Mentari Untuk Sang Prajurit

Mentari Untuk Sang Prajurit
episode 91


__ADS_3

pagi yang cerah membuat mentari bersemangat untuk berkerja hari ini dengan setelah jas kerjanya dan makeup tipis yang ia poles di wajah nya membuat diri nya terlihat elegan, setelah bersiap-siao mentari membantu reza memakai sepatu sekolah nya....


anak dan ibu itu keluar dari apartemen menuju mobil nya Jalanan yang begitu padat oleh roda empat maupun roda dua membuat mentari sedikit kesal cuacah panas membuat mentari harus membukak kaca jendela nya namun tiba-tiba sosok pria mengendarai motor melempar sebuah bunga mawar merah ke dalam mobil nya......


"mamah siapa orang itu.... ? " tanya mentari


"mamah gk tau sayang..... " ucap mentari menatap bunga berserta kartu ucapan


"aku sudah lama ingin melihat wajah mu dari dekat selamat pagi.... " tulisan di kertas ucapan itu


mentari menatap ke arah Jalanan mencari sosok pria tersebut namun sayang nya pria tersebut sudah pergi mentari menaruk bunga tersebut di bangku belakang dan meneruskan perjalanan nya.....


setalah mengantar reza mentari pergi menuju kantor kejaksaan untuk berkerja dengan semangat mentari masuk ke dalam ruangan dan memulai untuk berkerja......


baru saja ingin menyalakan komputernya suara ketukan pintu menghenti kan niat nya kedatangan sersat jordan dengan rekan nya yang mentari tidak ia kenal siapa itu.....


"nona anda di minta komandan batalio untuk datang ke rumah sakit sekarang.... " ucap sersat jordan


"ha saya tidak mengenal komandan kalian mengapa dia meminta saya untuk pergi ke rumah sakit siapa yang sakit....? " tanya mentari


"saya tidak bisah memberitahu anda nona tapi silahkan anda ikut bersama kami.... " ucap sersat jordan


"baiklah.... " ucap mentari meraih tas nya


sebelum pergi ia mentari menghampiri ika di ruangan nya meminta ika untuk menghendel perkerjaanya hari ini Lalu ikut bersama sersat jordan menuju rumah sakit.....

__ADS_1


setiba nya di rumah sakit sersat jordan membawak mentari ke ruang pasien mentari mengikuti langkah sersat terlihat sosok laki-laki terbaring di kasur pasien dengan dokter prempuan yang sedang memeriksanya.....


"Bella... " ucap mentari menatap bella dengan express terkejut lalu melirik berlian yang terbaring di kasur pasien


"mentari..... " ucap Bella


mentari hendak keluar setelah bertemu dengan Bella suasana permusuhan antara Bella dan mentari kembali muncul dengan sigap berlian menahan tangan mentari...


"lepas.... " ucap mentari


"kenapa ingin pergi.....? " tanya berlian


mentari tidak menjawab ia hanya melirik Bella dengan tatapan tak suka


" aku hanya merawatnya sebagai pasien ku saja... "ucap Bella pergi melewati mentari dan jordan


jordan berlari mengejar Bella ia ingin mengajak Bella untuk makan bersama tentu saja Bella menyetujui ajakannya.....


"kak menghilang beberapa hari dan datang dengan keadaan seperti ini....? " tanya mentari


"ini hanya luka kecil.... " ucap berlian


"jika kecil kakak tidak akan di terdampar di sini dan di Rawat oleh Bella.... " ucap mentari


"kamu mengenal nya....? " tanya berlian

__ADS_1


"tidak....! " ucap mentari singkat


mentari hendak duduk namun suara ketukan pintu membuat nya harus berjalan membukak pintu terlihat sosok komandan tersenyum kepada nya mentari Kemper silahkan komandan masuk.....


"ternyata pengacara mentari pacar anda kapten.... " ucap komandan tersenyum kepada mentari


"bukan komandan.... " ucap mentari


"bukan pacar tapi calon istri komandan.... "timbal berlian tersenyum kepada mentari namun mentari menatap tajam kepada nya


"kalian berdua cocok semoga berjodo, nikmati waktu libur anda di rumah sakit kapten semoga menyenangkan, beristirahatlah saya harus kembali ke barak..... " ucap komandan


"siap komandan.... " ucap berlian tetap memberi hormat kepada komandan


setelah kepergian komandan mentari kembali menatap berlian dengan tatapan membunuh mentari memukul bahu berlian.....


"aduh sakit cantik.... " ucap berlian


"lagian kakak apa-apaan bilang kalo aku calon istri kak denger ya kita gk ada hubungan apa-apa lagi.... " ucap mentari membuang muka ia tersenyum


"walau kamu sudah menikah aku akan menunggu kamu menjadi janda jika sekarang kamu menjadi janda aku akan berusaha mendapatkan kamu kembali..... " ucap berlian


"ngacok terus.... " ucap mentari


happy ready

__ADS_1


__ADS_2