Mentari Untuk Sang Prajurit

Mentari Untuk Sang Prajurit
episode 135


__ADS_3

mentari kembali mempercepat langkah nya berjalan menuju ke arah gino kini mentari berdiri tepat di hadapam gino yang sedari menatap diri nya dari ujung kepala hingga kaki.....


mentari menurun kan sedikit kaca mata milik nya lalu memberikan koper nya kepada gino dan mengambil poster tersebut lalu berjalan begitu saja tanpa mengeluarkan sepatah kata pun......


"tuh cewek judes amat..... " ucap gino mengambil koper di hadapan nya


"cepetan..... " teriak mentari


"ia bawell.... " celetuk gino


"apa lo bilang..... " ucap mentari


"eh engak-engak ada..... " ucap gino


mentari masuk ke dalam mobil tanpa menunggu gino membukak kan pintu mentari paling tidak suka di perlakukan berlebihan oleh orang-orang yang berkerja dengan nya......


di dalam mobil gino tidak berani mengeluarkan kata sedikit pun ia hanya berani melirik mentari, mentari yang menyadari bahwa gino sedang mencuri-curi pandangan menegur gino hingga membuat gino salah tingkah.....


"ngapain lo ngelirik-ngelirik gw kayak gitu...... " ucap mentari


"gk papa non.... " ucap gino

__ADS_1


"oo lo anak nya mbok ta ya, panggil gw nama aja mentari gk usah pakek non-non segala risih gw..... " ucap mentari


"tapi...... " ucap gino


"gk ada tapi-tapian, urusan kita belum selesai ya apa-apan lo bikin poster foto gw segedek itu malu-maluin gw...... " ucap mentari


"ia biar mudah nyariin lo kan kita baru pertama kali ketemu..... " ucap gino


"gk gitu juga kalik dah lahh..... " ucap mentari melipat kedua tangan nya di atas dada seperti anak kecil saja


kini mobil sudah memasuki perkarangan rumah mentari, masih sama tidak ada yang berusaha sedikit pun mentari keluar dari mobil di ikuti gino yang segera berjalan ke bagasi mobil untuk mengambil koper milik mentari......


"mbok mentari kangen banget sama mbok..... " ucap mentari kembali memeluk mbok ta


"mbok juga kangen sekali sama non, setelah kejadian itu non gk pernah pulang ke rumah ini mbok bersyukur non mentari sekarang mau ke kembali ke rumah nyonya dan tuan.... " ucap mbok


"hmmm.... " ucap mentari mentari menundukkan kepala nya mbok yang merasa salah dalam ucapan nya mencoba menetral kan kembali suasana hati mentari


"eh ayok non kita masuk mbok udah masakin masakan kesukaan non loh, gino bawak masuk koper ke dalam kamar non mentari di atas.... " ucap mbok ta


"baik bu.... " ucap gino masuk duluan melewati mentari dan gino

__ADS_1


mbok membawak mentari menuju dapur mentari melihat suasana rumah yang sudah lama sekali tidak ia kunjungi bayang-bayang sang ayah dan mamah membuat mentari kembali bersedih dan ingin menangis tetapi mentari berusaha untuk menahan air mata nya.....


meja makan yang dulu penuh dengan masakan mamah, dan kursi yang sering di tempati ayah kini kosong mentari menatap sekeliling dapur tidak ada yang berubah sama sekali ternayat selama ini mbok ta mengurus rumah dengan benar.......



kini mentari duduk di kursi di mana ia dulu sering duduk jika makan bersama dengan ayah, mamah dan melda mbok ta menuangkan nasi ke dalam piring nya seperti yang sering mamah lakukan dulu, ketika mbok ta ingin kembali ke dapur mentari tidak memperbolehkannya mentari meminta mbok untuk duduk ikut makan bersama nya....


"mbok mau kemana....? " tanya mentari


"ke dapur non.... " ucap mbok ta


"mbok di sini aja temenin mentari makan.... " ucap mentari


"tapi non..... " ucap mbok ta


"gk ada tapi-tapian mbok duduk di sini.... " ucap mentari bangkit berjalan mendekati mbok ta lalu menarik tubuh mbok agar duduk di dekatnya


gino yang melihat tingkah mentari tersenyum menatap dari kejauhan sedikit rasa kagum kini tumbuh di hati gino melihat mentari yang tidak pernah memandang status kepada siapapun walau terlihat jutek dan judes.....


happy ready.....

__ADS_1


__ADS_2