Mentari Untuk Sang Prajurit

Mentari Untuk Sang Prajurit
episode 100


__ADS_3

kini mobil jofanes sudah memasuki hutan awal nya jofanes ragu untuk membawak mentari tetapi mentari memaksa ingin ikut dengan nya, rains yang baru saja selesai meeting membaca pesan masuk dari jofanes dengan cepat Ia menyusul mentari dan jofanes sebelum itu Ia memintak asistennya tasya untuk menjaga reza dengan ketat rains juga menyewa dua orang bodyguard untuk menjaga ke amanan reza....


sebelum itu rains mencoba menghubungi berlian namun tetap sama berlian tidak bisah di hubungi hingga rains harus bergegas pergi sendiri Ia membawak mobil nya menuju lokasi yang sempat jofanes kirim ke pada nya.....


jofanes memegang erat tangan mentari perlahan mereka melangkah masuk ke dalam gedung tanpa sepi dan kotor ketika jofanes dan mentari melangkah masuk lebih kedalam sebuah pukulan mendarat di pundak jofanes dan mentari hingga kesadaran mereka bilang.....


kini jofanes dan mentari sudah berada dalam ruangan gelap di Sana tak hanya ada mereka tetapi juga ada margaret dan sosok pria yang sama seperti mereka terikat dengan keadaan yang semakin lemah.....


"mentari jofanes bangun..... " panggil pria itu


berkali-kali pria itu mencoba berteriak kecil untuk menyadarkan jofanes dan mentari, perlahan mentari membukak mata nya ia menatap suara yang tak asing menurut nya....


"Riko, margaret..... " teriak mentari


"mentari.... " ucap Riko lemah


jofanes yang mendengar teriakan mentari juga terbangun dari pinsan nya betapa terkejut Ia melihat sahabat yang selama ini Ia cari kini sudah Ia temukan dengan keadaan penuh luka....


"Riko apa yang terjadi sama lo kenapa lo ada di sini.....? " ucap mentari menangis


"gw yang harus nanya kenapa kalian bisah di sini, kenapa lo gk bisah jaga mentari fan di sini berbahaya dia bisah aja bunuh kalian berdua...... " ucap riko lemah

__ADS_1


"gk kita bakal bebas dari sini ko kita gk akan mati di sini lo harus bertahan..... " ucap mentari


"apa dia teman mu....? " tanya riko


"Ia dia teman ku selama di singapura.... " ucap mentari


"apa pun yang di katakan laki-laki itu jangan pernah percaya kamu hanya perlu percaya pada apa yang selama ini dia lakukan untuk mu dan bang rains.... " ucap riko


tiba-tiba rains datang mendobrak pintu hingga terbukak rains terkejut melihat keadaan Sahabat adik nya Riko yang semakin melemah dan margaret yang sudah tidak sadar kan diri rains berlari mendekati mentari Ia mencoba membukak tali yang mengikat di tangan mentari lalu Ia mencoba membukak pengikat tali yang juga ada di tangan jofanes....


rains berjalan mendekati Riko tetapi tiba-tiba pintu terbukak lebar terlihat sosok pria berjalan mendekat kearah mereka di ikut 4 anak buah nya.....


"jangan mendekat dengan nya mentari..... " ucap jofanes


"tetap di situ dek..... " ucap rains


"selama ini aku selalu mencari tahu siapa orang yang selalu mengikuti mentari, orang yang selalu berdiri di depan apartemen nya,aku tidak bodoh aku hanya ingin mencari tau lebih banyak lagi tentang mu, ternyata kamu dalang dari penyeludupan senjata tajam dan kamu juga penyebab banyak nya kucing yang mati di Jalanan....... " ucap jofanes


"adik tiri ternyata sahabat mu ini sudah banyak tau tentang bisnis ku selama ini..... " ucap anggi tersenyum licik


"aku bukan adik mu brengsek.... " teriak Riko

__ADS_1


"upss kau memang bukan adik ku tetapi anak dari wanita murahan, penggoda papah...... " ucap anggi sinis


"tutup mulut mu ibu ku bukan wanita penggoda kau yang tidak pernah menerima semua kebaikan ibu ku sejak kecil ibu ku yang membesarkan mu, ibu ku selalu memasak nasi goreng yang sama untuk mu walau kamu tidak pernah memakannya, ibu ku selalu memperlakukan mu seperti anak nya sendiri tapi kamu malah membunuh ibu ku dan kamu siksa aku di sini selama ber tahun-tahun kamu itu pisikopat demi mendapatkan apa pun yang kamu mau kamu akan melakukan apa pun itu walau dengan cara membunuh..... " teriak Riko


anggi me ngambil pistol di saku jas nya, anggi menembak ke arah tembok hingga membuat margaret tersadar, margaret menatap orang-orang yang ada di sekeliling nya tatapannya tertuju kepada rains yang berdiri tepat di samping mentari....


"aku sudah bilang kepada mu untuk tidak menyakiti mereka tapi kenapa kamu malah menyekap mereka di sini ha...... " teriak margaret


"aku hanya ingin membuat mu bertemu dengan pria idaman mu untuk terakhir kali sebelum kematian mu..... " ucap anggi


"ahhhh bagaimana mentari jika kamu sekali lagi melihat keluarga yang kamu cintai mati di depan mu.... " ucap anggi


"apa maksut kamu ha.... " ucap mentari


"apa kamu lupa di umur 5 tahun dan bocah laki-laki 10 tahun di skap di sebuah rumah tua bocah laki-laki itu berusaha menutup mata anak prempuan agar tidak menyaksikan adegan penyiksaan seorang Tentara yang di rebus di dalam gentong besar dan anak laki-laki itu berkata bawah yang ada di dalam gentong itu adalah ikan besar kamu ingin tau siapa yang membunuh paman mu.....? " tanya anggi


"itu ayah ku yang malang tapi tenang aku sudah membunuh ayah ku demi membalas kan kematian paman mu, tapi kenapa ayah mu juga bodoh Ia malah membiar kan mu kembali kepada kapten itu dan menolak ku ayah mu sama seperti mu selalu menolak ku, aku tidak suka penolakan tapi rasa sakit ku sudah terbalas oleh kematian keluarga mu sayang nya abang mu yang tidak seberapa ini tidak ikut tewas aku yang salah karna mempercayai wanita murahan itu ku pikir dia bisah di andal kan untuk mencari tau diri mu selama di singapura ternyata tidak dia malah jatuh cinta kepada rains...... " ucap anggi menembak lengan margaret mentari yang melihat itu berteriak histeris


rains menutup mata mentari ketika anggi kembali menembak betis margaret, rains ingin menolong tetapi Ia takut mentari menjadi taruhannya jofanes berusaha untuk mencari celah bagaimana melumpuhkan anggi......


happy ready.....

__ADS_1


__ADS_2