
mentari membawak reza untuk berjalan-jalan ke mall tak lupa ia mengajak arga dan jofanes agar reza mempunyai teman, arga mengajak reza untuk masuk ke wahana permainan dan meninggal mentari dan jofanes.....
sedari tadi jofanes memperhatikan wajah mentari yang selalu menampakan senyum seperti sedang jatuh cinta jofanes mendekati mentari dan menyodor kan es crime Kepada nya......
"ada apa.....? " tanya jofanes
"apa terlalu terlihat......? " tanya mentari
"tentu sedari kita bertemu lo selalu senyum-senyum sendiri seperti orang yang sedang jatuh cinta apa lo mendem perasaan sama tuh arga....." ucap jofanes
"sembarangan lo kalo ngomong..... " ucap mentari mendorong bahu jofanes
"gk papa kali arga kan dokter muda ganteng juga, kalo bukan arga siapa lagi dong terakhir lo bucin ke berlian apa jangan-jangan.... " ucap jofanes memberi jeda kalimatnya lalu menatap mentari
"apa an lo liat-liat gw.... " ucap jofanes
"lo cinta sama satpam komplek rumah gw lagi hahhashs..... " ucap jofanes tertawa
"makin ngaco aja lo, gw tadi siang ketemu kak berlian..... " ucap mentari santai
"what after three long years you are separated now you meet again really the world is small....... "ucap jofanes
"i dont know..... " ucap mentari bangkit meninggal jofanes Dan mendekati arga Dan reza
dari kejauhan mentari melihat sosok yang sudah lama tidak Ia temui ibu Dan melda, mentari berjalan menghampiri ibu yang tidak tau kedatangan mentari....
"ibu, melda..... " panggil mentari
"kak mentari..... " ucap melda memeluk mentari
__ADS_1
mentari meraih punggung tangan ibu memberi hormat lalu memeluk tubuh ibu
"apa kabar kamu nak kemana saja..... ? " tanya ibu
"aku baik buk, selama ini mentari di singapura untuk melanjutkan pendidikan di Sana.... " ucap mentari
"nak ibu benar-benar minta maaf sama kamu karna telat mengetahui musibah yang menimpa kamu..... " ucap ibu
"gk papa bu.... " ucap mentari mengelus pundak ibu
"kak mentari sama siapa di sini....? " tanya adelia
"sebentar kakak panggil reza sini nak..... " panggil mentari
ibu Dan adelia saling pandang menyaring ucapan mentari yang memanggil seorang bocah dengan sebutan nak......
"sayang ini nenek rumi Dan ini tante adelia.... " ucap mentari
"tante adelia cantik banget.... " ucap reza
"ih gemes banget sih makasih ganteng... " ucap adelia di angguki reza
"mamah ayok pulang reza udah ngantuk.... " ucap reza
"baik lah kita pulang sekarang panggil om arga Dan om jofanes ya.... " ucap mentari reza berlari menghampiri jofanes Dan arga
"ibu, adelia aku pulang duluan ya.... " ucap mentari meninggal ibu Dan adelia
"ternyata mentari sudah menikah bagaimana perasaan berlian jika mengetahui semua ini padahal aku sangat berharap bahwa mentari yang akan menjadi menantu ku..... " batin ibu
__ADS_1
di singapura keadaan rains semakin membaik di perkirakan hanya butuh waktu satu minggu lagi rains akan benar-benar pulih kembali margaret tetap setia menemani rains dalam menghampi segala pengobatan nya tak jarang rains bersikap kasar dan mengacuhkannya.....
rains tidak ingin di sentuh sama sekali oleh margaret menurut nya wanita luar tidak ada yang benar Dan hanya wanita yang sudah rusak ucapan itu yang selalu Ia lontarkan Kepada margaret namun margaret tetap setia Dan sabar Ia yakin suatu saat rains akan bersikap baik Kepada nya......
mentari meraih ponsel nya Ia mencari nama rains Dan melakukan vidiocall Kepada sang abang.....
"bagaimana kabar abang.....? " tanya mentari
"alhamdulilah satu minggu lagi abang akan segara kembali dek di mana reza....? " tanya rains
"reza udah tidur bang, cepet sembuh Dan cepet kembali mentari gk bisah ngurus prusahaan terus menerus bang cuma abang yang bisah ngehendel bisnis keluarga..... " ucap mentari
"bukan nya kamu sudah Mengambil jurusan S2 bisnis dek.... " ucap rains
"ya kalo abang udah sembuh mentari mau ganti jurusan aja ke Hukum biar jadi ibu hakimm.... " ucap mentari tersenyum memperlihatkan gigi rapi nya
"baik lah 1 minggu lagi abang pulang, sekarang kamu tidur udah malem.... " ucap rains memutuskan sambungan telpon
mentari meletakkan kembali ponsel nya Ia berjalan menuju balkon kamar nya menatap langit yang di penuhi bintang yang indah ketika mentari menatap ke bawah Ia melihat sosok laki-laki berpakaian serba hitam memandang apartemen nya dengan cepat mentari masuk kembali Dan mengunci pintu apartemen nya lalu menghubungi jofanes.......
"Hallo fan lo cepet ke apartemen gw ada yang ngawasin apartemen gw dari tadi gw takut fan.... " ucap mentari
"gw ke Sana sekarang konci rapat-rapat jendela Dan pintu apartemen lo.... " ucap jofanes meraih konci mobil nya
setengah jam jofanes tiba di apartemen tementa sosok yang di bicarakan mentari menghilang setelah melihat mobil jofanes dengan cepat jofanes berlari menuju pintu Dan mengetuknya namun yang Ia dapat malah pukula gagang sapu....
"tar berenti ini gw jofanes.... " teriak jofanes
"sory.... " ucap mentari melirik ke arah belakang mencari keberadaan pria misterius itu
__ADS_1
happy ready.......