Mentari Untuk Sang Prajurit

Mentari Untuk Sang Prajurit
episode 96


__ADS_3

jam sudah menuju pukil 12:00 waktu untuk seluruh karyawan kantor istrihat mentari berniat untuk makan di cafe yang tak jauh dari kantor nya dengan semangat mentari meraih konci mobil nya dan tak lupa ia membawak tas nya....


mentari duduk di bangku yang berhadapan tepat di jendela mentari menikmati secangkir kopi serta kueh brownie yang ia pesan dari di bangku yang juga tak jauh dari nya sosok pria berjas hitam menatap nya perlahan ia mendekati mentari yang sedang asik dengan ponsel nya.....


"mentari... " sapa anggi


"anggi ini lo....? " tanya mentari


"ia gw boleh duduk di sini....? " tanya anggi


"ia boleh kok duduk aja.... " ucap mentari mempersilahkan anggi untuk duduk


"lo makin cantik kalo di liat dari dekat..... " gumam anggi


"apa gi....? " tanya mentari yang tak terlalu mendengar suara anggi


"engak gw cuma bilang lo makin cantik, gw denger-denger lo sekarang jadi pengacara yang lumayan terkenal ya... " ucap anggi


"engak juga kok lo terlalu memuji gw..... " ucap mentari tersenyum


"lo lagi ngumpulin bukti apa nih.....? " tanya anggi yang tak sengaja melihat dokumen mentari

__ADS_1


"oooo itu gw lagi cari tau penyebab sebenarnya dari kecelakaan yang menimpa keluarga gw... " ucap mentari sendu


"ia gw pernah denger berita yang menimpa keluarga lo gw turut prihatin ya, tapi menurut gw ini terlalu berbahaya buat lo mencari bukti itu kejadian ini udah tiga tahun yang lalu..... " ucap anggi


mentari meraih ponsel nya ia melihat berita yang ada di internet ternyata abang nya sudah melakukan komprensiper namun yang membuat mentari terkejut adalah rains mengatakan bahwa adik nya memiliki tunangan seorang kapten militer.....


isi komprensiper Rains


"sebenarnya selama ini saya melakukan pengobatan di singapura saya memang merahasiakan keselamatan agar bisah tenang melakukan proses pengobatan saya bisah sembuh dan melalui semua nya berkat adik saya dan anak laki-laki saya yang juga selamat dari kecalakan maut itu..... " ucap rains


"di mana keberadaan adik anda tuan mengapa dia tidak berada di Sisi anda sekarang.... " tanya wartawan


"adik saya tidak ingin identitas nya di ketahui banyak orang ia ingin berkerja dengan tenang dengan profesi nya sebagai pengacara terkenal.... " rains


"dia sudah memiliki ke kasih seorang kapten militer dan sudah tunangan adik saya wanita cantik dan pintar dia sengat cocok dengan kapten militer pilihanya yang juga gagah dan tampan.... " ucap rains


setelah melihat video itu mentari bergegas bangkit ia berlari meninggalkan anggi yang masih setia menatap punggung mentari yang semakin jauh anggi tersenyum lalu bangkit menuju kasir untuk membayar pesanannya dan pesanan mentari......


ketika anggi hendak pergi ia melihat mentari kembali masuk anggi menghentikan langkah mentari ia memberi tahu bahwa diri dia sudah membayar pesanannya nya mentari Mengucapkan terimakasih lalu kembali meninggalkan anggi begitu saja.....


"tetap sama cantik, seperti nya kita akan sering berjumpa nanti.... " batin anggi Ia kembali tersenyum lalu pergi dari tempat itu

__ADS_1


di mobil sedari tadi mentari selalu mengumpat abang nya ia tidak tahu bagaimana jika ia bertemu dengan berlian nanti ia merasa kesal dengan ucapan rains kepada awak media memberitahukan bahwa diri nya ber tunangan dengan berlian.....


mentari berlari menuju ruang kerja y


yang ada di apartemen nya dulu mentari yang menempati namun sekarang mentari memberikan ruang kerja nya kepada rains untuk sementara waktu yang tanpa mengetuk pintu mentari masuk menatap rains dengan tatapa


rains yang sudah paham dengan tatapan adik nya itu beranjak berdiri dari duduk nya Ia sedikit melonggarkan dasi nya dengan cepat rains berlari menghindari adik nya mentari mengejar rains mereka berlari mengelilingi meja kerja milik rains.....


sebuah buku dan kertas mentari lempar ke arah rains hingga mentari berhasil mengkap rains, dengan semangat mentari memukul bahu sang abang menggunakan tas selempangnya semua umpatan ia layang kan kepada abang nya rains....


"abang membuat ku malu bagaimana jika kak berlian menonton komprensiper abang tadi..... " umpat mentari


"aku malu, kak berlian akan besar kepala nanti nya aku malu ini semua karna abang,bagaimana jika semua orang tau aku tidak benar-benar ber tunangan dengan kapten berlian ha..... " umpat mentari kembali memukul rains


"aduh dek berhenti sakit tau abang melakukan itu agar kalian berdua cepat balikan.... " ucap rains


di ambang pintu terlihat tiga laki-laki yang setia menonton perkelahian antara adik dan kakak mereka menatap rains dan mentari tanpa berkedip, mentari hendak kembali memukul bahu rains namun niat nya terhenti ketika mendengar panggilan mamah dari reza....


"aku sudah lama tidak menyaksikan adegan ini.... " gumam laki-laki itu


"mamah.... " panggil reza

__ADS_1


mentari dan rains menatap reza tatapan mereka berpaling kepada dua laki-laki yang berada di samping kiri dan kanan reza yang tak lain adalah jofanes dan arga tangan jofanes menenteng tas rensel milik reza sedangkan arga menenteng makan siang yang Ia beli tadi......


happy ready.....


__ADS_2