Mentari Untuk Sang Prajurit

Mentari Untuk Sang Prajurit
episode 63


__ADS_3

kini mobil rains sudah memasuki perkarangan milik nya mentari turun terlebih dahulu, kedua keponaakannya berhambur memeluk tubuh nya di ikuti citra yang juga berjalan ke arah nya.....


"yuk masuk ke dalam pasti kamu capek kan.... " ajak citra


"ya mba lumayan capek sama gerah Aku nya....... " ucap mentari


mereka masuk meninggal kan rains yang kesusahan menurun kan semua barang milik mentari


"kalian kok ninggalin abang sih.... " teriak rains baru saja masuk ke dalam rumah


"lupa bang heheh oh ya bang dabing mana udah di turunin juga belum....? " tanya mentari


"dabing....? " tanya citra


"itu mba kucing Aku hihi... "ucap mentari di angguki citra


"belum dek kamu keluarin sendiri ya abang Mau ke kamar dulu mandi yuk sayang.... "ucap rains merangkul citra


"bang anak lo nih gimana.... " teriak mentari

__ADS_1


"urus karna lo dulu dek abang mau Manja-manja bentar.... " jawab rains sedikit berteriak


"ayok cicik kita main bola.... " ajak reza


"gk boleh cicik harus main boneka sama rasya.... " ucap rasya tak mau kalah


"ia nanti kita main tapi cicik harus mandi dulu sekarang abang sama adek kekamar ayah sama bunda dulu ya setelah cicik mandi janji deh kita main bareng oke..... " ucap mentari


"janji ya cicik...." ucap reza dengan mengarah jari kelingking nya


"oke cicik hitung ya hitungan ketiga abang sama adek lari ke kamar ayah sama bunda satu, dua, tiga.... " ucap mentari


belum sampai hitungan ketiga reza dan rasya berlari menuju kamar kedua orangtua mereka mentari tersenyum licik lalu bangkit berjalan menuju mobil rains......


di tempat lain jofanes dan riko berada di sebuah cafe bernuansa klasik mereka sama-sama diam tidak ada candaan seperti biasanya mereka sama-sama terbuai dalam lamunan......


"fan menurut lo sekarang mentari lagi apa ya di Sana.....? " tanya riko


"gw gk tau kan gw di sini sama lo bodoh..... " celetuk jofanes

__ADS_1


"sialan lo gw serius kalik kita belum terbiasa tanpa kehadiran mentari tapi menurut lo om ngelakuin ini cuma buat jauhin mentari sama berlian gk sih...." ucap riko


"gk tau gw.... " ucap jofanes cuek


ia merai ponsel nya membalas pesan dari sang kekasih lalu mencari daftar nama mentari ia mencoba menghubungi mentari namun ponsel nya tidak dapat di hubungi.....


"lo nelpon siapa bro...? " tanya riko


"mentari tapi gk ada jawaban ponsel nya gk bisah di hubungi.... " ucap jofanes kembali meletakkan ponsel miliknya,


mentari yang tertidur pulas merasa terusik dengan gerakan kasur mpuk milik nya dengan susah payah mentari membukak mata nya ternyata kedua keponaakan nakal nya mencoba membangunkannya dari tidur.....


"cicik kata ayah sama bunda bangun makan malam.... " ucap reza


"ayok cik bangun.... " tarik rasya


"ia bentar... " ucap mentari meraih ponsel nya ternyata ponsel miliknya kehabisan batre


mentari membukak koper milik nya mencari charjen namun ia melihat boneka kecil pemberian berlian yang ia bawak juga mentari membelai wajah boneka beruang yang ia dan berlian beri nama Beruang kutub selatan senyum terular manis di bibir mentari....

__ADS_1


mentari teringat kata-kata yang selalu di ucapkan berlian jika rindu dengan nya ingat saja beruang kutub selatan maka ia akan selalu ada di dalam hati nya mentari memeluk boneka tersebut lalu kembali meletakkan nya pada tempat nya tadi dan kembali mengambil charjernya......


happy ready.....


__ADS_2