
"dari dulu ibu sama bapak selalu membedakan antara aku dengan Diana, dan sekarang hanya karena aku menemui mas irfan seakan-akan aku melakukan suatu kesalahan yang begitu besar di mata mereka.
*****Flash on******....
Setelah bercocok tanam di kamar mandi irfan dan metty membersihkan diri mereka Masing-masing.
" Mas gimana meityza? apa dia baik-baik saja?. " tanya metty sambil mengenakan pakaiannya.
"Kamu tenang aja dek, anak kita aman bersama orang yang ku titipkan. " ujar irfan kala mendengar pertanyaan metty.
"Mas aku sudah selesai yuk kita pulang, ibu pasti cari aku. " ujar metty.
"iya dek yuk kita ambil meityza dulu, dia mungkin sudah lelah bermain. " ujar irfan seraya menarik tangan Metty untuk ikut bersamanya ke luar.
Mereka pun pergi ke tempat dimana mereka menitipkan meityza tadi.
"Hai sayang sudah puas bermainnya?. " tanya irfan ketika melihat meityza sedang duduk sambil minum di salah satu perosotan tempat ia bermain.
"ayah sama bunda kemana aja, meityza pengen main sama kalian berdua. " ujar meityza yang bosan bermain seorang diri.
__ADS_1
Meityza kira dia akan main bersama dengan kedua orang tuanya, ia sangat ingin kedua orang tuanya menemani.
"Sayang tadi ayah sama bunda lagi ada urusan hingga kami harus pergi. " ujar irfan pada putri satu-satunya itu.
"Iya sayang ibu sama ayah tadi ada urusan mendadak, sekarang kita pulang ya. " ujar metty pada anaknya.
"nggak aku mau main sama ayah juga ibu disini. " ujar meityza.
"sayang nenek pasti udah cari kita, yuk pulang. " ujar metty mencoba untuk membujuk putrinya.
"Pokoknya aku gak mau pulang sebelum aku main sama ayah juga bunda. " ujar meityza yang merasa kecewa dengan kedua orang tuanya.
"sayang stop kita pulang sekarang ayok. " ujar netty yang melihat anaknya ngeyel.
"Meityza stop jangan nakal." ujar metty mulai emosi dengan sifat anaknya.
"sayang sudah jangan marahin meityza, dia masih kecil. " ujar irfan sembari mengelus kepala metty
"Mas aku tidak mau dia menjadi manja nantinya" .ujar metty dengan penuh penekanan.
__ADS_1
"Sayang aku tahu tapi dia masih terlalu kecil, dia hanya meminta kita untuk menemaninya bermain saja. " ujar irfan yang tidak mau kalau metty sampai memarahi anaknya.
"Sudah lah mas sebaiknya sekarang kita pulang saja. " ujar metty dengan kening berkerut.
Irfan tidak mau kalau anaknya sedih nanti karena tidak mau menemani dirinya bermain, ia pun mencoba untuk membujuk metty agar mau menemani anaknya bermain bertiga.
"Sayang kita temenin anak kita jalan dulu sebentar ya, 30 menit saja. " ujar irfan mencoba membujuk istrinya.
"Mas kamu jangan mencoba untuk memanjakan, sebaiknya sekarang kamu antar kami pulang. " ujar metty yang sudah tak dapat dibujuk lagi.
Irfan hanya mampu untuk menuruti keinginan mantan istrinya, karena bagaimana pun meityza akan tetap bersama bundanya.
Karena gak asuh meityza sudah jatuh ke tangan metty, jadi irfan tak mau lagi berdebat dengan metty.
"ya sudah yuk kita pulang sekarang. " ujar irfan.
mereka pun menuju mobil tempat meityza.
"sayang yuk kita pulang sekarang. " ujar irfan pada anaknya.
__ADS_1
"Gak aku gak mau pulang sebelum kita main sama-sama. " ujar meityza dengan mata yang sudah sembab karena menangis akibat dibentak oleh bundanya.
"Tyza sudah kalau jangan manja bunda bilang kita pulang sekarang." ujar metty seraya menarik paksa tangan meityza untuk masuk ke dalam mobil.