Mentari Untuk Sang Prajurit

Mentari Untuk Sang Prajurit
episode 144


__ADS_3

gino menyelipkan anak rambut mentari ke sela-sela telinga mentari dengan telaten ia membersihkan luka mentari hingga selesai terdengar bisikan mentari memanggil-manggil nama berlian membuat hati gino terluka.....


"mentari.... " ucap gino meraih kedua tangan mentari


"gino lo percaya kan sama gw kak berlian tadi nelpon gw, tadi tuh suara kak berlian.... " ucap mentari mencoba meyakinkan gino


"ia gw percaya kok, sekarang masih jam 7:00 malam gimana kalo kita keluar ke tempat kamu sering datengin sama berlian siapa tau bisah bikin rasa kangen kamu berkurang...... " ucap gino di angguki mentari


"ya udah setelah makan malam kita jalan sekarang kamu mandi dan siap-siap aku keluar dulu bantuin ibu di dapur.... " ucap gino kembali


"makasih ya.... " ucap mentari menarik tangan gino yang sudah melangkah di angguki mentari


*


sedangkan di tempat lain kini ika sedang berjalan di alun-alun kota sendiruan dan tanpa sengaja ia bertemu dengan riko yang juga sedang berdiri menunggu pesanan es boba yang ia pesan


ika berjalan mendekati riko dan berdiri di samping riko tanpa riko sadari kehadirannya.......


"pesan apa mas..... " ucap ika


riko melirik ke arah sampingnya ternyata ada wanita cantik yang sedang tersenyum kepada nya.......


"ika lo Mau pesan boba juga....? " tanya riko di angguki ika


"ya udah tunggu di Sana ntar sekalian gw pesenin oke.... " ucap riko kembali

__ADS_1


"bener nih....? " tanya ika dan di angguki riko


"oke gw tunggu di Sana.... " ucap ika


ika berjalan duduk di Kursi yang sudah di siapkan untuk para pengunjung tanpa sengaja mata ika tertuju kepada laki-laki yang sempat ia cinta beberapa tahun ini sedang berjalan dengan wanita cantik di sebelah kanannya......


bibir ika tersenyum tetapi hati nya tidak masih ada sedikit rasa untuk arga walau perasaanya bertepuk sebelah tangan ternyata arga berhasil melupakan mentari dan kini mulai membukak hati untuk wanita lain yang pasti nya bukan diri nya.....


"ngeliatin siapa.....? " tanya riko memberikan satu buat minuman boba kepada ika


"masa lalu..... " ucap ika


"masih suka....? " tanya riko


"mungkin masih ada rasa walau sedikit..... " ucap ika


"kami belum pacaran tepat nya cuma ge yang punya rasa suka dia gk sekarang gw cuma belajar buat ngejauh dari dia..... " ucap ika mencoba tersenyum di hadapan riko


"gimana mana lo bisah iklas gitu aja..... " ucap riko


"siapa bilang gw iklas, gw gk pernah iklas dia pergi dari hidup gw, gw cuma terpaksa dan akhir nya terbiasa tanpa dia,di bilang sedih ia gw sedih harus ngelepas seseorang yang gw sayang.... " ucap ika kembali tersenyum


"terus kenapa lo ngejauhin dia sedangkan lo sayang banget sama dia.....? " tanya riko


"karna bukan gw yang dia mau, gw emang sayang sama dia tapi dia enggak, gw ngerasa gk baik-baik aja tanpa dia tapi dia justru sebalik nya merasa bain-baik aja,gw sering mendengar curhatan nya tentang wanita lain dan kadang kala dia nangis karna wanita itu gw yang berusaha bikin dia tersenyum sedangkan dia selalu bikin gw berkali-kali nangis dia tau gw suka sama dia, dia tau gw terluka karna dia tapi dia sama sekali gk mau nyembuhin luka itu.... " ucap ika

__ADS_1


"lo tau riko gw kangen banget sama senyum dia dulu dia selalu ada di setiap waktu makan bareng, semua nya bareng-bareng dari jaman kuliah tapi sekarang dia berubah..... " ucap ika sendu tanpa di sadar es boba milik nya dan milik riko kini semakin mencair


"segitu tulus perasaan lo buat dia.... " ucap riko menghapus air mata nya


"dih sialan lo pakek acara nangis segala udah ah gw mau pulang dulu btw makasih bobanya..... " ucap ika ber jalan meninggalkan riko


"mau gw anterin gk..... " teriak riko


"gk usah gw bawak mobil...." teriak ika di sertai lambaian tangan


*


setelah makan malam yang hanya di hadiri rains, reza, gino dan mbok ta, gino menepati janji nya untuk mengajak mentari keluar, kini


mentari dan gino berjalan menuju taman yang di hiasi lampu dan air danau tempat pertama berlian membuat mentari jatuh cinta kepada nya.....


mentari menatap air danau tenang ia mengambil batu krikil dan berjalan sedikit jauh dari keberadaan gino ia melempar batu krikil ke dalam air danau seperti yang sering berlian lakukan kepada nya, sedangkan gino ber jalan mendekat kearah nya


"tar gi mana kalo kita nongkrong di caffe lo kan belum makan malam....." ucap gino bermaksut untuk menghibur mentari


"boleh juga tuh gw laper hemmm..... " ucap mentari


dan benar saja kini mentari dan gino sudah du duduk di salah Satu kursi yang ada di cafe tersebut karna malam minggu suasana cafe terlihat ramai pengunjung.....


gino memesan makanan hanya untuk mentari sedangkan diri nya hanya memesan segelas kopi latte kesukaanya dengan semangat mentari menyantap makanan yang baru saja di hidangkan oleh pelayan........

__ADS_1


happy ready......


"author mau minta maaf ke kalian karna mama up nya buat beberapa hari yang lalu author belum bisah pokus nulis karna author lagi ada masalah keluarga juga author punya kesibukan yang lain jadi tolong kerja sama nya ya tetap baca dan pantau cerita author jangan lupa like, vote, view, pavorite dari kalian dan tunggu happy ending dari cerita ini...... ❤"


__ADS_2