Mentari Untuk Sang Prajurit

Mentari Untuk Sang Prajurit
episode 94


__ADS_3

episode ini aku tulis agak panjang ya guys😘


tanpa sepengetahuan mentari kini rains sudah tiba di bandara kini rains sudah berada di dalam mobil taxi menuju apartemen mentari rains juga tidak memberitahu margaret bahwa diri nya akan kembali ke Indonesia......


mobil yang ia tumpangi kini sudah berhenti tepat di apartemen mentari ia meraih koper yang baru saja di keluar kan oleh supir taxi,rains berdiri cukup lama hingga ia melangkah kan kaki nya menuju pintu apartemen......


mentari yang sedang mengerjakan tugas kampus harus bangkit membukak setelah mendengar beberapa kali ketukan pintu awal nya mentari ragu untuk membukak pintu namun setelah ia melihat dari kaca pintu yang berukuran kecil membuat diri nya terkejut......


"apa aku kelelahan atau kurang tidur tidak-tidak seperti nya aku terlalu rindu dengan bang rains sampai-sampai sosok yang ada di depan pintu seperti bang rains seperti nya itu ojek online yang mengantar pesanana makananku.... " gumam mentari membukak pintu


"berapa harga pe-sa-nan-ku..... " ucap mentari terbata berkali-kali ia mengucek kedua mata nya untuk memastikan sosok yang ada di hadapannya


"bang rains ini gk mimpi kan....? " tanya mentari memastikan kembali


"engak dek ini abang..... " ucap rains


mentari berlari memeluk rains ia sangat merindukan sosok yang ada di hadapannya sekarang, mentari membawak koper rains menuju kamar nya setalah itu mentari membuat kan rains secangkir kopi......


"kenapa abang sudah kembali apa abang sudah benar-benar sembuh.....? " tanya mentari khawtir


"ia abang udah sembuh, abang kembali lebih awal karna kasian sama kamu besok kita ada kan kosprensiper di awak media untuk mengumumkan beradaan kita demi keamanan prusahaan dan perkebunan dek.... " ucap rains


"ah abang saja aku tidak mau identitas ku di ketahui di tempat kerja ku bang..... " ucap mentari

__ADS_1


"baik lah jika kemauwan mu seperti itu sebaiknya kamu istrihat sekarang abang ingin pergi ke kamar reza besok abang akan membawak reza untuk tinggal bersama abang kamu pokus ke kuliah mu mulai sekarang.... " ucap rains


"tapi bang aku bakal kesepian kalo gk ada reza..... " ucap mentari


"sudah lah kamu harus pokus sekarang ini lagi pula kamu bisah main dan minap di rumah abang yang baru nanti nya.... " ucap rains mencoba meyakinkan adik nya


"baik lah aku ke kamar dulu..... " ucap mentari


rains menatap punggung mentari hingga menjauh tanpa ia sadari air mata nya jatuh begitu saja ia sangat menyayangi mentari, rains menatap pajangan foto keluarga di situ ada sosok sang istri dan anak nya rasya juga ada ke dua orangtua nya dan melda.....


"aku hanya ingin mentari menikmati kembali masa remaja nya dan mendapatkan pasangannya kelak tanpa harus terlibat mengurus anak kecil..... " batin rains


ketika rains hendak mencari angin di luar tanpa sengaja Ia bertemu dengan berlian yang ingin bertemu dengan mentari, wajah berlian berubah menjadi pucat langkah nya menjadi berat pandanganya tetap setia menatap sosok laki-laki yang juga menatap nya.......


"berlian.... " ucap rains


"aku makan apa tadi yatuhan kenapa wajah orang lain menjadi wajah kak rains yang ku lihat.... " ucap berlian


"ini memang aku berlian.... " ucap rains


"tidak ini pasti hantu nya bagaimana bisah kak rains bangkit dari kubur nya jelas-jelas dia sudah meninggal dan aku sendiri melihat kuburan dengan nisan nama dia...... " gumam berlian


"bodoh kenapa kau bisah menjadi kapten.... " ucap rains memukul jidat berlian

__ADS_1


"ha ini benar kak rains....? " tanya berlian


di angguki rains


rains mengajak berlian untuk berjalan di sekitar apartemen Ia menceritakan semua nya kepada berlian,berlian merasa perhatin Ia mengingat tentang mentari yang sedang menangani kasus kecalakan ini, berlian berfikir bahwa ini masalah sangat berbahaya.......


"waktu itu pas aku di apartemen mentari aku menemukan penyadap suara di kalung yang di pasang ke kucing nya,setelah itu di telpon mentari juga menceritakan bahwa kucing yang sebenarnya aku beli untuk nya sudah mati pas Ia di singapura agar mentari tidak Marah kedua sahabatnya mengganti kucing itu mereka membeli kucing itu dengan laki-laki yang tidak mereka kenal...... " ucap berlian


"ternyata ini alasan mentari tidak ingin orang tau identitas nya aku minta kepada mu untuk menjaga adik ku,apa jabatan mu di militer....? " tanya rains


"aku kapten muhamad berlian almaher.... " ucap berlian sedikit sombong kepada rains


"iasss aku dengar kau pernah meninggal kan adik ku..... " ucap rains ingin memukul berlian


"maaf tapi itu aku ada alasannya.... " ucap berlian


"maaf tentang ayah ku, ayah ku masih troma dengan apa yang sudah terjadi dengan ku dan mentari.... " ucap rains


"baik lah aku harus kembali ke barak sekarang salam untuk mentari kak..." ucap berlian


berlian mengendarai mobil nya jarak antara kota dan barak yang lumaya jauh di tengah jalan yang cukup sepi mobil berlian di jegat oleh dua orang berpakaian yang tidak Ia kenal


dengan hati-hati berlian keluar menemui kedua orang itu tanpa aba-aba dua orang itu menodong pistol ke arah nya berlian tetap bersikap tenang Ia melirik ke arah kiri dan kanan dengan dua kali tendangan kedua pistol itu Terjatuh ke bawah berlian memanfaatkan kesempatan itu untuk melumpuhkan kedua orang itu ketika berlian akan menyerang kembali kedua orang itu dengan cepat Kabur dari hadapannya......

__ADS_1


happy ready.....


__ADS_2