Menjadi Pelakor

Menjadi Pelakor
Episode 55. Informasi dari Sky


__ADS_3

Di dalam sebuah kamar hotel, Lika kembali melakukan kebiasaan yang sudah lama ditinggalkan nya, yaitu kebiasaan mendengarkan musik sambil membaca novel romantis.


Lika tak hanya sendiri dalam kamar itu, ia bersama dua orang pria. Lika menduduki sofa panjang sendiri dengan santai, sementara kedua pria itu duduk di sofa single yang berada di sisi kanan dan kiri Lika, kedua pria itu juga tampak tengah sibuk.


Sky tengah duduk di sebelah kanan Lika, ia memainkan laptopnya untuk memenuhi permintaan Lika, mencari segala informasi tentang Layla.


Sementara itu, seorang tuan muda Arsena duduk di sebelah kiri Lika, pria berkedudukan tinggi itu pun sama sibuknya, ia sibuk menatap Lika dengan binar cinta, dengan posisi duduk yang sama sekali tak berubah, seolah tak merasa bosan menatap Lika, walau pun ia tahu bahwa dirinya sama sekali tidak dipedulikan.


“ Selesai” seru Sky setelah menekan satu tombol sambil tersenyum bangga.


Arsena mengalihkan pandangannya pada Sky, walau sebenarnya ia merasa enggan untuk berpaling. Tatapan Arsena penuh dengan tanya, pasalnya ia merasa baru sebentar Sky bekerja, tapi tangan kanannya itu sudah mendapatkan hasil, tidak seperti biasanya yang membutuhkan waktu paling cepat satu jam.


Arsena melirik arloji di tangannya, ia kemudian menarik tangan Sky, melihat jam tangan yang melingkar di tangan sejolinya itu untuk menyamakan waktu, namun tak menemukan adanya perbedaan.


“ Sama! Baru setengah jam berlalu dan kau sudah menyelesaikan tugasmu, kemampuanmu yang berkembang atau ada sesuatu yang kau sembunyikan dariku Sky” ucap sinis Arsena seraya melepaskan tangan Sky


Sky hanya membalas ucapan Arsena dengan tersenyum bangga, ia kemudian memberi kode, melirikkan matanya pada Lika seolah bertanya “ bagaimana dengannya? Mau kau atau aku yang memanggilnya”


Arsena pun menyentuh kaki Lika, mengusap dengan lembut untuk menarik perhatiannya, namun Lika dengan cepat melepaskan kakinya dari tangan Arsena, Lika pun kemudian meletakan buku novel dan melepaskan earphone dari telinganya.


“ Sudah selesai?” tanya Lika


“ Sudah” jawab Arsena dengan wajah cemberut, ia kecewa mendapat perlakuan dingin dari Lika.


Sky beranjak dari duduknya, ia mengambil setumpuk kertas berisi informasi yang baru saja ia cetak, lalu kembali duduk di tempatnya.


Sky menyerahkan beberapa lembar data orang-orang yang berada di sekitar Layla, dalam kertas itu tertera foto, nama, tanggal lahir, serta karakter orang tersebut tertulis dengan sangat terperinci.


Arsena mencuri kesempatan yang ada, ia bangkit dari tempatnya, lalu duduk di samping Lika, merangkul Lika sambil ikut membaca isi dari lembaran kertas itu.


Setelah memberikan lembaran berisi data diri, Sky memberikan lembaran berisi rentetan beberapa peristiwa penting dalam hidup Layla.

__ADS_1


Informasi yang tertera dalam kertas itu berawal dari perseteruan Soni dan Husain, perebutan wanita yang terjadi di antara keduanya hingga sampai melahirkan Layla.


Dilanjutkan dengan skandal hubungan Layla dan Sony, sampai kejadian yang membuat sony harus membekam di penjara selama bertahun-tahun.


Lika mendongak mengalihkan pandangannya dari kertas, menatap Sky dengan tatapan curiga, lalu mengajukan sebuah tanya “ apa informasi ini sungguhan Sky?”


“ Aku juga meragukannya Sky, bagaimana seorang ayah bisa bertindak sampai seburuk ini, terlebih wanita itu adalah putri kandungnya” Arsena menimpali


“ Apa kalian sedang meragukanku? Informasi itu benar adanya, menurut dugaan ku Sony melakukan itu pada putrinya karna kebenciannya terhadap husain, tampaknya ia tidak suka putrinya menghormati dan sangat menyayangi musuhnya itu” ucap Sky


Setelah mendengar sedikit penjelasan dari Sky, Lika dan Arsena kembali membaca dokumen itu, Lika sampai menangis saat membaca rentetan tragedi yang telah menimpa Layla sampai saat ini.


