan istrinya itu.


"dek-dek, kalau kamu keluar bareng mas, berarti mas yang bayarin, pokoknya sekarang kita makan siang dulu. " ujar irfan pada mereka.


"Ayah kita mau kemana?" tanya meityza ketika melihat ayahnya memarkirkan mobil di sebuah restoran.


"Kita makan siang dulu ya sayang biar semangat main di pantainya nanti. " ujar irfan sambil menggandeng tangan putrinya.


"Hore memang ayah yang terbaik. meity mau makan soto ayah. " ujar meityza dengan gembiranya.


"Kamu bebas mau makan apa aja sayang terpenting anak ayah bahagia hati ini. " ujar irfan sambil mengecup kening putrinya.

__ADS_1


__ADS_2