
Terkadang apa yang kita rencanakan tak bisa terlaksana seperti apa yang kita inginkan, karna terkadang manusia tak bisa melawan takdir, kenyataan yang memang harus terjadi akan tetap terjadi, dan hal itulah yang tengah terjadi pada layla saat ini.
Layla yang tengah asik bermain game tersentak kaget sampaj menjatuhkan ponsel ditanganya, matanya membulat sempurna, tubuh yang awalnya duduk bersandar dengan santai di ranjang, kini duduk dengan tegang.
Layla merasa resah, ia bahkan kesulitan menelan salivanya sendiri, rasanya ia tak percaya, kedamaian yang tengah layla nikmati rupanya tak bisa bertahan lama.
Sesosok pria tua telah berhasil masuk ke kamar layla melalui balkon, senyum licik terlukis di wajah pria yang mahkota kepalanya kini telah dominasi oleh rambut yang memutih.
Layla bergegas bangkit dari atas tempat tidur, ia ingin melarikan diri, namun pria itu dengan cepat menangkap tubuh ramping layla, kemudian melemparnya hingga kembali berbaring di atas tempat tidur.
Layla mencoba melarikan diri lagi, namun pria itu langsung membelenggu tubuhnya, membuka paksa pakaian yang melekat di tubuh itu, mencium lehernya hingga gunung kembar layla dengan brutal, aksi itu membuat gairah layla bangkit.
Lawan layla saat ini tak hanya tubuh pria itu, tapi juga hasrat dalam dirinya yang terbangun karenanya, ia berusaha sekuat tenaga untuk menahan gejolak hasrat yang membuncah itu, namun tampaknya ia kembali harus menerima kekalahan.
Walaupun tak mampu menahan gejolak itu, walaupun tubuhnya menikmati setiap sentuhan itu, layla masih memiliki keinginan untuk melarikan diri, ia berusaha meraih gelas di atas nakas untuk kemudian ia jatuhkan, lalu berteriak saat ada kesempatan, berharap dengan itu akan ada yang tangan menolongnya.
Di sisi lain, arjuna yang tengah duduk bersanding dengan lika di depan televisi, tiba-tiba saja dikejutkan dengan suara benda yang jatuh dari lantai atas, kala itu sang presdir tengah menunggu beni melancarkan rencana untuk memperlihatkan perilaku buruk layla yang lain pada sang istri mudanya itu.
Kemudian di susul dengan suara teriakan, yang sudah dapat dipastikan bahwa suara itu adalah milik layla, arjuna dan lika yang awalnya acuh pun sontak menoleh ke arah lantai atas, keduanya seolah meliat ke arah kamar layla yang sebenarnya tak terlihat, kemudian bergegas berlari ke sana.
Arjuna mendobrak paksa kamar itu, ia sempat terdiam sejenak, terkejut melihat apa yang terjadi sampai lika berseru “lakukan sesuatu kak! Jangan hanya diam” seraya menggoyangkan tangan arjuna
__ADS_1
Arjuna pun bergegas menarik pria itu menjauh dari layla, perkelahian antara dua pria berbeda usia pun tak mampu terelakkan.
Lika mencari kesempatan mendekati layla saat pertarungan itu berlangsung, ia membalut tubuh polos itu dengan seprai lalu berusaha membawa layla pergi dari sana.
Tapi sayangnya layla memberontak hingga terlepas dari rangkulan lika, ia terjatuh ke lantai, diraihnya pecahan gelas yang berserakan itu, ia hendak mengoreskan pecahan kaca itu ke pergelangan tangannya.
Lika pun tidak tinggal diam, ia berusaha menghalangi layla agar tidak melukai dirinya, tapi tenaga wanita yang sudah dikuasai gairah itu ternyata jauh lebih kuat, ia bahkan bisa mendorong tubuh lika hingga terhempas cukup jauh.
“ mba layla!” pekik lika saat melihat layla menyayat pergelangan tangannya, dengan cepat lika pun menghampiri layla.
Teriakan itu sontak menghentikan perkelahian yang tengah berlangsung, kedua pria itu sontak menoleh ke arah layla, arjuna bergegas menghampiri kedua istrinya, sementara sony memanfaatkan waktu itu untuk pergi melarikan diri.
Saat arjuna menggenggam luka di pergelangan tangan layla untuk menghentikan pendarahan, lika tengah sibuk mencari kotak p3k, ia hendak melakukan pertolongan pertama.
