
kini pasukan kusus berlian suda tiba di selat selatan untuk menangkap komplotan illegal yang berusaha menyeludupkan ganja dan senjata tajam lewat tranportasi laut.....
semua pasukan memakai jas hitam mereka di larang memakai pakaian Tentara agar tidak memancing kepanikan dari masyarakat yang masih berkunjung di sekitar pantai.....
berlian memerintahkan pasukan nya untuk menyebar keseluruh penjuru pantai, berlian menaiki kapal menuju tengah-tengah laut untuk menghenti kan kapal yang akan mengarah ke daratan......
dengan sigap berlian dengan pasukanya menangkap satu persatu orang-orang yang bertugas melakukan penyeludupan ganja,
berlian melepas dari dan jas nya yang sudah kotor akibat kejar-kejar dengan tersangka tadi
kapten berlian menghubungi anggota BIN untuk Menangani kasus ini tetapi yang datang ternyata jofanes membuat berlian terkejut begitu pula dengan jofanes sudah begitu lama mereka tidak bertemu dan sekarang mereka di pertemukan oleh kasus ini......
"jofanes...... " ucap berlian
"berlian apa kabar.... " ucap jofanes
__ADS_1
"aku baik jika ada waktu kita bertemu kembali aku pemit kembali ke barak.... " ucap berlian
"apa kamu sudah bertemu dengan mentari...? " tanya jofanes berlian tidak menjawab Ia hanya menanggapi dengan anggukan
"dia belum menikah anak yang memanggil nya dengan sebutan mamah itu bukan anak nya jika ada waktu nanti aku akan menceritakan sesuatu kepada mu..... " ucap jofanes melangkah menuju mobil nya
"jangan beri tahu mentari bahwa kamu sudah memberitahu ku.... " teriak berlian di angguki jofanes
berlian kembali ke barak bersama dengan pasukan nya, tidak henti-henti nya berlian tersenyum kini pertanyaan nya terungkap dari awal Ia sudah merasa kan bahwa mentari belum menikah......
berlian menghadap kepada komandan untuk memberi laporan tentang kasus yang baru saja aja selesaikan, kini di internet di penuh kan dengan berita tentang penyeludapa ganja dan uji coba cairan menggunakan kucing sebagai alat coba nya.....
"kemari kalian semua..... " teriak pria itu
semua anak buah nya masuk ke dalam ruangan pria tersebut,tidak ada yang berani menatap nya semua takut untuk mengeluarkan satu katapun.....
"siapa yang bertugas mengurus semua ini.... " teriak pria melempar botol wins ke arah tv
"saya boss.... " ucap empat anak buah nya
__ADS_1
"berikan aku pistol kalian.... " teriak nya kembali
tanpa aba-aba pria tersebut menembak Kepala ke empat anak buah nya hingga tewas semua orang yang ada di ruangan itu tidak berani untuk menolong ke empat teman mereka
"aku sudah berkali-kali memperingatkan kalian untuk melakukan semua nya dengan hati-hati tapi mengapa kalian masih saja cerobah, kalian semua membuat ku harus menangung kerugian begitu besar dasar bodoh siapa yang menyebab kan semua ini..... " teriak pria itu
"kapten berlian dari barak, dan kapten jofanes dari BIM boss.... "
"Berlian apa dia mantan ke kasih dari pujaan hati ku....? " tanya pria itu mengingat-ingat nama berlian
"Ia bos benar menurut info yang saya dapat mereka sekarang kembali dekat lagi.... "
"berlian dan jofanes akan aku musnahkan mereka jika mereka tidak mati akan menjadi penghalang dari Bisnis ku dan penghalang diri ku untuk mendapatkan mentari.... " ucap pria itu tersenyum licik lalu menembak anak buah nya itu
"aku tidak memerlukan diri mu lagi selamat bertemu dengan keempat teman mu yang tidak ada guna itu di Neraka....... " ucap pria itu tertawa
"baiklah kita mulai permainan sekarang bagaimana jika kita mulai dari pendekatan kembali.... " gumam nya
happy ready......
__ADS_1