
tanpa mengetuk pintu mentari masuk begitu saja ke dalam apartemen betapa terkejut nya Ia melihat sang abang sedang duduk di sofa menatap tajam ke arah nya.....
dengan wajah tertunduk mentari berjalan mendekat Kepada rains dan berlian Ia duduk di samping berlian tanpa mengeluarkan sepatah kata apapun itu....
mentari meraih jari-jari tangan berlian sebagai penguat nya saat ini berlian yang merasakan kehadiran mentari semakin di landa rasa takut Ia takut menerima kenyataan pahit saat ini....
"sejak kapan kalian tinggal se rumah....? " tanya rains memecahkan keheningan be berapa menit lalu
"hampir 2 bulan bang.... "jawab mentari jujur
rains terlihat menghela napas panjang lalu mengusap wajah nya dengan kasar bisah-bisah nya Ia teledor selama ini.......
"jadi selama ini kamu dan berlian sudah tinggal seatap selama dua bulan apa kalian tau kalian bukan muhrim banyak hal yang Alan terjadi..... " ucap rains
"hal itu sudah terjadi..... " ucap mentari berbohong supaya rains tidak me minta mereka putus karna keadaan berlian yang tidak bisah melihat
"apa..... " ucap rains terkejut dengan jawaban adik nya baru San
"apa yang kamu bicarakan mentari kita tidak pernah melakukan hal di luar batas.... " ucap
berlian
"kamu lupa ya.... " ucap mentari mencubit pinggang berlian untuk memberi sebuah kode
__ADS_1
"au sakit kenapa kamu cubit aku.... " ucap berlian
rains yang melihat tingkah mentari lagi-lagi menggeleng bisah-bisah nya mentari berbohong hanya untuk melindungi berlian
"abang ingin bicara sama kamu kita ke ruang kerja kamu.... " ucap rains bangkit berjalan menuju ruang kerja
mentari menatap berlian begitu pula dengan berlian saling takut terpisahkan itu yang mereka rasa kan saat ini.....
"kak.... " ucap mentari
"tidak akan terjadi apa-apa sekarang temui bang rains..... " ucap berlian
mentari mengangguk Ia pun berjalan menuju ruang kerja nya meninggalkan berlian yang berusaha bersifat tenang walau ada sejuta rasa takut di hati nya.......
"bagaimana kamu bisah bertemu kembali dengan berlian......? " tanya rains
"mentari kamu tau keadaan berlian saat ini buta bagaimana masa depan kamu nanti nya...... " ucap rains
"bang aku mencintai berlian sumber bahagia aku kak berlian bukan siapapun mau bagaimana keadaan ya aku tetap nerima dia....... " ucap mentari
"cinta kamu bilang ha kamu butuh sosok yang bisah menjaga kamu mentari bukan yang akan menjadi beban kamu abang gk mau kamu nyesel nanti nya...... " ucap rains
"lusa kak berlian akan operasi dia akan bisah melihat lagi kenapa harus khawatir..... " ucap mentari
__ADS_1
"operasi Ia jika berhasil jika tidak berlian akan buta seumur hidup pikirkan dengan baik mentari ini hidup mu masa depan mu abang hanya khawatir dengan itu, juga jangan lalai dengan tanggungjawab mu dengan prusahaan walau sudah ada gino dia hanya orang lain jangan terlalu memberi kan semua per kerja an dengan nya...... " ucap rains meninggalkan mentari begitu saja
setelah kepergian rains mentari merenung setiap perkataan abang nya barusan prinsipnya tetap sama tetap bersama dengan berlian walau bagaimana keadaan ya......
mentari keluar mencari-cari keberadaan berlian tetap tidak menemukan berlian di dalam kamar nya ternyata berlian sudah me nunggu di meja makan seorang diri.....
"jadi kakak di sini aku cariin kemana-mana..... " ucap mentari
"hmm aku dari tadi di sini makan yuk.... " ucap berlian
"baik lah..... " ucap mentari duduk di kursi
"eh ya mentari ada kabar baik buat kakak lusa kakak akan operasi mata ada pendonor buat kakak..... " ucap mentari semangat
"ooo ya siapa pendonor nya sayang....? " tanya berlian
"aku gk tau soal nya orang itu gk mau ngasih tau identitasnya kak, tapi semoga aja dengan operasi ini kakak bisah ngeliat indah nya dunia lagi.... " ucap mentari
"bagaimana jika operasi itu gagal apa kamu masih mau dengan kakak....? " tanya berlian
"masalah berhasil tidak nya itu kita serahkan sama Allah mau bagaimana pun keadaan kakak aku tetep sama kak.... " ucap mentari
"hmm baik lah sekarang kita lanjut makan.... " ucap berlian
__ADS_1
ada rasa perih di hati berlian sebenarnya Ia mendengar semua percakapan antara rains dan mentari saat ingin mengajak mereka makan bersama tetapi niat berlian Ia urung kan setelah mendengar ucappan rains yang tidak menyetujui keadaan ya saat ini......
happy ready......