Menitipkan Anak Ke Nenek

Menitipkan Anak Ke Nenek
Bab 69 Mulai Berulah


__ADS_3

"Tut.... tut.. tut...... " bunyi ponsel tiara yang menandakan ada orang yang sedang meneleponnya


Tiara yang menyadari handphone nya berbunyi segera meraih nya.


Melihat nama yang terpampang di layar ponselnya tiara segera mengangkat panggilan tersebut.


"Hello assalamu'alaikum bi sumi. " ujar tiara


"Wa'alaikumussalam Hu, maaf tadi gak sempat angkat panggilan dari ibu! karena saya sedang beresin rumah. " ujar bi sumi pada tiara.


"Iya gapapa bi, saya cuma mau nanya apa mas irfan tadi sudah pulang ke rumah bi?. " tanya tiara ingin mengetahui kondisi irfan.


"Oh mas irfan sudah pulang tadi sekitaran jam 11 bu. " ujar bi sumi.


"Baguslah sekarang dia lagi dimana bi?. " tanya tiara.


"Tadi mas irfan pergi nganter perempuan yang pulang bersamanya bu. " ucap bi sumi dengan sedikit ragu. karena bi sumi gak tahu siapa perempuan itu.


"Apa perempuan yang bibi maksud tadi bawa anak juga?. " tanya tiara yang penasaran.


"Iya bu, tapi mas doni yafi izin pulang sebentar katanya anaknya sedang sakit, makanya pak irfan yang nganter wanita itu. " ujar bi sumi dengan teliti.

__ADS_1


"Oalah begitu toh, apa sampai sekarang mas irfan belum pulang bi?. " tanya tiara.


Tiara takut terjadi sesuatu yang tak diinginkan antara suaminya dengan mantan istrinya itu. Secara suaminya sekarang mencintai mantan istrinya itu.


"Iya bu, beliau belum pulang sampai sekarang. " ujar bi sumi pada majikan nya.


"Nanti kalau sudah jam 3 sore kalau mas irfan sudah pulang bilangan sama pak doni buat jemput saya ya bi. " ujar tiara.


"baik bu akan saya sampaikan. " ujar bi sumi.


"Ya sudah kalau gitu bi saya tutup dulu. assalamu'alaikum. " ujar tiara seraya menutup panggilannya.


"Wa'alaikumussalam bu. " ujar bi sumi.


"akhirnya aku bisa juga menodai metty lagi, aku yakin habis ini pasti dia akan selalu merindukan ku. " ujar irfan setelah mengantar metty.


"sebaiknya sekarang aku pulang biar orang rumah gak curiga sama aku. " batin irfan.


Irfan pun melajukan mobil ke rumah kontrakannya. takut jikalau istrinya tahu ia pergi bersama metty.


sekitaran 30 menit akhirnya irfan sampai di rumah kontrakan. Ia membawa mobil ke parkiran dan segera masuk ke dalam rumah.

__ADS_1


"Eh bapak sudah pulang?. " tanya bi sumi yang melihat kedatangan irfan.


" eh iua nih bi tadi ada urusan dikit jadi pulang agak lama. " ujar irfan berbohong pada pembantunya.


"Oh iya Pak. kalau gitu boleh minta kunci mobilnya? ". tanya bi sumi dengan sedikit ragu.


" Saya masih mau pakai mobilnya bi,memangnya kenapa?. " tanya irfan dengan alis berkerut.


"Anu itu pak tadi by tiara suruh mad doni buat jemput. " kata bi sumi.


"Nanti biar saya yang bilang pada tiara kalau mobilnya saya pakai." ujar irfan dengan tenangnya.


"Tap.. tapi pak, bu tiara sudah minta di jemput pakai mobil itu. " ujar bi sumi.


"Bi dia bisa pulang pakai taksi nanti, sudah bibi tenang saja nanti biar saya yang ngomong. " ujar irfan seraya bergegas masuk ke kamarnya.


"Aduh gimana ini kalau nanti bi tiara marah sama saya. " ujar bi sumi dengan bingung.


Bi sumi mondar mandir mencari cara dan apa yang akan ia katakan pada tiara nanti jika pak doni belum menjemputnya.


Disaat tengah sibuk memikirkan itu semua, bi sumi tidar sadar kalau sedari tadi pak doni memanggilnya.

__ADS_1


"Bi.. bi... bi sumi." ujar pak doni berulang kali.


"Eh kamu toh, ngagetin aja. " ujar vi sumi setelah sadar dari lamunannya.


__ADS_2