Keberadaan lika di rumah itu membuat keadaan bisa terkendali, layla bisa cepat ditangani dan hidupnya pun terselamatkan berkat lika dan beni, pria berkacamata itu datang tepat pada waktunya.
“ kita tidak boleh meninggalkan mba layla sendiri, aku khawatir mba layla akan melakukan percobaan bunuh diri lagi nanti”
Ucapan lika hanya di balas anggukan kepala oleh kedua pria itu, mereka pun memutuskan untuk menemani layla secara bergantian, lika akan menjaga di siang hari, sementara arjuna akan berjaga di malam hari, beni yang juga ingin ikut menjaga layla akan bergantian bersama arjuna.
Ketika malam telah larut, beni dan arjuna yang hendak bergantian menjaga layla itu menyempatkan waktu untuk berdiskusi di balkon, mereka membicarakan rencana yang kembali gagal terlaksana.
__ADS_1
“ bagaimana ini kak? Jika layla berusaha untuk bunuh diri lagi, jika wanit itu tiada maka kau mungkin akan dalam masalah besar, lalu apa yang harus kita lakukan?” tanya beni
“jujur saja sekarang aku juga bingung ben, layla sukses membuatku jadi orang yang bodoh, benar-benar bodoh sampai tak bisa berpikir lagi, walau sudah berusaha aku tetap tidak bisa terlepas dari jerat kontrak si*alan itu”
Arjuna mengintip ke dalam kamar, dilihatnya layla masih terbaring tak sadarkan diri.
“ lihat dia, wajah layla begitu cantik, tubuhnya yang berisi membuat pria mana pun terpesona, dulu aku berpikir aku adalah orang yang beruntung, karna hanya aku yang bisa melihat tubuh indah itu, dan hanya aku yang bisa menyentuhnya, tapi siapa sangka aku menjadi pria yang begitu malang, terikat dengan istri lak*nat, dan terjerat oleh kontrak, layla, istriku yang dikenal alim itu memegang sebilah tali, yang mana jika aku lepaskan maka aku yang akan mati tercekik oleh tali itu sendiri”
Beni menepuk bahu arjuna untuk memberinya sedikit semangat, ia seolah berkata bahwa dia ada di sana untuk mendukung arjuna.
“ jika saja, jika saja ayah gunawan tidak datang padaku dan memberikan bukti-bukti itu, aku pasti akan tetap berpikir bahwa akulah yang membuat wanita itu hancur, dengan rasa bersalah itulah selama ini aku selalu ragu untuk berpisah dengannya, dan karna rasa bersalah itu pula aku menjadi pria malang yang terus menangis saat melihat istriku sendiri melepaskan segala hasrat dengan pria lain, aku bahkan sampai membiarkan diriku jadi samsak saat dia kesal, jika mereka tahu segalanya, sudah pasti mereka akan menobatkan aku sebagai pria bodoh sedunia”
“ aku juga bodoh kak! Aku bodoh karna tidak menghentikanmu saat itu, aku bodoh karna menilai layla sebagai wanita solehah yang tidak akan mendatangkan masalah, aku bodoh karena tak bisa membantumu terlepas dari jeratan itu, aku bodoh karna aku tidak bisa mengungkapkan keburukan istrimu meski mengetahui segalanya, mungkin orang akan menobatkan aku sebagai saingan terberat untukmu, saingan dalam meraih gelar pria bodoh sedunia” ucap beni sambil tersenyum miris
“ kita sudah jadi orang yang bodoh, kita harus berusaha agar lika tidak ikut bodoh seperti kita”
“ aku tahu kak, kita akan berusaha untuk memastikan agar kejahatan layla terbongkar di hadapan mata lika, agar dia tidak ikut menjadi bodoh karna merasa bersalah pada layla”
“ sampai kini lika masih merasa bahwa dia telah menjadi wanita jahat yang sudah memaksa layla untuk berbagi suami, dan kita tidak boleh membiarkan lika ikut-ikutan menjadi bodoh karna perasaan bersalahnya itu”
' aku akan membantumu juna, aku akan membantu kalian untuk menyadarkan lika, hingga membuatnya menjadi pelakor demi kau, pria tampanku yang malang' gumam layla dalam hati.
__ADS_1
Layla mendengarkan percakapan arjuna dan beni, wanita itu sudah sadar sejak beberapa jam lalu, tapi ia masih terbaring karna obat yang lika berikan, obat tidur yang membuat layla tak bisa membuka matanya sendiri.
Lika, arjuna, layla dan beni, ke empat orang itu tengah menunggu matahari terbit, pertanda bahwa hari telah berganti.