
tepat pukul 20:00 malam mentari tak kunjung datang membuat berlian semakin risau berkali-kali Ia mencoba menelpon mentari tetapi tidak ada jawaban sersat Toby yang tidak sengaja melintas di sekitat area berlian menghampiri berlian......
"kapten sedang apa berdiri di sini sedari siang....? " tanya sersat Toby
"hanya mencari angin.... " ucap berlian berbohong
"apa perlu Saya temani kapten.... " ucap sersat Toby
"Tidak-tidak perlu kamu lanjutkan saja tugas mu..... " ucap berlian berusaha menolak
"baik lah kapten.... " ucap sersat Toby
tak lama dari kepergian sersat Toby mentari datang dengan mobil milik berlian yang Ia pinjam secara paksa dengan cepat berlian menghampiri mentari......
dari kejauhan Toby yang tak benar-benar pergi mengintip dari celah dinding ingin mengetahui apa yang kapten nya sedang lakukan......
"dasar bilang nya cari angin tau nya nungguin pacar emang ya kapten berlian terlalu Gengsi..... " ucap Toby tanpa menyadari bahwa sersat mayor jordan juga ada di belakang punggung nya
"benar kapten berlian terlalu gengsi bahwa dia sedang menunggu pengacara mentari tetapi jika ucapan mu barusan di dengar oleh kapten Aku yakin besok pagi kamu akan berlari hingga kembali malam lagi..... " ucap jordan mengejutkan Toby
sersat toby yang mengenal jelas suara sersat jordan perlahan melirik ke belakang mendapatkan tatapan tajam dari sersat jordan Ia tersenyum kepada sersat jordan lalu berlari meninggal sersat jordan begitu saja.....
"haisss bocah itu lagian apa yang sedang Ia lihat..... " gumam jordan menatap ke arah berlian
__ADS_1
mentari yang melihat berlian berjalan ke arah nya dengan cepat membukak pintu mobil lalu turun berjalan tanpa menghiraukan berlian yang memanggil nya sedari tadi mentari memilih menuju kamar nya untuk member sih kan diri seharian ini Ia menghabiskan waktu bersama vano, reza dan rains tak lupa juga mentari mengajak jofanes dan arga untuk bergabung sesuai keinginan reza.....
berlian mengejar mentari hingga ke kamar nya berkali-kali berlian mengetuk pintu kamar hingga dokter Bella datang menghampiri nya......
"kapten sedang merayu mentari agar memaafkan mu kapten....? " tanya Bella
"hemmm..... " ucap berlian
"buat kan dia sebuah makanan sejenis sup ayam dia paling suka dengan makan itu.... " ucap Bella
"dari mana kamu tau bahwa mentari suka dengan makanan itu......? " tanya berlian
"aku cukup mengenali nya.... " ucap Bella
Bella yang melihat kedatangan jordan pergi begitu saja tanpa menghiraukan keberadaan jordan hingga membuat jordan kehabisan akal untuk membujuk diri nya begitu pula dengan nasip berlian sekarang......
"mengapa sulit sekali membujuk prempuan jika sedang Marah.... " ucap jordan
"bukan hanya kamu aku sudah mengenal mentari cukup lama tetapi aku baru tau makanan kesukaannya.... " ucap berlian
"kapten begitu parah sekali makanan kesukaan pacar sendiri gk tau..... " celetuk jordan
"diam lebih baik kamu menolong ku memasakan sesuatu untuk mereka berdua agar tidak Marah lagi dan kembali baik.... " ucap berlian menarik tangan jordan
__ADS_1
kini jordan dan berlian sudah tiba di dapur barak berlian mengulek bawang dan cabai sedangkan jordan memotong-motong ayam menggunakan penggaris menurut nya agar ukuran potongan ayam sama panjang besarnya.....
berlian yang melihat jordan mengukur ayam menggunakan penggaris melempar jordan menggunakan bawang membuat jordan menatap nya.....
"hy apa yang sedang kamu lakukan menggunakan penggaris itu....? " tanya berlian
"ini agar potongan ayam nya sama... " ucap jordan menatap berlian namun tatapannya kepada berlian membuat Ia tertawa hingga perut nya terasa sakit
"kapten apa yang kamu lakukan dengan pakaian perang itu kita hanya akan memasak bukan ingin perang melawan musuh..... " ucap jordan di sela tawa nya
"sersat jordan memasak itu sama seperti perang menggunakan peralatan dapur kamu lihat pisau ini tajam jika kita tidak hati-hati Menggunakan nya maka kita akan terluka seperti kita berperang untuk melawan perdamayan negara musuh terbesar kita adalah senjata api atau pistol begitu pula dengan memasak musuh kita adalah pisau, dan kompor ini.... " ucap berlian
berlian menyalakan kompor ketika kompor hidup dan mengeluarkan api berlian terkejut hingga menyenggol teko minum yang ada di samping nya membuat semua lantai menjadi basah......
kini masakan sudah tersaji dengan indah di dua mangku berukuran cukup besar bersamaan dengan suasana dapur yang kacau akibat berlian dan jordan, mereka berdua berusaha membujuk mentari dan Bella untuk mengikuti mereka ke dapur......
kini mentari dan Bella sudah ada di dapur bersama dengan berlian dan jordan, mentari melirik keadaan dapur saat ini lalu Ia menatap ke arah bella mereka berempat berjalan menuju mejah yang sudah terhidang sup ayam dan nasi.....
"dokter Bella apa kamu yakin akan memakannya....? " tanya mentari
"penyajiannya rapi tapi aku ragu dengan rasa nya kamu sudah melihat nya sendiri bagaimana keadaan dapur saat ini..... " bisik Bella
Berlian dan jordan tersenyum menatap kedua wanita mereka perlahan Bella Mengambil piring dan sendok begitu pula dengan mentari melakukan hal yang sama seperti Bella sedikit demi sedikit mentari menuangkan kuah sup ke dalam nasi......
__ADS_1
happy ready.......