
semua kembali seperti semula berlian sudah kembali ke barak menjadi kapten dan akan di lantik satu tingkah dari kapten yaitu mayor begitu pula dengan mentari kini ia juga sudah kembali ber kerja sebagai pengacara di barak sedangkan Bella juga kembali ber kerja sebagai dokter di barak........
hari ini adalah hari yang di tunggu-tinggu untuk berlian ia akan menyandang status baru sebagai mayor untuk pasukan nya semoga ia bisah memegang amanah yang di berikan di pundak nya saat ini.....
upacara di laksanakan dengan sukses tidak hanya di hadiri oleh prajurit tetapi ibu dan adelia datang untuk melihat kesuksesan sang anak tangis haru ibu berlian tumpahkan saat berlian mencium kaki nya pertanda sujud syukur......
"nak ibu dan adik mu bangga atas ke berhasilan mu jaga diri baik-baik jangan buat kami menangis lagi..... " ucap ibu memegang kedua pundak berlian
"bu beri aku restu untuk melamar mentari besok malam aku ingin menjadi kan nya istri bu..... " ucap berlian
"itu hal yang selama ini ibu nanti-nantikan nak jika pilihan mu sudah jatuh kepada mentari jangan pernah kecewakan dia jangan pernah sakiti dia, dia wanita yang tulus untuk mu ibu meridoi dan merestui mu.... "ucap ibu tersenyum manis
"terimakasih bu..... " berlian memeluk sang ibu lalu ia meraih adik nya untuk ikut berpelukan kebahagiaan sudah ia capai saat ini bertemu ibu bertemu dengan sang adik kesayangannya
__ADS_1
di tempat lain riko sedang berdiri di depan rumah diandra yang tampak sepi entah setiap kali ia datang ke rumah diandra tidak pernah bertemu dengan nya semakin membuat riko merasa ber salah......
hingga ketukan terakhir pintu tersebut terbukak tetapi bukan diandra yang membukak pintu melainkan mamah nya riko tersenyum ramah begitu pula sang mamah diandra......
"tante diandra nya ada saya temannya..... ? " tanya riko
"apa kamu yang bernama riko....? " tanya mamah diandra balik
"ia tante benar saya riko.... " ucap riko
"kalo boleh tau dimana ya tan saya boleh minta alamatnya..... ? " tanya riko
"sebentar saya ganti baju dulu akan tante antar kamu ke tempat diandra yang baru..... " ucap mamah diandra masuk kembali ke dalam rumah
__ADS_1
hanya lima menit mamah diandra suka keluar dengan menggunakan baju serba Putih tak lupa ia juga mengenakan hijab di kepala nya membuat riko semakin aneh dan semakin merasa aneh saat arah......
mereka kini menuju sebuah Gerbang menjulang tinggi dengan tulisan pemakaman pondok sento lagi-lagi riko menepis rasa gundah di hati nya......
langkah mereka berhenti di depan kuburan dengan nama diandra atmajaya binti atmajaya membuat riko tertunduk lemas di depan makan diandra....
"tante maksutnya ini apa siapa yang ada di makan ini kenapa nama nya diandra dimana diandra sebenarnya.....? " tanya riko
"diandra sudah tidak ada lagi sejak tiga minggu yang lalu kami sudah berusaha untuk membuat nya sembuh dari kangker leokimia yang anak tante derita tetapi diandra putri ku memilih menyerah, setiap hari dia ber cerita tentang sosok pria yang bernama riko kepada tante ternyata benar kata diandra kamu memang tampan...... " ucap mamah diandra mulai menangis
"diandra menitip foto ini agar di berikan kepadamu kata nya kenang-kenangan untuk mu..... " ucap mamah diandra kembali
riko meraih foto yang di berikan mamah diandra kepada nya foto yang mereka ambil saat riko kelulusan air mata riko menetes sunggu ia merasa sudah kejam dan tidak becus kenapa diri nya tidak pernah tau apa yang di derita diandra selama ini......
__ADS_1
mamah diandra pergi meninggalkan riko sendirian di makan mendiang anak nya ia tau riko butuh waktu untuk mencurahkan isi hati nya di makan diandra......
tetapi nyatanya riko tidak mengelaurkan sepatah kata pun hanya air mata yang jatuh dan rasa sakit atas kehilangan dan harus menerima kenyataan bahwa wanita yang ia cintai sudah tidak ada untuk selama nya...............