
sebelum pulang mentari menuju danau di mana dulu berlian mengajak nya, ia mengambil sebuah batu dan melempar nya kedanau Lagi-lagi ia rindu akan kehadiran berlian, sosok laki-laki yang selalu memperlakukannya dengan istimewa dan penuh perhatian.....
mentari duduk di rerumputan memandang danau dengan air tenang bayangan antara ia dan berlian kembali menghiasi tatapan nya senyum menghiasi bibir mentari suara notif pesan ponsel mentari membuat ia tersadar dari lamunanya lagi-lagi ia tersenyum balasan pesan dari berlian
"sayang maaf Aku baru selesai tes dan lagi nunggu pengumuman akhirnya.... " pesan berlian
"iya engakpapa kok... " balas mentari
mentari hendak meletakkan kembali ponsel nya namun suara dering telpon dari berlian membuat niat nya terhenti ia mengangkat vidiocall berlian.....
nampak berlian tersenyum manis kepada mentari, mentari menatap wajah berlian yang sedikit menghiasi dengan rambut botak dan seragam hitam putih nya mentari membalas senyum berlian.....
"hy sayang lagi di danau ya....? " tanya berlian
"ia Aku ngendatengin tempat-tempat kita sering kunjungi.... " ucap mentari senyum
__ADS_1
"kamu kangen ya sabar ya..."berlian
di angguki mentari
"ya udah kamu pulang gih sekarang udah sore Aku juga bentar lagi pengumuman ini doin ya semoga kali ini Aku lolos..."ucap berlian
"ya udah semangat.... " ucap mentari tersenyum melambaikan tangannya lalu memutuskan vidiocall
ia bergegas meninggal kan danau pulang ke rumah sebelum pulang ia mampir di supermarket membeli sedekit cemilan untuk diri nya dan juga adik nya melda, setelah selesai memilih jenis cemilan ia menuju kasir membayar semua belanjaan nya bergegas meninggalkan supermarket itu.....
"senyum-senyum sendiri kek orang gila kamu......." ucap Dion
"menggemaskan bukan.... " ucap berlian menunjukan wallpaper ponsel nya
"apa itu ke kasih kamu...? "tanya Dion
__ADS_1
" iya..... "ucap berlian
" kenapa tiba-tiba kamu murung bro bukannya bahagia memiliki pacar cantik seperti dia.... "ucap Dion membenarkan posisi duduk nya menghadap berlian
"Dua hari yang lalu ayah nya nelpon Aku meminta Aku tidak melanjutkan tes Tni dan berkerja di prusahaanya namun Aku menolak dan ayah nya memberi Aku dua pilihan, mengubur cita-cita ku atau melanjutkan namun Aku harus kehilangan orang yang Aku sayangi.... " ucap berlian sendu
"lalu apa yang akan kamu lakukan bukan kah ini Ter maksut keinginan ayah mu, Aku tidak bisah memberi masukan apapun tapi Aku selalu mendukung apapun keputusan kamu sebaiknya kita kelapangan sekarang 10 menit lagi pengumuman..... " ucap Dion di angguki berlian
"apa Aku harus merelakan mentari dan melanjutkan semua ini Aku tidak menyalahkan peran seorang ayah karna setiap orang tua ingin prempuannya mendapatkan pen damping yang mapan, maaf kan Aku mentari jika kita memang berjodoh kita akan di persatukan.... " batin berlian
berlian dan Dion sudah berkumpul di lapangan dengan barisan rapi untuk mendengar pengumuman satu persatu nama di debut di nyatakan lolos dan akan ikut pendidikan berlian pokus mendengar kan setiap nama yang di panggil seketika ia terdiam ketika nama nya di panggil dengan lantang dan jelas....
"Muhammad berlian almaher.... "ucap pak kasad
berlian yang mendengar nama nya di sebut berjalan ke barisan baru dengan menetes kan air mata, siswa yang di nyatakan gugur di perbolehkan pulang ke rumah masing-masing sedangkan yang melanjutkan pendidikan di beri waktu dua hari untuk bertemu keluarga dan mempersiapkan segala kebutuhan, berlian memanfaatkan waktu dua hari untuk pulang dan bertemu mentari sebelum berangkat pendidikan......
__ADS_1