Mentari Untuk Sang Prajurit

Mentari Untuk Sang Prajurit
episode 103


__ADS_3

jofanes membiarkan mentari menangis di samping nya hingga mentari merasa tenang dan memikirkan bagai mana cara bendapatkan bukti atas kejahatan-kejahatan anggi agar di penjara seumur hidup bukti yang Ia dalam belum memberatkan posisi anggi, anggi yang memiliki kerja sama dengan polisi membuat nya akan mudah keluar dari penjara.....


kini berlian sudah di pindah kan ke ruang rawat tetapi diri nya belum juga siuman arga menjelaskan kepada rains bahwa semua ibu efek samping dari bius setelah oprasi sedangkan riko setelah melakukan oprasi Ia di nyatakan koma karna sudah kehilangan darah begitu banyak......


keesokannya mentari membukak kembali kasus kecelakaan yang menimpa keluarga nya Ia mengirim surag ke pada hakim untuk melakukan sidang pertama sebelum itu mentari di bantu jofanes mencari bukti dengan kembali ke gedung usang itu untuk mencari bukti lebih banyak.....


jofanes dan mentari memasuki sebuah ruangan yang terlihat rapi Jofanes membukak helai putih yang menutupi sebuah papan betapa Terkejut nya mentari semua foto diri nya terpajang di Sana Ia melihat ke arah lain foto semua Korban yang sudah anggi bunuh termaksut kedua orang tua mentari, kakak ipar serta adik nya.....


"fan apa-apaan ini.... " ucap mentari hendak merobak sebuah foto bugil tubuh seseorang yang wajah nya di ganti dengan wajah mentari


"jangan di robak masukan ke kantung ini sebagai bukti.... " ucap jofanes


mentari mengikuti printah dari jofanes Ia memasukan foto tersebut ke dalam kantung lalu meraih ponsel nya Ia memotrest kedua papan yang berisi foto-foto nya dan foto orang-orang yang udah anggi bunuh.....


jofanes mengajak mentari ke belakang gedung tersebut terlihat sebuah tong berisi air yang menimbulkan kepala prempuan jofanes dan mentari mendekat kearah Sana ternyata sosok prempuan itu Margaret yang sudah kehilangan nyawa nya ternyata TIM militer belum berhasil menemukan keberadaan Margaret.....


tubuh mentari tiba-tiba panas dingin kejadian beberapa tahun yang lalu kembali melintas dimana rains berusaha menutup mata mentari agar tidak melihat sesuatu yang di rebut di dalam gentong......


"ikan-ikan besar..... " ucap mentari lalu kehilangan kesadaran ya


dengan cepat jofanes menangkap tubuh mentari lalu membawak nya menuju mobil, jofanes menghubungi Tim nya untuk segera menuju ke lokasi nya agar bisah mengangkat tubuh Margaret, setelah menghubungi Tim nya jofanes mencari minyak kayu putih dan mengoleskan nya di hidup mentari....

__ADS_1


setalah mentari sadar jofanes memerintahkan Tim nya untuk membawak mayat Margaret di bawak ke rumah sakit, jofanes dan mentari menyusul ke rumah sakit untuk mengurus semua nya mentari menatap tubuh kaku Margaret tangan mentari terulur memegang tangan Margaret bayangan-bayang ke bersamaan mereka terlintas di ingatannya.....


"Margaret terimakasih untuk semua kebaikan mu dan ketulusan mu selama ini mengurus bang rains maaf karna bang rains tidak bisah membalas perasaan mu aku menyayangi mu....... " batin mentari


kini mayat Margaret sudah di bersikan dan di Mandikan tepat jam 11:00 siang Margaret telah di kebumikan mentari tak henti-henti nya menangis di atas gumbukan tanah merah jofanes mengajak mentari untuk kembali ke rumah sakit melihat keadaan berlian dan riko.....


mentari dan jofanes sudah berada di ruangan riko yang belum sadar kan diri dari komanya alat yang terpasang di tubuh nya begitu banyak membuat jofanes meneteskan air mata Ia menyesal selama ini tidak pernah mengetahui bahwa riko dan anggi adalah saudara tiri selama ini riko hidup sendiri ini alasan riko berkerja paruh baya, di sekolah riko selalu bersikap cuek jika bertemu dengan anggi membuat jofanes tidak pernah menaruh kecurigaan kepada riko......


mentari memberikan jofanes waktu sendiri bersama riko ia pergi ke ruangan berlian yang masih belum sadar kan diri setelah oprasi kemarin.....


"kak bangun..... " ucap mentari menangis


"apa kakak tega melihat ku menangis dari kemarin apa benar kata bang rains aku akan menjadi prawan tua apa kakak tega membiarkan itu semua terjadi, bangun kak aku bagaimana aku menangani berita yang akan tersebar nanti nya adik dari pe milik acc grub kehilangan tunanganya dengan mengenaskan,kak harus mengganti uang ku yang sudah habis untuk biaya oprasi kakak.... " ucap mentari di sela tangis nya


"tidak perlu transfer saja ke ATM ku... " ucap mentari


"berikan no rekening mu.... " ucap berlian bangkit dari tidur nya dan duduk


mentari yang baru menyadari suara berlian mengangkat kepala nya menatap berlian ternyata sedari kemarin berlian sudah sadar........


"apa ternyata kakak sudah sadar.... " ucap mentari

__ADS_1


"sudah sedari kemarin hanya saja aku masih ingin istrihat..... " ucap berlian


"jadi kakak denger semua yang aku ucapakan tadi....? " tanya mentarj


"hee aku mendengar semua nya kamu bilang takut akan menjadi prawan tua.... " ucap berlian tersenyum


"tidak.... " ucap mentari salting


"aku sudah tahu lama bahwa kamu belum pernah menikah dan reza anak dari kak rains jofanes dan kak rains yang menceritakan kepada ku.... " ucap berlian tersenyum


"hisss.... " ucap mentari kesal


"berikan ponsel mu..... " ucap berlian meraih ponsel mentari


"aku sudah mentranfer uang yang kamu gunakan untuk oprasi ku.... " ucap berlian memberikan ponsel mentari


"dasar..... " ucap mentari melihat nomil uang yang di kirim berlian lalu tersenyum man is


"aku akan menghubungi ibu dan adelia agar mereka tau keadaan kakak.... " ucap mentari


"jangan beri tahu ibu aku tidak ingin mereka khwatir ini sudah resiko yang harus aku terima menjadi Tentara..... " ucap berlian

__ADS_1


"baik lah..... " ucap mentari mengurungkan niat nya


happy ready.....


__ADS_2