Mentari Untuk Sang Prajurit

Mentari Untuk Sang Prajurit
episode 159


__ADS_3

tidak butuh waktu lama sekitar 30menit wangi sedap dari masakan mentari berhasil mengentikan percakapan ketiga laki-laki yang sedang duduk di depan meja makan.....


mentari berjalan dengan kedua tanganya yang memegang dua mangkuk menu masakannya sederhana tetapi terlihat sedap, tumis kangkung, orek tempek, dan berbagai macam menu lain nya......


"makanan sudah siap..... " ucap mentari menghidangkan makanan di atas meja


"waw wangi banget.... " ucap riko


riko hendak menganbil orek tempek menggunakan tangan kiri nya tetapi dengan cepat mentari menepis tangan riko lalu menatap tajam ke arah nya.....


"jorok banget sih ko pakek sendok Sana...... " ucap mentari


"tau nih jorok tau gk lo mana pakek tangan kiri lagi.... " celetuk jofanes


"enak aja gw abis cuci tangan ya..... " ucap riko tak terima


"sayang tolong ambil kan aku nasi dan sayur nya...... " ucap berlian menyodorkan piring ke arah sembarangan


"baik lah kakak mau sayur apa ada tumis kangkung,orek tempek, martabak telor,senua yang aku masak kesukaan kakak......? " tanya mentari


"terserah aku makan semua nya... " ucap berlian


mentari menaruk berbagai menu di Sisi nasi yang ada di piring lalu menyodorkan nya kembali kepada berlian, memberikan sendok di sela2 jari berlian setelah itu mentari duduk di samping berlian


mentari lalu meraih centong nasi, jofanes dan riko yang berharap mentari juga Akan menuangkan nasi Kedalam piring mereka segera mengangmat piring di hadapan mentari....


"ngapain lo berdua..... " ucap mentari menuang nasi ke dalam piring nya

__ADS_1


"yaelah tar kita kan juga mau kayak berlian di siapin gitu..... " cibir jofanes


"ngimpi..... " ucap riko tanpa malu


"dih padahal lo juga berharap tadi jangan sok keras bro...... " ucap jofanes tak mau kalah


"berisik makan sana...." ucap riko


semua orang tampak menikmati masakan mentari yang memang rasa nya lumayan nikmat di lidah membuat riko menambah nasi dan lauk makan lagi tanpa malu-malu bak orang kelaparan jofanes yang melihat tingkah sahabatnya hanya bisah menggeleng tidak habis pikir......


"masakan lo enak tar, nyesel gw nolak tawaran bang rains buat jadi suami lo kalo tau gw terima-terima aja,kan lo holang kaya.... " ucap riko tanpa sadar


berlian yang mendengar ucapan riko tentang tawaran yang tak lain adalah perjodohan seketika menaruk sendok ke atas piring kembali ia menatap ke depan dengan tatapan tajam......


jofanes yang menyadari raut wajah berlian menginjak kaki riko begitu pula dengan mentari yang langsung memberikan tatapan tajam kepada riko......


berlian berdiri meraba-raba ke Sisi kiri nya mencari tongkat milik nya jujur detak jantung nya berdetak kencang ia takut berlian akan marah dengan perkataan riko barusan.....


"aku sudah kenyang kalian lanjut makan saja... " ucap berlian hendak berjalan tetapi tangan mentari menahan nya


"aku antar ke kamar kakak.... " ucap mentari


"tidak perlu kamu lanjut makan saja aku bisah sendiri.... " ucap berlian dingin


berlian melepas genggaman tangan mentari lalu perlahan berjalan menuju kamar nya duduk di Sisi ranjang mengarah ke jendela dengan suasana gelap seperti nya lampu Sengaja di matikan oleh berlian.....


setelah kepergian berlian, riko dan jofanes meminta maaf kepada mentari lalu pamit pulang, memastikan semua nya sudah beres mentari menuju kamar berlian, kamar dengan remang Cahaya mau tak mau mentari harus meraba ke arah dinding mencari tombol penghidup lampu....

__ADS_1


ketika lampu hidup berlian melirik ke arah belakang ia tau bahwa itu mentari, sebelum mentari mendekat ke pada berlian, berlian lebih dulu memberi nya pertanyaan.....


"apa teman-tema mu sudah pulang.....? " tanya berlian


"ia sudah kak.... " ucap mentari duduk di samping berlian


"apa kakak marah karna ucapan riko.....? " tanya berlian


"tidak.... " ucap berlian berusaha tersenyum walau sebenarnya ada nyeri di hati nya mengetahui bahwa kekasihnya sempat di jodohkan dengan pria lain


"benarkan emmm kalau begitu bagaimana kalo kita malam ini kencan.... " ucap mentari girang


"kencan......? " tanya berlian


"ia kak kita kencan, ke mall kita makan, nonton film, aku juga mau belanja kebutuhan kakak.... " ucap mentari


"tapi apa kamu tidak malu membawak ku kekeramain.... " ucap berlian


"iss kakak kok ngomong gitu aku gk pernah malu dengan keadaan kakak sekarang, baik lah aku akan bersiap-siap 15 menit oke kakak tunggu di sini saja.... " ucap mentari berlari bak anak kecil


jujur momen ini yang benar-benar mentari tunggu-tunggu selama menjadi kekasih berlian, ntah lah kesibukan di antara mereka tidak pernah memberi waktu untuk sekedar berjalan-jalan berdua seperti ini.....


mentari berdandan secantik mungkin ia ingin terlihat dress saat berjalan di samping pria tampan nya ia tak mau berlian melirik wanita selain diri nya.....


astrafiruallah karna cemburu dan rasa takut mentari sampek lupa kalo berlian gk bisah ngeliat hahahaha......


happy ready....

__ADS_1


"sebelum nya author lagi-lagi minta maaf karna baru up karna ibu author masuk rumah sakit jadi author gk bisah nulis untuk beberapa saat ini aja author nyuri-nyuri waktu cuma buat nulis 1 bab maaf bikin kalian nunggu dan kecewa.... 🙏"


__ADS_2