
ketika berlian sedang menolong mentari di dapur ponsel nya berdering berlian menghentikan kegiatan memotong bawang ia menganggakat telpon tersebut......
"siap....."ucap berlian
"......."komandan
" baik pak..... "ucap berlian
berlian menatap mentari yang juga menatap nya
"maaf aku harus kembali..... " ucap berlian
"harus sekarang.....? " tanya mentari
"ia aku janji akan menemuimu apa suami mu tidak Marah jika nanti aku menemui mu lagi...? " tanya berlian
"tidak.... " ucap mentari
"baik lah aku pergi sekarang..... " ucap berlian berlari meninggal mentari yang masih menatung menatap punggung berlian yang semakin menjauh
mentari masuk ke dalam kamar ia melangkah menuju balkon untuk melihat kepergian berlian telihat sersat jordan memberi hormat kepada berlian lalu mereka masuk kedalam mobil dengan tergesa-geda.....
mentari menarik napas dalam-dalam lalu masuk kembali kedalam ia menganggakat tubuh reza yang sudah tertidur pulas di sopa ruang tamu.....
setelah itu mentari menghubungi ketiga sahabatnya, jofanes, arga dan ika untuk meminta mereka datang ke apartmen nya.....
kini semua sudah berkumpul di rumah mentari, mentari menatap ke tiga sahabatnya seperti seseorang yang mengintrogasi seorang pencuri tidak ada yang bersuara jofanes dan arga menatap mentari yang sedang asik memainkan bulu kucingnya......
__ADS_1
"arga ika.... " panggil mentari
"kenapa tar.... " ucap arga dan ika bersamaan
"apa ini benar kucing ku dabing.....? " tanya mentari
"astaga gw pikir lo mau bahas hal penting tar pakek bikin suasana tegang aja..... " ucap jofanes
"ini penting fan tadi siang berlian ke apartemen gw dia nemuin benda sejenin penyadap suara di kalung kucing ini..... " ucap mentari
"apa.... " jawab mereka bertiga serempak
"sebenernya kucing lo udah mati fan gw nyuruh ika buat cari kucing yang sama persis sama dabing hi hi...." ucap arga jujur
"sialan kucing kesayangan gw.... " ucap mentari dengan ekting menangisnya
"waktu itu gw lagi di toko kucing terus ada laki-laki yang nyamperin gw terus jual kucing dia gw liat-liat kucing itu sekilas mirip sama kucing lo ya udah gw beli..... " ucap ika
"siapa yang bersaha buat nyadap apartemen lo tar..... " ucap arga
"gw gk tau pasti orang itu sama dengan orang yang kemarin ngawasin apartemen gw.... " ucap mentari
"lo harus lebih hati-hati lagi tar gw yakin pasti orang itu ada maksut tertentu sama lo.... " ucap jofanes
"Ngomong-ngomong gw laper nih ada makanan gk tar....? " tanya ika
"ada cemilan di kulkas.... " ucap mentari
__ADS_1
*
di tempat lain ruangan dengan penerangan redup sosok laki-laki berdiri menghadap jendela kamar nya dua anak buah nya menghadap kepada nya untuk memberi informasi kepada nya.....
"bos kedua polisi itu meminta uang tutup mulut lagi..... "
"berikan saja berapa nominal yang mereka minta biar kan mereka menikmati uang tersebut setelah itu bunuh mereka potong tubuh mereka dan buang kepantai lakukan dengan hati-hati jangan meninggal jejak sedikitpun sampai itu terjadi kalian yang akan ku bunuh..... " ucap laki-laki misterius itu
menikmati rokok dan wins nya
"baik bos.... "
"antar aku ke markas sekarang juga... " ucap laki-laki itu ia memakai jas hitam nya tak lupa ia menggunakan topi dan masker nya
kini pria itu sudah tiba di tengah hutam tempat di mana markas nya berdiri kini pria tersebut berjalan menghampiri Sandra nya yang sudah tiga tahun ia siksa.....
"untuk apa lo ke sini berengsek..... " (")
"jaga ucapan lo.... " ucap pria itu memukul wajah Sandra nya hingga mengeluarkan darah segar
"bebasin gw sekarang belum cukup lo bunuh ibu gw belum cukup lo siksa gw selama ini.... "" (")
"dengar gw gk bakal pernah puas nyiksa lo karna lo itu benalu selama ini ibu lo cuma wanita murahan penggoda suami orang dan lo itu cuma penghalang semua rencana gw, lo berhasil ngambil semua perhatian papah lo berhasil bikin gw kehilangan kasihsayang dari papah, lo selalu ngehalangin niat gw buat dapetin mentari....." ucap pria itu memukul perut Sandra nya
"lo itu pisikopat lo bunuh ibu gw, lo bunuh bapak lo sendiri demi harta, lo bunuh keluarga mentari lo brengsek gw gk pernah sudi punya sodara tiri kek lo dan asal lo tau kenapa bapak lo perhatian sama gw karna gw tau dia pelaku penculikan mentari dan abangnya rains,lo sama bapak lo sama pisikopat pembunuh paman mentari gw gk bakal biarin mentari jatuh di tangan lo, tunggu kehancuran lo..... " teriak orang itu
"brengsek siksa dia tanpa ampun.... " ucap pria itu meninggal markas nya
__ADS_1
happy ready