
tiga tahun berlalu kini berlian sudah di panggil dengan sebutan kapten sedangkan jordan sahabat nya sekarang menyandang jabatan sebagai sersat dalam Satu regu.....
walau kini berlian berada di kota lain ia tetap berusaha mencari keberadaan mentari sampai sekarang rasa dulu masih sama untuk mentari ia tetap menunggu kedatangan mentari.....
kini mentari pun sudah menyandang gelar sarjana Hukum mentari menyelesaikan semua tugas kampus dengan waktu sesingkat-singkat nya selama ini ia berusaha mendapatkan nilai Terbaik agar bisah menyesaikan kuliah selama tiga tahun ini......
keadaan rains sudah membaik dari dua tahun yang lalu doa-doa mentari selama ini terjawab rains terus berusaha sadar dari koma nya hingga ia berhasil menatap kembali dunia ini.....
sedangkan reza kini tubuh menjadi bocah menggemaskan yang selalu memanggil mentari dengan sebutan mamah dan memanggil rains dengan sebutan papah jika bertemu dengan rains.....
"abang gk papa kalo tinggal di sini sendiri.....? " tanya mentari
"gk papa dek kamu harus kembali ke Indonesia prusahaan ayah dan perkebunan membutuhkan kamu sekarang bawak reza agar dia bisah menemani kamu nanti nya..... " ucap rains
"mentari gk tega ninggalin abang sendiri di sini... " ucap mentari senduh
"hy abang gk papa sayang abang hanya butuh beberapa kali pengobatan setelah abang benar-benar di nyatakan sembuh oleh dokter abang akan menyusul pulang..... " ucap rains mencoba meyakinkan sang adik
"papah mamah..... " teriak reza
__ADS_1
"dek reza masih menganggap kamu sebagai mamah nya....." ucap rains sendu
"sudah lah bang mba citra dan rasya sudah tenang di syurga abang gk boleh larut dalam kesedihan ingat masih ada reza yang benar-benar membutuhkan peran abang, mentari gk masalah kalo reza memanggil mentari dengan sebutan mamah untuk selama nya karna reza memang keponakan aku bang....... " ucap mentari
"tapi dek kalo kamu sudah pulang ke Indonesia dan reza masih memanggil kamu dengan sebutan mamah nanti kamu jadi prawan tua di kira sudah menikah dan punya anak atau di kira janda karna gk pernah liat papah nya reza.... " ucap rains tertawa ia menggerakkan korsi roda nya mendekat Kepada mentari
"kakak apa an sih.... " ucap mentari
"udah abang bercanda siap-siap gih.... " ucap rains meninggalkan kamar mentari dan membawak keluar anak nya
mentari melanjutkan kembali kegiatannya karna besok pagi ia akan terbang ke Indonesia ia benar-benar merindukan tanah air nya mentari menatap boneka pemberian berlian mentari mengelus boneka beruang itu dan memasukkannya kedalam koper.......
setelah mengirim pesan Kepada kedua sahabat nya mentari menghubungi margaret untuk ke apartemennya tentu saja dengan senang hati margaret memenuhi permintaan mentari karna akan bertemu rains juga....
"loh cepet banget udah dateng..... " ucap mentari Kepada margaret
"ia kan kamu yang pinta.... " selama margaret ber sahabat dengan mentari ia banyak belajar bahasa Indonesia walau belu begitu lancar
"hi hi ya deh aku mau kasih tau kalo besok aku bakal balik ke Indonesia..... " ucap mentari
__ADS_1
"yah kok balik sih kak rains juga ikut pulang dong.... ? " tanya margaret
"emang Kepada kalo abang aku juga pulang.... " ucap mentari tersenyum licik margaret tersenyum malu menanggapi ucapan mentari
"enggak kok justru aku minta tolong sama kamu buat jagaain abang aku kalo gk keberadaan soal nya abang rains belum bisah kembali ke Indonesia karna harus menghadapi beberapa pengobatan lagi..... " ucap mentari
"pasti aku jagain tenang aja besok kan kamu pulang nya.... " ucap margaret antusias
"seneng banget keknya... " ucap mentari menggodanya
ketika ia hendak menjawab kembali ucapan mentari tiriakan reza sudah terdengar
"papah ada tante malgalet temen mamah.... " teriak reza memanggil sang ayah
"oooh ia.... " ucap rains menarik kursi roda nya
margaret sudah mengetahui tentang apa yang terjadi dan tentang keluarga mentari ia juga mengetahui bahwa reza anak dari rains dang almarhum istri nya ia juga mengetahui alasan reza selama ini memanggil mentari dengan sebutan mamah.....
happy ready.....
__ADS_1