Arsena dan Sky terus memberikan tisu pada Lika, kedua pria itu pun mencoba menghibur Lika yang menangisi kemalangan hidup Layla selama ini.


“ Jadi dia benar-benar hanya korban” lirih Lika


“ Iya nyonya Arjuna, suamimu dan Layla adalah korban percobaan dari obat-obatan terlarang yang Soni kembangkan bersama kelompoknya...


Sementara obat yang diberikan pada layla, adalah sejenis obat kombinasi, obat penenang yang bisa membangkitkan gairah seksual, obat itu langsung mempengaruhi kinerja otak, sehingga orang itu akan mudah stress, bahkan cenderung tidak dapat mengendalikan diri, baik saat marah ataupun saat menginginkan sesuatu, dan jika ditambah dengan tekanan mental mungkin bisa membuat orang menjadi kehilangan akal sehatnya secara perlahan.


“ Apa kau tahu sky? Berkas ini lebih seperti cerita novel tragedi” ucap Arsena seraya melemparkan berkas itu ke atas meja. Arsena tidak percaya pada isi bekas itu.


“ Aku juga tak percaya kau sudah menikah” ucap Arsena lagi, ia menatap Lika dengan tatapan sendu, air mata pria itu bahkan jatuh membasahi pipinya.


Sky pun berkata “ini memang seperti kisah novel yang menarik, tapi ini kisah nyata Ars, jika kisah ini dijadikan film maka akan ada banyak uang yang datang bersama dengan air mata para penonton”


“ Sky!” pekik arsena seraya mendongak, menatap tajam ke arah Sky


“ It's impossible Sky” ucap Arsena lagi


“ Aku tahu kau kecewa, tapi kenyataannya memang begitu, kau sudah tidak punya lagi kesempatan Ars” jawab Sky, ia tahu Arsena tidak bisa menerima kenyataan bahwa Lika sudah menjadi milik pria lain.

__ADS_1


Arsena tiba-tiba turun dari sofa dan duduk di lantai, ia memegang kedua tangan Lika, wajah serta tatapannya terlihat serius, ia kemudian berseru “ ceraikan Arjun Lika, dan terimalah aku”


Mata Lika membulat sempurna, ia menatap tak percaya pada pria yang tengah berlutut di hadapannya itu.


“ Arjuna bukanlah pria bodoh seperti yang kau kira Lika, dia pasti hanya memanfaatkan mu untuk terbebas dari Layla” tambahnya lagi


“ Maaf tuan muda ars” ucap Lika seraya menarik tangannya untuk terlepas dari genggaman Arsena


“ Baik dulu maupun sekarang, aku tidak bisa menganggapmu lebih dari sekedar teman, terima kasih untuk bantuanmu” ucap Lika yang kemudian bangkit dari duduknya.


Arsena kembali meraih tangan Lika hingga membuat langkahnya terhenti, ia menarik Lika ke dalam pelukannya, mendekap erat pinggang Lika seraya menatapnya dengan tatapan mendamba.


“ Lepaskan aku tuan muda Ars, kumohon! ” pinta Lika seraya meronta


“Kau harus membayar semua informasi itu beby” ucapnya dengan senyum yang terkesan licik.


“ Apa yang kau inginkan?” tanya Lika kesal


“Pernikahan” jawabnya pasti


Lika menoleh menatap Sky lalu berkata “ Memangnya kau mau menikah denganku Sky?”


“ Apa?” tanya Sky tak mengerti


“ Kenapa Sky? Yang harus kau nikahi itu aku” ucap Arsena, karna kesal pria itu pun melepaskan Lika dari pelukannya.


“Tuan Ars yang terhormat, bukankah kau yang memintaku membayar semua informasi itu dengan pernikahan, dan bukankah Sky yang memberikan informasi, berarti yang harus kunikahi adalah Sky, benar begitu bukan Sky! ” ucap Lika menjelaskan


“ Tidak! Kau tidak harus membayar informasi itu dengan menikahi ku” ucap Sky panik, ia ketakutan dengan cara Arsena menatapnya, tatapan itu penuh dengan sejuta ancaman.


“ Makan malam, aku akan membayar bantuan tuan muda yang sudah membawaku menemui Sky dengan makan malam, itu pun jika tuan muda bersedia” ucap Lika yang kemudian melangkah pergi.

__ADS_1


‘ Aku tidak bisa sepenuhnya percaya pada informasi itu, aku harus mencari kontrak pernikahan itu, jika kontrak itu ada maka dapat dipastikan semua informasi itu benar adanya' batin lika bersua saat menatap Arsena dan Sky sebelum menutup pintu kamar.


__ADS_2