Mentari Untuk Sang Prajurit

Mentari Untuk Sang Prajurit
episode 56


__ADS_3

kini berlian sudah siap menuju bandara terlihat raut kesedihan di wajah ibu yang enggan melepas kepergian anak laki-laki nya itu begitu juga dengan mentari yang enggan berpisah jauh dal jangan waktu cukup lama namun dengan sebisah mungkin menutup kesedihannya agar ibu tidak semakin sedih....


"jaga diri baik-baik di sana.... " ucap ibu memeluk berlian


"iya bu berlian berangkat sekarang.... " ucap berlian menyalimi punggung tanggan ibu begitu pula dengan mentari


kini taxi online sudah tiba di halaman rumah berlian, dengan hati hampa berlian masuk ke dalam mobil di ikuti mentari mentari memencet nomor yang bertulis nama jofanes....


"Hallo lo di mana fan....? " tanya mentari


"gw lagi nongkrong Nih sama riko sama cewek gw juga..... " ucap jofanes


"30 menit lagi jemput gw di bandara.... " ucap mentari lalu memutuskan sambungan telpon sepihak


jofanes menatap layar ponsel nya lalu ia menatap tasya tidak mungkin ia meninggalkan tasya dan menjemput mentari lagi-lagi is di buat merasa kesal dengan mentari yang memutuskan telpon begitu saja tanpa memberi kesempatan jofanes untuk menjawab nya....


"ko jemput mentari di bandara.... " ucap jofanes


"lah kok gw sih makanan gw kan belum abis.... " ucap riko


"terus gw ya kalik gw ninggalin tasya Sana jemput kalo lo telat siap-siap aja dengerin ocehan siluman ular gw kasian sama lo jadi obat nyamuk kita berdua.... " ucap jofanes

__ADS_1


"apaan sih gk boleh gitu ih.... " ucap tasya memukul bahu jofanes


"sialan lo... " ucap riko menyambar konci mobil milik jofanes


"gk papa yang sesekali jailin riko... " ucap jofanes


riko memutar balik tubuhnya kembali menghadap ke arah jofanes


"ngomong-ngomong ucapan lo barusan ngatain mentari siluman ular udah gw rekam siap-siap jadi santapan makan malam siluman ular hahaha.... " ucap riko kembali berjalan


"woy hapus sialan.... " teriak jofanes melempar kacang kulit kearah riko


kini berlian dan mentari sudah tiba di loby bandara mentari masih tetap menggenggam tangan berlian rasa nya enggan untuk melepas genggaman tersebut sesekali berlian mencium punggung tangan mentari....


"Aku jalan sekarang ya jaga diri baik-baik.... " ucap berlian


"janji kalo ada kesempatan harus kasih kabar ya.... " ucap mentari


"ya Aku janji... " ucap berlian


berlian menarik tubuh mentari kedalam pelukannya cukup lama hingga terdengar suara riko memanggil nama mentari, berlian melepas pelukannya dan menatap riko yang berlari ke arah mereka berdua....

__ADS_1


"udah tuh pelukannya pesawat lo udah Mau take out tuh.... " ucap riko tersenyum


"iya Aku jalan sekarang jaga dia ya bro.... " ucap berlian melepas genggaman tangan mereka berdua


mentari menatap punggung berlian hingga tidak terlihat, riko menepuk punggung mentari hingga membuat nya Terkejut dan menatap ke arah riko...


"yuk kita ke cafe..... " ajak riko menarik tangan mentari masuk ke dalam mobil


"ini mobil jofanes kan....? " tanya mentari


"ia gw pinjem mobil dia.... " ucap riko


mobil berjalan cukup kebut hingga tak butuh waktu lama untuk sampai di cafe tersebut mentari enggan turun dan bergabung ia sibuk menatap layar ponsel nya melihat wallpaper foto berlian dan ia juga teringat bahwa di Sana ada ke kasih jofanes.....


mentari belum juga turun dari dalam mobil hingga riko menarik paksa mentari keluar dari dalam mobil.....


"riko gw pengen pulang gw males nongkrong..... " teriak mentari mencoba terlepas dari riko


"gw tau lo lagi galau supaya lo gk terlalu sedih kita ngopi.... "bujuk riko dengan tetap menarik tangan mentari


"ko, kak berlian serius gk ya sama gw, dia bakal selingkuhin gw gk di Sana....? " tanya mentari

__ADS_1


"enggak bakalan..... " jawab riko singkat


happy ready


__ADS_2