
episode ini aku tulis agak panjang ya🥰😘😘
kini mentari Dan reza sudah siap berangkat menuju bandara sebelum itu mentari mengantar rains untuk pergi ke rumah sakit di temani sahabat nya margaret mentari meminta satu prawat yang akan setia berada di ruang pasien rains jika margaret ada urusan penting....
"nanti kalo udah sampai di rumah baru reza gk boleh nakal ya jagain mamah Dan harus nurut apa kata mamah..... " ucap rains Kepada reza
reza mengangkat tangan kanannya memberi hormat ke pada sang papah Dan tersenyum
"reza janji sama papah bakal nurut telus sama mamah, papah ikut kita kan ke rumah balu.... " ucap reza
"papah belum bisah ikut kalian nanti papah nyusul kalian berdua reza anak pintar kan.... "ucap rains
"papah janji kan....? "tanya reza
"tentu sini peluk papah dulu pasti papah bakal kangen sama anak papah yang satu ini.... " ucap rains
"yuk sayang kita berangkat sekarang setengah jam lagi pesawat takeaout... " ucap mentari
"sebenarnya abang pengen antar kalian ke bandara tapi..... " ucap rains
"gk papa bang kita jalan dulu ya margaret gw titip abang gw ya.... " ucap mentari
margaret mengangguk lalu menatap rains tersenyum Kepada diri nya membuat jantung nya berdetak kenjang.....
__ADS_1
kini mentari sudah berada di dalam pesawat ia memangku reza di kedua paha nya agar reza merasa nyaman dalam perjalanan tidak terasa kini mentari sudah tiba di tanah kelahirannya Indonesia namun kepulangan mentari bukan menuju rumah kedua orang tua nya mentari memilih kembali ke kota di mana ia pernah berkuliah mentari memberi sebuah apartemen yang lumayan Luas untuk diri nya Dan reza......
mentari enggan untuk kembali menempati rumah nya atau rumah rains ia tidak ingin mengingat saat di mana ia kehilangan semua nya di hari yang sama.....
dari kejauhan terlihat dua sosok laki-laki yang sudah menunggu kedatangan mentari siapa lagi kalo bukan jofanes Dan arga mentari membawak reza mendekati kedua sahabat nya itu.....
"waw apa kah benar ini dengan mentari....? " tanya jofanes
"tentu saja ini mentari kita..... " ucap arga
"tunggu sepertinya ada yang berbeda dengan kalian berdua.....? " tanya mentari antusias
jofanes Dan arga memperlihatkan sebuah note back bertulis nama mereka masing-masing Dan jabatan mereka sekarang.....
"why don't i know this....." ucap mentari
"whyy baik lah kalian harus cerita ke gw sayang ini sahabat mamah ini om arga Dan ini om jofanes..... " ucap mentari
"hy manis.... " sapa arga
reza tidak menjawab sapaan dari arga ia hanya diam dan bersembunyi di balik tubuh mentari, jofanes maju selangkah mendekati reza ia memberi kan satu buah coklat Kepada reza.....
"om jofanes punya coklat reza mau gk....?" tanya jofanes merayu reza reza hanya mengangguk menanggapi ucapan jofanes
"ini coklat buat reza pertanda persahabatan reza sama om jofanes dan om arga.... " ucap jofanes memberi kan coklat Kepada reza
__ADS_1
"tapi om arga gk kasih reza coklat juga.... " ucap reza
"oke nanti om arga beliin mainan mau.... ? " tanya arga
"janji ya om jofanes gendong reza dong, reza capek jalan telus..... " ucap reza manja
"baik lah om gendong.... " ucap jofanes meraih tubuh reza
arga membantu mentari membawak koper nya menuju mobil milik jofanes, arga mengemudi mobil milik jofanes sedangkan jofanes memangku tubuh reza yang sudah terlelap tertidur pulas di pelukannya......
kini mentari, arga Dan jofanes sudah tiba di aparteman yang juga di siap kan oleh kedua sahabat nya jofanes tau bahwa sahabat nya masih trauma untuk menempati rumah nya ada rasa khawatir di dalam hati jofanes sampai sekarang diri nya Dan arga belum menemukan titik terang dari kecelakaan mobil keluarga mentari namun mentari berisikeras untuk tinggal di apartemen saja.....
di singapura rains sendiri tapi hanya diam tidak ada satu katapun yang ia ucap kan berbeda jika ia bersama dengan adik Dan anak nya rains akan bersikap hangat Dan berpura-pura bahwa diri nya tidak apa-apa.....
"ini semua karna aku jika aku tidak lalai mengendarai mobil semua tidak akan terjadi mentari harus kehilangan mamah Dan ayah, aku kehilangan anak prempuan ku, kehilangan istri yang paling aku cintai melda dari kecil ia sudah kehilangan paman Dan tante karna menyelamat kan diri ku Dan mentari lau sekarang dia harus kehilangan nyawa nya karna aku apa aku bisah memaafkan diri ku sendiri tuhan aku anak, suami, kakak yang tidak becus..... " batin rains
"kak makan dulu ya... " ucap margaret
"saya tidak ingin makan kamu boleh pulang jangan menyusahkan diri untuk mengurus saya urus saja diri kamu sendiri..... " bantak rains
"kalo kakak gk mau makan nanti tambah sakit kak.... " ucap margaret
"tidak sudah sok perhatian dan mencoba mendekati saya sampai kapan pun saya tidak akan pernah suka dengan kamu saya hanya mencintai istri saya jangan pernah berharap lebih mengerti.... " ucap rains
"saya hanya ingin kakak sembuh dan kembali normal seperti kemauan mentari saya juga tidak Akan memaksa hati kakak.... " ucap margaret sendu jujur hati nya sakit mendengar ucapan rains barusan namun ia tidak lemah ia akan berusaha membuat rains menyukai diri nya
__ADS_1
happy ready......