
"baik lah gw izinin kalian buat minap di sini tapi tidur di ruang tamu jangan di kamar mana pun, dan lo riko hapus postingan lo di Instagram foto kita bersama anggi sekarang juga..... " ucap mentari
"oke deh kita tidur di ruang tamu lo.... " ucap jofanes
"kok hapus sih tar liat nih gw keliatan ganteng banget di sini..... " celetuk riko menunjukan hasil foto tadi
"karna foto itu kak berlian marah ke gw... " ucap mentari
"yaya seperti nya berlian bucin banget fan sama mentari...." ucap riko di angguki jofanes
mentari mengajak jofanes dan riko menonton tv memainkan permainan putar botol hingga waktu menuju pukul 3:00 malam mentari merasa kantuk hingga ia juga tertidur di sofa begitu pula dengan kedua sahabatnya yang sudah larut dalam mimpi indah.....
matahari sudah terbit menyinari bumi, burung-burung sudah berkicau merdu di langit, aktifitas pribumi sudah terlaksanaakan namun tiga sejoli belum juga terbangun mereka masih nyenyak dengan gaya tidur nya masing-masing.....
hingga mentari, jofanes, riko terbangun mendengar suara teriakan yang mereka kenali mentari terduduk memandang tubuh tegap menatap nya tajam begitu pula dengan jofanes dan riko menatap kedua orang tua mentari dan melda.....
mamah menatap area ruang tamu penuh dengan sampah bekas makanan, botol minuman mama teringat dengan satu ruangan, segera mamah berlari menuju dapur lagi-lagi mamah terkejut melihat keadaan dapur yang nampak lebih berantakan dari suasana ruang tamu.......
"mentari, jofanes, riko..... " teriak mamah
mentari yang mendengar teriakan mamah berlari menuju dapur dan di ikuti jofanes dan riko
__ADS_1
"kenapa sih mah teriak-teriak pagi buta gini.... " ucap mentari
"bereskan ini semua sekarang.... "perintah mamah meninggalkan ketiga sejoli
mamah berjalan menuju ruang tamu terlihat ayah yang tersenyum melihat wajah mamah tampak prutasi sedangkan melda bersiap-siap berangkat ke sekolah.....
"kenapa ayah senyum-senyum sendiri... " ucap mamah duduk do sebelah ayah
"tingkah dan sifat kamu dulu menurun kepada anak kita mentari mah.... " ucap ayah mendapatkan tatapan tajam dari mamah
"apa benar yah dulu mamah seperti kak mentari... ? " tanya melda
"sudah-sudah jangan dengarkan ayah mu Sana jalan ke sekolah... " ucap mamah menyodor kan tangan nya melda menyalimi kedua orang tua nya lalu berangkat sekolah menaiki taxi
di ruang dapur mentari sedang membersihkan meja makan sedangkan jofanes menyapu lantai dan riko bertugas mengepel lantai hingga bersih tidak butuh waktu lama 10 menit dapur sudah tertata bersih dan rapi....
"selesai juga.... " ucap riko do angguki mentari dan jofanes,
mentari berjalan gontai hendak menaiki tangga menuju kamar sedangkan riko dan jofanes hendak bergegas pulang namun langkah mereka bertiga terhenti mendengar panggilan mamah.....
"mau kemana, kalian masih ada hutang penjelasan ke mamah duduk di sini ada yang mau mamah tanyakan.... " ucap mamah
__ADS_1
dengan malas mentari berjalan menuju kedua orang tua nya dan menjatuhkan tubuh nya di sofa begitu pula dengan riko dan jofanes
"riko mamah mau tanya kenapa wajah kamu lebab seperti itu....? " tanya mamah
"ini tante di pukulin preman... " ucap riko
"kenapa masih saja memanggil mamah dengan sebutan tante menyebalkan sekali kamu dan jofanes itu sudah mamah anggap sebagai anak jadi harus memanggil sebutan mamah mengerti.... " ucap mamah di angguki jofanes dan riko
"di pukuli preman Kok bisah....? " tanya ayah
"motor riko hampir di curi om... " ucap jofanes
"iya yah mah mangkanya mereka berdua ngungsi di sini udah ah mentari mau ke atas mandi mau berangkat sekolah.... " ucap mentari
"liat jam sekarang sudah jam berapa...." ucap mamah
mata mentari melotot seketika melihat jarum jam begitu pula dengan jofanes dan riko bergegas pulang ke rumah Mereka masing-masing.......
happy readi
"jangan lupa like, view, pavorite ya guys supaya author makin semangat nulis nya ya guys😘😘"
__ADS_1