Mentari Untuk Sang Prajurit

Mentari Untuk Sang Prajurit
episode 122


__ADS_3

semua staff penting satu persatu keluar dari ruang rapat hanya menyisakan mentari, tasya, rains dan siska mentari membenarkan duduk nya lalu mengetuk-ngetuk mejah menggunakan pulpennya....


"dek kenapa kamu mecat siska gitu aja dan apa maksut kamu menggantikan posisi abang dengan tasya begitu saja.... " ucap rains


"aku hanya tidak ingin prusahaan ku bangkrut dan jatuh miskin lagian abang kan punya perkebunan yang luas.... " ucap mentari menatap sinis ke arah siska


"mentari Saya mohon jangan pecat mba.... " ucap siska bersikap manis


"jangan berpura-pura manis di hadapan ku, dan segera kembali kan uang ku jika sampai dua minggu uang itu tidak ada siap-siap mendekam di penjara jangan lupa bahwa aku seorang pengacara aku tidak akan tinggal diam jika mengenai uang, kak tasya aku kembali ke kantor jaksa sekarang selamat kembali ber kerja.... " ucap mentari


mentari bangkit dari duduk nya dan di ikuti tasya sebelum benar-benar meninggal rains dan siska mentari mendekat ke arah telinga siska.....


"aku tau semua tentang ke hidupan mu cepat kembalikan uang ku dan jauhi kakak ku jangan pernah lupa siapa aku jika kamu masih ingin melihat ke indahan luar atau kamu lebih memilih tinggal di sel..... " bisik mentari lalu benar-benar pergi


di tempat lain kapten berlian dan sersat mayor jordan memerintahkan semua tip untuk naik ke helicopter yang akan menejemput mereka setelah memastikan semua Tim sudah lepas landas kini giliran mereka berdua yang akan menunggu helicopter,berlian tersenyum kepada jordan mereka berhasil menyelesaikan misi kali ini....


ketika jordan akan mendekat ke kepada berlian sebuah lemparan bom mengarah kepada mereka Mengakibatkan ledakan besar mengenai mereka semua Tim yang ada di dalam helicopter berteriak memanggil kapten berlian dan sersat mayor jordan.....


mentari masuk kedalam kantor jaksa dengan senyum mengembang setiap bertemu dengan rekan kerja nya Ia duduk di kursi nya, mentari menatap kalung identitas milik berlian sesekali Ia menatap jam yang melingkar di tangan nya seharus nya tidak lama lagi berlian akan datang menemui nya......

__ADS_1


"tar ada yang nyariin kamu tuh di depan...."ucap nindi membubarkan lamunan nya


" ooo Ia siapa..... ? "tanya mentari


" gk tau dia pakek seragam Militer..... "ucap nindi


" oke makasih..... "ucap mentari


mentari tersenyum Ia berlari menuju luar mengira bahwa yang datang adalah berlian


langkah mentari menjadi lambat ketika mengetahui bahwa yang datang bukan berlian melainkan sersat Toby.....


"maaf nona mentari Saya datang untuk memberi kabar duka kapten berlian di nyatakan gugur di medan perang Saat menjalankan tugas sebagai anggota militer.... " ucap sersat toby


"sersat jangan becanda gk lucu..... " ucap mentari tak menanggapi serius ucapan toby


"Saya berkata jujur nona ini surat yang di tulis kapten berlian untuk anda Saya permisi akan kembali ke barak..... " ucap sersat Toby


mentari mematung menatap kepergian sersat toby lalu ia menatap amplop Putih yang bertulis nama mentari dengan gambar di samping nya bentuk matahari.....

__ADS_1


di tempat lain Bella yang sedang melaksanakan tugas nya sebagai dokter tentara ia duduk di mejah dengan seragam Putih nya salah satu prajurit masuk ke dalam ruangan nya......


"pasti kamu akan memberitahu ku bahwa sersat mayor jordan sudah kembali ayok kita ke Sana..... " ucap Bella melepas jas Putih nya


"dokter Bella maaf Saya harus memberikan kabar duka kepada anda bahwa kapten berlian dan sersat mayor jordan tewas di medan perang..... " ucap pratu daren


"apa gk mungkin....... " ucap Bella tak percaya


"ini surat untuk anda..... " ucap pratu daren lalu pergi begitu saja


Bella berjalan menuju tangga langkah nya berat ia tidak percaya bahwa jordan meninggal kanya begitu saja Bella mencari keberadaan mentari untuk menanyakan kebeneran ini tetapi tidak menemukan mentari di Sana hingga Bella tersungkur menangis di bawah pohon.....


mentari mengumpulkan nyali nya untuk membaca isi surat itu Ia tetap berfikir bahwa berlian masih ada dan ini hanya surat biasa saja mentari mulai membaca satu per satu kata yang berlian tulis untuk nya.......


"jika kamu menerima surat ini berarti aku gugur dalam menjalankan tugas ku, aku mengingkari setiap janji yang pernah aku ucapkan kepada mu untuk selalu hidup bersama, jujur aku selalu berdoa bahwa kamu tidak akan pernah menerima surat ini aku selalu berdoa agar kembali dalam keadaan utuh untuk mu, Karna setiap langkah ku dan harapan ku hanya kamu, tapi percaya lah kamu cinta Pertama dan terakhir ku sampai hari kematian ku, berjanji lah satu hal kepada ku, jika kamu menerima surat ini dan kamu mendapatkan kabar bahwa aku sudah gugur kamu harus melanjutkan hidup mu dengan lebih baik lagi, berhenti menjadi wanita ceroboh, dan aku berharap kamu mendapatkan laki-laki yang lebih baik setelah aku mati.... " isi surat berlian


mentari menangis sekeras-keras nya Ia tidak perduli dengan tatapan orang kepada nya, hujan turun begitu saja seakan tau perasaan hancur mentari saat ini,mentari berjalan di deras nya hujan dengan tangan memegang kalung milik berlian Ia masuk kedalam mobil nya dengan kecepatan tinggi mentari menuju batalion untuk memastikan kebeneran semua nya mentari percaya bahwa berlian masih hidup, sepanjang perjalanan mentari tak henti nya menangis......


happy ready.......

__ADS_1


__ADS_2