
mentari menatap berlian lalu membuang wajah menatap ke arah Jalan ia tidak menanggapi setiap pertanyaan berlian hingga mentari tidak menyadari bahwa arah mobil tidak menuju batalion melainkan ke arah lain.....
berlian menghenti kan mobil nya di pinggir Jalan ia melirik ke arah mentari yang masih saja bungkam tidak ingin berbicara kenapa nya...
"kamu kenapa dari tadi diem aja.....? " tanya berlian
"gk papa.... " ucap mentari
"ooo ya udah kalo gk papa... " ucap berlian hendak menyalakan kembali mobil nya
"dasar cowok gk pekaaaaaaaaa..... " teriak
mentari memukil bahu berlian ketika berlian memukul berlian dengan sigap berlian menangkap kedua tangan mentari hingga tatapan mereka berdua bertemu....
"seperti nya kamu berharap aku cium ya... " ucap berlian sengaja menggoda mentari
"maksut kakak apa coba ngatain bedak aku mengandung banyak merkuriu gitu enak aja aku beli bedak mahal-mahal ya BPOM.... " ucap mentari membenarkan duduk nya
tanpa aba-aba berlian mencium pipi kiri membuat mentari begitu terkejut karna aksi berlian barusan pipi mentari kembali memerah ia tidak berani menatap berlian....
"itu permintak maaf ku untuk mu.... " ucap berlian
"kak ini kok arah nya bukan ke batalion ya....? " tanya mentari yang baru saja menyadari nya
"ia aku ingin mengunjungi ibu dan adelia.... " ucap berlian
"bukan nya kata jordan kakak mau ke batalion.... " ucap mentari berfikir "ah jangan-jangan dia sengaja supaya kakak bisah delete deket aku ya....? " tanya mentari
"sepertinya ia jordan memang rekan kerja yang baik dan dapat di andal kan.... " ucap berlian
"dasar..... " ucap mentari menoel bahu mentari membuat berlian kembali tersenyum
kini berlian dan mentari sudah tiba di rumah berlian, berlian membukak pintu untuk mentari lalu mengajak mentari untuk masuk ke dalam rumah, ibu yang sedang duduk bersama adelia merasa terkejut melihat kedatangan berlian bersama mentari......
__ADS_1
ibu meminta adelia untuk mengajak mentari masuk kedalam setelah itu ibu menahan berlian agar tidak menyusul mentari.....
"nak kamu jarang pulang kenapa kamu bisah pulang dan mengajak mentari.... ? " tanya ibu
"bukannya ibu seneng kalo mentari ke sini.... " ucap berlian
"bukan gitu nak ini emang menyakiti mu tapi tidak baik membawak istri orang sembarangan.... " ucap ibu
"siapa yang istri orang bu..? " tanya berlian
"nak waktu itu ibu ketemu mentari di mall bersama seorang anak laki-laki yang memanggil nya dengan sebutan mamah.... " ucap ibu
"aduh bu mentari belum menikah cerita nya panjang.... " ucap berlian
berlian menceritakan semua kejadian yang menimpa mentari selama ini ibu yang mendengar nya merasa iba dengan nasib mentari selama ini tetapi ibu juga merasa bersyukur karna masih bisah menjadi kan mentari menantu nya...
berlian dan ibu bergabung bersama dengan mentari dan adelia yang sedang asik mengobrol seperti adik dan kakak berlian tau bahwa sekarang mentari sedang merindukan sosok adik nya, merindukan kehangatan keluarga kemarin tanpa sengaja berlian melihat mentari yang sedang menangis menatap foto kedua orang tau nya itu alasan berlian mengajak mentari untuk berkunjung ke rumah nya.....
"karna hari sudah siang ibu akan menyiapkan makan siang untuk kita...... " ucap ibu
tidak butuh waktu lama makanan sudah tersaji rapi di atas mejah ketika semua orang sudah duduk di kursi mentari menatap sekelilingnya keluarga yang harmonis penuh Canda tawa sudah lama ia merindukan suasana ini dan masakan seorang ibu.....
"mentari coba ini enak lo perkedel buatan ibu...... " ucap ibu meletakkan perkedel ke atas nasi mentari
"ibu aku juga mau..... " ucap berlian
"abang kan bisah ambil sendiri manja.... " ucap adelia
"udah jangan gitu abang mu jarang pulang ini untuk anak laki-laki ibu dan ini untuk calon menantu ibu.... " ucap ibu
mentari yang mendengar perkataan ibu terkejut hingga tanpa sengaja menyemburkan air minum yang sedang ia minum hingga membuat baju nya sedikit basah....
"kamu gkpapa nak....? " tanya ibu memberikan tissue
__ADS_1
"terimakasih bu.... " ucap mentari
"kapan kalian akan menikah ibu sudah kepingin gendong cucu kamu juga berlian umur udah mau Kepala tiga belum mikirin nikah apa kamu tidak punya uang untuk menikahi mentari,keburu di ambil orang kamu juga mentari anak mu butuh sosok ayah.... " ucap ibu
"anak....? " tanya mentari
"ia anak yang memanggil mu mamah emang itu bukan anak kamu kalo kamu gk mau nikah sama berlian maka berlian akan ibu jodohin sama pengacara cantik,lulusan luar negeri, pinter, berkulit Putih, tinggi, ramah sedikit cerewet.... " ucap ibu
"mengapa ciri-ciri yang ibu ucapkan seperti aku.... " batin mentari
"ibu ngomong apa sih berlian cuma mau nikah sama mentari tadi gk sekarang, mentari masih kuliah..... " ucap berlian
"baik lah ibu akan bersabar..... " ucap ibu
setelah selesai dengan acara makan siang berlian dan mentari pamit untuk pulang ke barak ibu dan adelia mengantar berlian dan mentari hingga di depan pintu....
"ini Jajan buat kamu selama satu bulan.... " ucap berlian memberikan 2juta uang kepada adelia
"segitu mana cukup buat adelia kakak itu cuma buat Jajan terus buat beli baju, makeup, tas, sepatu mana cukup.... " ucap mentari
"gk boleh boros-boros..... " ucap berlian
"bilang aja kakak pelit.... " ucap mentari
mentari mengeluarkan uang dari dompet nya lalu memberikannya kepada adelia dengan senang hati adelia Mengambil uang pemberian mentari.....
"makasih kak.... " ucap adelia memeluk mentari
"seharus nya kamu gk perlu kasih uang sebanyak itu sama adelia.... " ucap berlian yang kini sudah ada di dalam mobil
"aku tau kalo gajih kakak di potong selama tiga bulan karna aku jadi jangan Marah kalo aku kasih uang ke adelia..... " ucap mentari menunduk
"itu bukan kesalahan kamu ini sudah jadi tugas ku.... " ucap berlian menghidupkan mobil nya
__ADS_1
berlian membawak mobil nya dengan kecepatan sedang tidak ada yang mengeluarkan suara hingga tiba di barak mentari keluar terlebih dahulu menuju tempat kerja nya tanpa menengok ke belakang dan tidak menghiraukan teriakan berlian memanggil nya......
happy ready