
sosok pria berjas hitam menyusuri lorong markas nya Ia memasuki sebuah ruangan pribadi milik nya pria itu menatap sebuah papan yang berisi semua foto mentari jari tulunjuk nya menyentuh foto tersebut dengan tatapan tajam Ia menggores foto itu menggunakan pisau yang ada di atas meja......
"kenapa kamu harus ber tunangan dengan kapten sialan itu,kenapa kamu selalu meninggal kan ku di saat aku berusaha untuk mendekati mu,mengapa kamu selalu menolak ku apa kurang nya aku ha semua usaha sudah aku lakukan dari dulu sampai sekarang perasaan ini tidak pernah berubah jika aku tidak bisah memiliki mu maka kita mati bersama apa kau mau cantik..... " ucap nya mengelus foto mentari
pria itu kembali terdiam dalam lamunan nya sesekali Ia tersenyum licik mengingat bagaimana indah nya senyuman mentari namun berkali-kali juga Ia merasa sakit di hati nya ketika mengingat penolakan mentari di mana sekolah dulu.....
ketukan pintu menyadarkan nya dari lamunannya pria itu menutup kembali papan itu dengan helai putih lalu kembali duduk di sofa....
anak buah nya datang dengan membawak kedua polisi ke hadapan pria itu, pria itu memainkan pistol nya kearah kedua polisi yang sudah mencoba memeras uang nya terus menerus....
"apa kalian sudah kenyang memakan uang ku....? " tanya pria misterius itu
"ampun Tuan bebas kan kami...... " ucap salah satu polisi
"aku sudah memberi kalian waktu untuk bersenang-senang apa itu belum cukup aku menangkap kalian hanya untuk mengirim kalian ke neraka tempat selanjutnya kalian akan bersenang-senang.... " ucap pria misterius
"maaf kan kami tuan tolong sekali ini ampuni kami, kami akan menuruti perintah anda tuan...." polisi itu memohon di kaki Nyack
"baik lah akan ku bebaskan kalian..... " ucap nya tersenyum lalu menembak kedua polisi itu tepat di jantung nya hingga tewas
pria itu memberi kode kepada anak buah nya untuk memotong tubuh kedua polisi itu lalu memberikan potongan-potongan tubuh kepada hewan pliharaan nya harimau dan ular yang sengaja ia beli dan ia rawat untuk me musnahkan jejak pembunuh yang ia lakulan.....
__ADS_1
pria misterius itu masuk ke sebuah ruangan di mana kedua Sandra nya di ikat Ia mendekati sosok wanita cantik yang baru saja anak buah nya tangkap belum ada luka sedikit pun di tubuh nya......
"margaret apa kabar...... " sapa nya tersenyum
"lepas kan aku..... " teriak margaret
"tidak akan pernah aku bebaskan kamu, kamu sudah menghianati ku selama ini.... " ucap nya sinis
"aku tidak sudi mengikuti semua perintah mu....... " ucap margaret
"aku sudah menyelamatkan hidup mu dari pria hidung belang itu dan ini balasanmu kamu pikir rains mau dengan wanita kotor seperti mu kau sudah membohongi ku dan menyembunyikan ke selamatan rains dan anak nya aku meminta mu untuk mencari tau kehidupan mentari di Sana tapi kamu malah melakukan ke salahan besar aku akan membunuh mereka satu persatu...... " teriak nya
"seperti nya kamu memang benar-benar menyukai rains..... " ucap pria misterius itu tersenyum
pria itu memberi luka di tangan margaret ia mencambung tubuh margaret hingga menimbulkan darah segar Ia meminta salah satu anak buah nya merekam keadaan margaret dan meminta anak buah nya mengirim ke pada mentari setelah kepergian nya......
*
hari ini mentari memenangkan persidangan yang ia pegang tadi pagi semua orang kantor memberi selamat kepada nya, mentari berjanji kepada rekan-rekan kerja nya untuk mentrantir mereka makan di sebuah rentoran besok.....
hari semakin sore mentari bergegas untuk pulang dengan berjalan santai mentari menuju parkiran namun ia melihat sosok berlian yang berdiri di depan mobil nya.....
__ADS_1
"kakak ngapain berdiri di depan mobil aku.... ? " tanya mentari
"nungguin pengacara mentari Claudia inggri.... " ucap berlian
berlian meraih konci mobil yang ada di tangan mentari,mentari menatap kesal kearah berlian yang sudah ada di dalam mobil nya dan meninggal kan nya begitu saja....
"kini mau kemana sih kak.....? " tanya mentari
"makan untuk meminta maaf kepada mu karna udah ninggalin kamu gitu aja kemarin..... " ucap berlian
"aku tidak butuh maaf kakak, aku butuh penjelasan dari kakak... " ucap mentari menatap ke arah Jalanan
berlian tidak menjawab ia kembali pokus ke arah Jalanan mentari yang tidak mendapat jawaban is kembali menatap kearah berlian mentari melihat kearah wajah berlian ada goresan luka di pipi berlian......
"apa luka di wajah kakak jawaban dari kepergian kakak kemarin kenapa kaka tidak pernah memberikan ku penjelasan, apa luka tembak yang kakak dapat kan itu adalah salah satu dari perkerjaan kakak menjadi Tentara....? " tanya mentari
"kakak tidak bisah menjawab lagi kan.... " ucap mentari kembali
suasana sunyi kembali terasa di dalam mobil berlian tidak menjawab sama sekali pertanyaan mentari ia hanya takut jika mentari tau bagaimana perkerjaan yang ia lakukan akan membuat mentari merasa takut dan khawatir Ia tidak pernah tau bagai mana keadaan nya jika sedang melakukan tugas nya sebagai Tentara pulang dengan selamat atau pulang tinggal nama......
happy ready....
__ADS_1