
"kamu yakin dengan ucapan mu? " tanya Diana yang tidak percaya dengan ucapan metty.
"kamu kenapa si Diana, apa salah jika aku pulang bareng tiara?. " tanya metty yang tidak suka di tanah seperti itu oleh Diana.
"Metty bukannya kamu tahu sendiri tiara itu orangnya seperti apa?. " tanya Diana melihat kemarahan di wajah metty.
"tiara orangnya baik kok, kamu aja mungkin yang belum kenal dekat dengan dia. " ujar metty sedikit emosi.
"Ternyata kamu sudah dihasut oleh mereka metty, kamu terlalu mudah untuk percaya dengan orang lain. " ujar diana seraya berdiri dari tempat duduknya.
"Sudahlah Diana, kamu saja yang terlalu negatif thinking kepada meraka. " ujar metty tak Terima dengan ucapan Diana.
"kok kamu malah marah si sama aku? . " ujar Diana yang melihat metty marah padanya.
"Aku gak marah sama kamu hanya saja kamu terlalu ikut campur dalam biduk rumah tangga ku. " ujar metty dengan cukup keras.
"apa jadi selma ini kamu merasa aku selalu mencampuri urusan keluarga mu?. " tanya Diana tak percaya dengan apa yang dikatakan metty.
__ADS_1
"Ya dari dulu juga kamu selalu ikut campur. jadi sebaiknya sekarang kamu pulang dari sini. " ujar metty seraya menunjuk pintu keluar rumahnya
Diana begitu kaget dengan apa yang barusan dikatakan metty, tak biasanya metty bersikap kasar padanya.
"baiklah kalau gitu, bu aku pamit pulang dulu ya, maaf atas ketidaknyamanan ini. " ujar Diana pada bu Ella.
"Iya gapapa. nak kamu hati-hati di jalan jangan dengarkan apapun yang dikatakan oleh metty. " ujar bu Ella mencoba mengembalikan suasana hati Diana.
"Iya bu santai saja pasti dia sudah termakan dengan hasutan irfan juga tiara. " ujar Diana.
"nanti ibu coba nasehatin metty agar menyadari kesalahan yang ia perbuat. " ujar bu Ella.
"Wa'alaikumussalam hati-hati di jalan yah nak. " ujar bu Ella.
Diana pun melajukan mobilnya dengan kecepatan rata-rata, ia kecewa dengan perlakuan metty padanya.
Disisi lain bu Ella sedang menasehati anaknya yang berlaku kasar pada sahabatnya.
__ADS_1
"Metty kenapa kamu berbicara kasar pada Diana?. " tanya bu Ella dengan sedikit menahan amarahnya.
"Sudahlah bu aku capek, jangan bahas Diana lagi aku butuh istirahat. " ujar metty yang malas berdebat dengan ibunya.
"Memang betul apa yang dikatakan Diana, otak kamu sudah dicuci oleh mantan suami mu yang gak tahu malu itu. " ujar bu Ella emosi.
"Bu stop. Ibu gak usah ikut campur dalam masalah rumah tangga ku. " ujar metty membentak ibunya.
"astaghfirullah nak,kamu sudah berani membentak ibu sekarang?. " tanya bu Ella sambil menahan tetesan air mata yang ingin keluar dari matanya.
"Ibu terlalu menyayangi Diana hingga apapun yang dia katakan ibu selalu membelanya. " ujar metty merasa ibu nya pilih kasih.
"Kalau gitu silahkan lakukan apa saja yang kamu mau, ibu sudah capek sama kamu. " ujar bu Ella sambil berlalu dari hadapan metty.
Bu Ella melanjutkan pekerjaannya di kebun belakang rumahnya yang sempat tertunda dengan kehadiran Diana.
"Ya Allah jangan engkau biarkan metty melakukan kesalahan yang sama lagi. " ujar bu Ella seraya terus mencabut rumput yang tumbuh di sekitaran tanamannya.
__ADS_1
"ibu selalu saja membela Diana, memang nya salah jika aku menjenguk ayahnya meityza?. " tanya metty pada dirinya sendiri.