
mentari memejam kan kepala nya masih terdengar di telinga rains tangis mentari walau hanya suara isakan, mentari tertidur di pelukan sang abang(jangan salah paham ya guys maksuynya meluk sambil duduk tau dungs gimana posisi nya 😂)
setelah memastikan mentari tertidur pulas rains menggendong mentari menuju kamar mentari, ia merebahkan tubuh mentari di atas kasur lalu menyelimuti tubuh mentari agar tidak kedinginan.....
rains keluar dari kamar mentari ia hendak mengecek ke adaan anak nya tetapi kamar tersebut kosong tidak ada reza di dalam Sana membuat rains panik sudah hampir jam sepuluh malam anak nya tidak ada di rumah.....
rains mencoba menanyakan ke beradaan reza kepada kedua sahabat mentari jofanes dan riko tetapi tidak ada yang tau ke beradaan reza hingga rains memutuskan untuk mentari nomor teman mentari yang di ucapkan jofanes barusan......
ia menemukan nama ika di panggilan terakhir di ponsel mentari dengan cepat rains menyalin nomor tersebut ke dalam ponsel nya lalu menghubungi ika.....
panggilan pertama tidak ada jawaban kedua tidak ada jawaban juga hingga panggilan ke lima akhir nya ika menjawab telpon nya tetapi membuat rains naik darah di buat nya.....
"*Hallo.... " ucap rains lembut
"ini siapa telpon malam-malem mau nipu gw lo ya walau gw gk cukup kaya tapi gw gk begok jangan nipu gw dengan iming-iming uang 100 juta apa lah itu.... " ucap ika berteriak lalu mematikan telpon itu*
__ADS_1
rains menatap layar ponsel nya suara cempreng ika hampir membuat gendang telinga rains pecah mendengar teriakan yang ia kelaurkan, berkali-kali rains mengucek telinga nya yang terasa sakit dan hampir tuli.....
rains kembali mencoba menghubungi nomor ika tetapi tidak juga kunjung di angkat sesekali panggilan rains di rijek oleh ika membuat rains mengumpat kesal menatap layar ponsel nya.....
"dasar wanita aneh berani-berani nya dia mengatai ku penipu dan sekarang dia berani merijek panggilan ku...... " umpat rains
kesal
rains kembali menghubungi nomor ika
"*udah gw bilang jangan berani-berani ni-pu g-www....." ucap ika terbata
"hy siapa yang kamu bilang penipu Saya rains abang nya mentari ingin menanyakan anak Saya ada bersama kamu atau tidak.... " ucap berlian menghentikan ucapan ika yang terdenger cempreng di telinga nya
"ka-k rainss..... " ucap ika mengutuki semua ucapan nya barusan
__ADS_1
"ia ini Saya apa reza ada bersama kamu.....? " tanya rains
"ia kak reza sudah tidur maaf atas ucapan ku tadi...... " ucap ika merasa bersalah
"lupa kan saja kirim alamat rumah kamu Saya ingin menjemput reza.... " ucap rains dingin
"sebaik nya besok saja jika kakak ingin menjemput reza soalnya kasian sekarang reza sudah tertidur pulas kak.... " ucap ika lembut
"ya sudah..... " ucap rains memutuskan sambungan telpon saat ika akan menjawab perkataanya barusan*
ika mengutuki semua tingkah konyol nya barusan yang mengira bahwa rains hanya orang iseng saja ia sangat malu dan bagai mana jika ia bertemu dengan rains besok......
"aduh dari suara nya aja dingin-dingin seksi lembut gitu apa lagi asli nya pasti ganteng.... " gumam ika memeluk ponsel nya
malam ini rains memutuskan untuk menginap di apartemen mentari agar bisah menjaga mentari rains masuk ke dalam kamar reza lalu merebahkan tubuh nya hingga masuk ke alam mimpi.......
__ADS_1
happy ready......