Mentari Untuk Sang Prajurit

Mentari Untuk Sang Prajurit
episode 68


__ADS_3

Hari dari ke hari tak terasa kini sudah 1 bulan mentari menetap di kota yang jauh dari kedua orang tua nya mentari melihat kalender di ponsel nya tak terasa besok adalah hari dimana berlian akan di lantik menjadi salah satu Anggota militer TNI.....


mentari berniat untuk datang menyaksikan hari kebahagian bagi berlian ia akan berangkat sehabis zuhur masih ada waktu untuk pergi ke kampus pagi ini.......


mentari kuliah dengan giat ia ingin lulus tepat waktu tak jarang ia juga menyempatkan waktu pulang ke rumah orangtua nya walau hubungan nya dengan sang ayah semakin renggang mentari akan pulang jika ayah nya berada di luar kota itu pun mentari tidak pernah menginap.....


pagi-pagi sekali mentari sudah siap dengan setelah jins tak lupa sepatu putih miliknya ia sedikit memakai makeup agar wajah nya terlihat segar.....


mentari meraih konci mobil milik nya ia menikmati setiap per jalanan menuju kampus tak jarang ia bersenandung menyanyikan lagu yang sering di nyanyikan berlian jika sedang bersama nya entah apa yang membuat nya nampak segar pagi ini mungkin karna akan bertemu dengan berlian.....


kini mobil milik nya sudah memasuki area kampus ketika mentari hendak turun dari mobil suara ponsel nya menghentikan niat nya ia meraih ponsel nya terdapat nama mamah dengan semangat 45 mentari menjawab telpon itu.....


"*Hallo mah...." sapa mentari


"besok mamah , ayah dan adik mu akan berkunjung ke Sana..... " ucap mamah

__ADS_1


"baik lah mentari akan ke rumah abang besok nya lagi.... " ucap mentari


"kenapa seperti itu....? " tanya mamah


"mentari ada tugas kampus mah udah dulu ya.... " ucap mentari memutuskan sambungan telpon*


mamah layar ponsel nya lalu kembali menatap ayah wajah murung ayah membuat mamah merasa kasian hubungan antara ayah dan anak prempuan yang kurang baik ini ntah bagaimana jujur mamah rindu dengan suasana makan bersama seperti dulu.....


"sudah yah mentari lagi sibuk besok kita tetap akan ke sana.... " ucap mamah mengelus pundak ayah


mamah menatap punggung ayah yang semakin hilang dari pandangan nya ia tau bahwa suami nya itu sedang merindukan gadis kecil kesayangan nya tanpa ia sadari air mata nya jatuh begitu saja.....


"mamah kita jadi kan kerumah abang besok aku udah kangen banget tau sama kak mentari, mba citra, reza, rasya.... " ucap melda manja kepada nya


"ia sayang jadi kok Sana siapkan perlengkapan kamu.... " ucap mamah kepada putri nya

__ADS_1


"oke mah aku siap-siap dulu ya.... " ucap melda beranjak masuk ke dalam kamar nya


di kampus mentari sedang berjalan menyusuri lorong kampus dengan tangannya sibuk membalas pesan dari sahabat nya jofanes ia merasa heran riko tidak pernah lagi menanyakan kabar diri nya tidak ada lagi pesan rewel dari nya seakan hilang begitu saja.....


setiap ia menanyakan kabar riko kepada jofanes ia selalu menjawab tidak pernah tau keberadaan riko sekarang, jika jofanes menjenguk diri nya ia selalu sendiri tanpa ada nya riko, jujur ia rindu kehadiran riko.....


"dorrr..... " teriak arga tiba-tiba muncul dari samping


"argaaaa lo apaan sih untung gw gk jantungan... " ucap mentari kesal


"lagian asik banget bales chat..... " ucap arga yang sudah berjalan sejajar dengan mentari


"sok tau... " ucap mentari menyentil jidat arga


"happy ready selamat membaca maaf kalo banyak kata-kata yang kurang baik dan banyak typo semoga kalian suka sama karya aku ya jangan lupa like, vote, pavorite dari kalian agar author makin semangatin nulis nyaโค๐Ÿ˜˜๐Ÿ˜˜๐Ÿ˜˜๐Ÿ˜˜"

__ADS_1


__ADS_2