
berlian menatap ke enam kuburan di hadapannya pikirannya berlari Kepada mentari bagai mana sekarang hidup nya sekarang dimana dia dengan siapa dia sekarang banyak pertanyaan yang tersimpan di memori otak berlian....
berlian mendekat ke nisan sang ayah mentari dia menatap nama yang Tertera di nisan itu tanpa berlian sadari air mata nya jatuh......
"om berlian janji bakal jaga mentari seusai permintaan om berlian janji bakal segera bertu mentari dan akan selalu membahagia kan mentari, semoga om tante, tenang di syurga...." ucap berlian bangkit dari duduk nya
berlian tanpa lelah mencari keberadaan mentari walau hasil nya tidak bertemu hingga ia merasa lelah dan memutuskan untuk pulang ke rumah nya.....
berlian pergi ke kamar nya ia Mengambil ponsel yang selama ini tidak pernah ia pergunakan ia mengamtifkan kembali ponsel itu banyak pesan masuk dari mentari...."
"maaf....." hanya ucapan itu yang bisah berlian ucap kan setelah membaca semua pesan yang mentari kirim Kepada nya
berlian mencoba menghubungi nomor mentari namun nomor milik mentari sudah tidak aktif lagi berlian juga mencoba menghubungi jofanes namun tidak ada jawaban juga membuat berlian merasa prustasi........
"nak sudah bertemu dengan mentari....? " tanya ibu masuk ke dalam kamar berlian
"maaf bu aku dan mentari sudah putus tapi berlian mencoba untuk memperbaiki hubungan kamu tapi berlian pergi ke rumah nya tapi ternyata keluarga mentari sudah meninggal dunia akibat kecelakaan bu, mentari sendirian sekarang dia tidak ada keluarga lagi dengan siapa dia bu dan di mana dia sekarang berlian khawatir..... " tutur berlian
"inalilahi ibu baru tau nak sabar ya semoga mentari baik-baik saja..... " ucap sang ibu
__ADS_1
di tempat lain tepat nya singapura mentari berjalan menyusuri kampus ia merasa lelah untuk semua ini harus melakukan semua nya bersamaan dan sendiri ia ingin mengeluh tapi tidak bisah ia harus kuat demi masa depan nya dan abang kesayangan nya.....
"hey you today where are we going to have fun... ? " tanya margaret sahabat mentari selama ia berada di sini
"thanks for the invitation but I can't I have to go to the hospital sory...... " tolak mentari
"okay no problem next time i'll go first ok.... " ucap margaret meninggal mentari
"byyy.... " ucap mentari melambai kan tangan nya kepada margaret
mentari meneruskan langkah nya untuk pergi kerumah sakit hari ini reza sudah di per boleh kan pulang karna keadaannya yang semakin membaik......
"bang mentari capek mentari merasa pengen nyerah aja mentari harus gimana bangun bang kapan abang sadar abang gk kangen sama mentari, abang gk kasian liat mentari melalui semua ini sendiri, cuma abang harapan mentari sekarang bang mentari sendiri sekarang mentari ke sini mau kasih kabar hari ini reza anak abang udah di bolehin pulang keadaanya semakin membaik..... " ucap mentari menangis
sama tidak ada respon dari rains hanya air mata yang jatuh di pipi rains namun mata itu masih setia tertutup rapat mentari menatap tubuh rains yang semakin kurus bulu-bulu halus di wajah rains kini tumbuh tubuh yang biasa nya selalu rapi dan bersih kini tidak lagi.....
mentari keluar dari ruangan rains ia duduk di korsi rumah sakit mentari menutup kedua mata nya ia sangat-sangat merasa lelah untuk hari ini
suara ponsel mentari menyadar kan nya tertulis nama arga menghubungi mentari....
__ADS_1
"Hallo GA..... " ucap mentari
"gimana kabar lo udah makan belum....? " tanya arga
"udah kok.... " mentari
"lo abis nangis ya tar....? " tanya arga
"gw abis liat keadaan bang rains ga gw capek kayak gini terus gw kangen pelukan bokap gw, gw kangen masakan nyokap, gw kangen keluarga yang utuh kayak dulu.... " ucap mentari di sela tangisnya
"lo gk boleh nyerah lo cewek kuat inget itu lo harus semangat demi abang lo dan keponakan lo senyum ia.... " ucap arga
"ya udah gw mau ngurus adminitrasi kepulangan reza hari ini soal nya reza udah di bolehin pulang..... " mentari
"ya udah jaga kesehatan..." arga memutuskan sambungan telpon
mentari menghapus air mata nya sebelum masuk ke ruangan reza tak lupa ia membawak coklat sebagai hadiah untuk reza....
happy ready....
__ADS_1