
berlian Dan jordan kini sudah tiba di lobi kantor jaksa namun hanya berlian saja yang masuk kedalam sedangkan Jordan kembali ke mobil untuk Mengambil ponsel nya yang tertinggal berlian berjalan menuju seseorang yang untuk menanyakan mentari apa kah sudah kembali atau belum......
"permisi nona apa pengacara mentari sudah kembali ke kantor....? " tanya berlian
"kebetulan Saya asistennya bu mentari ada di ruangan nya.... " ucap ika yang sekarang menjabat sebagai asisten mentari di prusahaan Dan di kantor jaksa
"terimakasih.... " ucap berlian meninggalkan ika begitu saja
ika menatap kepergian berlian lalu membalik badannya kembali menuju dapur Mengambil minum untuk mentari sesuai permintaan mentari barusan......
di dalam ruangan mentari sedang membaca semua berkas kasus yang harus Ia menangkan besok......
"masuk..... " ucap mentari tersenyum Kearah seseorang yang perlahan membukak pintu ruangan nya Ia mengira bahwa yang akan datang adalah ika
senyum mentari seketika pudar,kerta di tangan mentari Terjatuh di lantai,tatapan mereka bertemu ada rasa rindu antara mentari Dan berlian langkah berlian berat melihat sosok yang Ia cari selama ini begitu dekat dengan
perlahan berlian melangkah mendekati mentari......
hingga berlian sudah begitu dekat dengan mentari Ia meraih tubuh mentari kedalam pelukannya, mentari tidak membalas pelukan berlian juga tidak menolak nya jujur ia merindukan sosok yang sekarang memeluk nya begitu erat.....
"tolong lepaskan pelukan kak berlian..... " titah mentari
"maaf.... " ucap berlian mundur
"untuk apa....? " tanya mentari ketus
"maaf karna aku sudah membuat kamu kecewa maaf karna tidak ada di saat kamu kehilangan keluarga Dan tidak ada untuk kamu selama ini..... " ucap berlian
__ADS_1
"aku sudah memaafkan kamu... " ucap mentari menatap kembali kertas-kertas di hadapannya ia tetap berusaha untuk tidak memperdulikan keberadaan mentari
"mentari..... "panggil berlian
" apa.... "jawab mentari singkat hingga tatapan mata mereka bertemu kembali
mereka kembali diam tidak ada yang membukak suara mereka larut dalam tatapan hingga suara pintu terbukak menyadar kan lamunan mereka......
"mamah..... " teriak reza berlari mendekati mentari
"sayang sama siapa....? " tanya mentari
"aku sama paman tentala mah.... " ucap reza menunjuk Kearah jordan
mentari Dan berlian bersamaan menatap ke arah jordan hingga membuat jordan menjadi salah tingkah.....
"eh tadi Saya menemukan anak nona di depan lobi Saya tanya dia dengan siapa dia tidak menjawab dia hanya memberitahukan bahwa mamah nya berkerja di sini Dan memberitahukan Saya nama nona.... " ucap jordan
"terimakasih sudah membawak anak Saya ke sini.... " ucap mentari
"mentari.... " ucap berlian baru saja Ia ingin melanjutkan ucapan nya mentari sudah memotong pembicaraan
"Saya tidak ingin membicarakan masalah pribadi di lingkungan kantor ada apa kapten Dan teman anda ke sini.....? " tanya mentari
reza membalik badan nya Ia menatap ke arah berlian lalu tersenyum Kepada nya reza berlari mendekati berlian lalu memeluk kedua kaki berlian membuat jordan Dan mentari merasa aneh begitu pula dengan berlian.......
"mamah..... " ucap reza menatap mentari
"papah, papah....... " ucap reza menatap berlian
__ADS_1
"sayang itu bukan papah reza.... " ucap mentari
berlian duduk sejajar dengan reza Ia mengelus rambut reza dengan halus Ia baru saja bertemu dengan reza namun sudah merasa nyaman Dan reza mengapa dia memanggil berlian dengan sebutan papah.....
"papah..... " ucap reza mencium pipi berlian
"wah anak baik... " ucap berlian
"reza jangan asal memanggil orang dengan sebutan papah..... " ucap mentari menaragi reza
"jangan galak-galak sama anak.... " ucap berlian menggendong reza
"reza suka liat foto papah di kamar mamah di ponsel mamah juga banyak foto papah, mamah bilang istri papah aku itu bunda yang udah meninngal bukan mamah jadi mamah istri papah ini dong....... " ucap reza
"reza tutup mulut kamu.... " ucap mentari
kedua pipi mentari memerah seperti udang goreng Ia merasa malu karna ucapan reza barusan apa yang harus Ia ucapan kan Kepada berlian nanti nya, berlian menatap mentari dengan senyum manis nya ternyata masih ada kesempatan untuk nya mendekati mentari kembali tapi apa kah mentari seorang janda Dan sudah memiliki anak atau Ia seorang ibu sambung ada yang aneh Ia Mengingat ucapan reza barusan papah, bunda......
sedangkan jordan hanya duduk Dan meminum teh milik mentari tanpa dosa Ia menyaksikan adegan di hadapannya saat ini tanpa berkedip seperti keluarga yang utuh dan harmonis, antara anak ibu Dan ayah......
"kapten seperti nya anda sudah bertemu dengan nya.... " ucap jordan menghenti kan kegaduhan keluarga palsu itu hahaha
"seperti nya tapi Saya harus berusaha untuk meluluhkan dia kembali.... " ucap berlian tersenyum
"diem kamu, reza sekarang cari tante ika di ruangan nya ya mamah masih ada kerja an sama paman jelek nya..... " ucap mentari, mentari benar-benar merasa kesal dengan berlian begitu pula dengan reza
"papah bukan paman jelek mamah.... " ucap reza mencium pipi mentari Dan pipi berlian lalu keluar dari ruangan mentari
happy ready.....
__ADS_1