Mentari Untuk Sang Prajurit

Mentari Untuk Sang Prajurit
episode 163


__ADS_3

setelah menghabiskan waktu seharian di pasar malam mentari dan berlian memutuskan untuk pulang namun sebelum pulang mentari mengantar reza pulang agar tidak membuat sang abang cemas......


mentari mengantar reza di depan pintu rumah Saja setelah memastikan reza benar-benar masuk mentari kembali ke dalam mobil melanjutkan perjalanan mereka untuk kembali ke rumah.....


saat reza melangkah masuk ke dalam rumah ternyata sang ayah sudah menunggu kepulanganya sedari tapi, reza berlari mendekat ke arah ayah nya....


"ayah...... " teriak reza


"hem Jagoan ayah udah pulang ternyata, lo mamah mentari nya mana kok reza sendirian.....? " tanya rains


"mamah pulang yah.... " ucap reza


"oooo tadi reza main ke mana aja sama mamah....? " tanya rains kembali


"sama papah..... " ucap reza


"papah, papah siapa yang reza maksut.... " ucap rains


"papah ian lo yah yang suka ajak reza main sama mamah tapi kasian banget deh yah sekarang papah ian jalannya pakek tongkat kata mamah, papah gk bisah liat jadi jalan nya pakek tongkat.... " ucap reza


"maksut reza papah berlian buta.....? " tanya rains


"iss bukan buta ayah tapi gk bisah liat kayak gini jalannya.... " reza berlari menuju dapur mengambil sapu lalu mempraktekkan cara berlian ber jalan


rains menghela napas dalam-dalam selama ini Ia tidak tau bahwa berlian selamat dan masih hidup mengapa mentari tidak memberitahu nya akan hal ini apa karna berlian sekarang buta.....


"aku harus menemui mentari untuk membuktikkan ucapan reza saat ini.... " batin rains


"ayah kok ayah ngelamun sih..... " ucap reza


"ah tidak nak sekarang kamu bersih-bersih ya, reza mau gk ke rumah aunti ika......? " tanya rains

__ADS_1


"mau mau yah reza kangen banget sama aunti cantik andai aja aunti bisah tinggal sama kita ya yah.... " ucap reza


"ya udah sekarang reza mandi ya.... " ucap rains reza mengngaguk tanda mengerti


rains mengirim pesan via chat kepada ika bahwa ingin menitipkan reza di rumah nya karna keadaan rumah yang tidak ada orang karna mbok mirnah pembantu rains sedang cuti tentu Saja dengan senang hati ika bersedia....


niat hati mentari ingin memasak untuk berlian tetapi rencana nya gagal akibat telpon dari sahabatnya riko yang memintaknya untuk datang ke rehabilitas entah masalah apa mentari pun tidak tau....


dengan berat hati mentari harus meninggalkan berlian sendirian berharap tidak akan terjadi apa-apa dengan berlian nanti.....


dengan ber jalan tergesah-gesah mentari masuk ke dalam bangunan serba butih yang notabet nya tempat seseorang yang mengalami stress atau gangguan jiwa....


ternyata di Sana tidak hanya ada riko tetapi juga ada jofanes yang sudah menunggu nya sedari tadi jofanes yang lebih dulu melihat kedatangan mentari melambaikan tangan ke arah mentari.......


"ada masalah apa sebenarnya......? " tanya mentari


"ikut kita.... " ucap jofanes


mentari berjalan mengikuti jofanes dan riko dengan di dampingi beberapa perawat di sana, langkah mereka terhenti di depan ruangan tidak terlalu luas terdapat sosok laki-laki yang duduk meringkuk menatap kosong ke arah mereka....


"sebenarnya anggi sudah 1 bulan berada di sini Ia di nyatakan gangguan jiwa karna tekanan yang selama ini Ia rasakan dia juga sudah beberapa kali hendak melakukan pencobaan bunuh diri di sel..... " ucap riko


"gw sedih liat dia kayak gini bagai manapun dia saudara tiri gw walau kami saling membenci, gw tau alasan dia kayak gini mungkin karna gk terima ayah nya nikah lagi sama nyokap gw setau gw nyokap gw mantan kekasih ayah nya, selama ini ayah toni gk pernah cinta sama nyokap dia mereka menikah karna perjodohan karna itu ayah toni harus putus sama nyokap gw dia gk mungkin terima itu semua.... " ucap riko


"sabar ko kita berdoa aja semoga anggi cepet sembuh dan kembali ke kita semua..... " ucap jofanes


"tar gw minta maaf atas nama anggi ke lo.... " ucap riko mentari tidak menjawab ia hanya diam larut dalam keheningan


setelah hampir 1 jam berada di Sana melihat keadaan anggi mini mereka bertiga pergi menggunakan mobil masing-masing, riko bersama dengan jofanes sedang kan mentari mengendarai Mobil nya sendiri....


ketika Ia hendak masuk kejalur jalan ke arah apartemen nya tiba-tiba Bella Memintaknya untuk datang ke rumah sakit membicarakan tentang keadaan berlian......

__ADS_1


"ada apa dokter bella.....? " tanya mentari


"biasa aja gw mau kasih tau berita bahagia buat lo dan berlian.... " ucap Bella


"apa itu....? " tanya mentari


"ada pendonor korneo mata untuk berlian aku sudah Meminta dokter burhan untuk mengecek mata orang itu apakah cocok untuk berlian atau tidak ternyata hasil nya cocok.... " ucap dokter Bella


"apa lo bener kan gk boong berapa orang itu Meminta bayaran aku ingin bertemu dengan nya.... " ucap mentari


"orang itu tidak Meminta apa-apa dan dia juga ingin identitas nya tidak di ketahui siapa-siapa.... " ucap bella


"aneh sekali tapi dia juga baik sekali.... " batin mentari


"emm kapan akan di lakukan operasi nya....? " tanya mentari


"dua Hari lagi besok bawak berlian ke sini untuk mengecek kondisi mata nya saat ini.... " ucap Bella di angguki mentari


di tempat lain rains sedang melajukan mobil nya ke arah apartment mentari tentu Saja setelah mengantar reza ke pada ika, berkali-kali rains memencet bel apartemen mentari tetapi tidak ada tanda-tanda seseorang yang akan kembukak pintu....


hingga suara bel terakhir pintu terbukak tetapi bukan mentari melainkan berlian betapa terkejutnya rains melihat berlian berada di apartemen sang adik.....


"siapa..... " ucap berlian


"berlian...... " ucap rains


"bang rains.... " ucap berlian tertunduk


rains dan berlian duduk di sofa tidak ada pembicaraan di antara mereka berlian meresa khawatir bahwa rains akan menentang hubungan mereka nanti nya dengan keadaan nya yang buta ini.....


rains mengusap kasar wajah nya benar-benar adik nya mengambil ke putus an yang besar tinggal seatap dengan pria yang belum muhrim di tambah lagi dengan keadaan berlian yang buta di mana pikiran sang adik, rains akan mengintrogasi setelah mentari datang nanti.....

__ADS_1


happy ready....


"yoooo gimana kelanjutan ceritanya ni.....?🤣🤣"


__ADS_2