Mentari Untuk Sang Prajurit

Mentari Untuk Sang Prajurit
episode 97


__ADS_3

"kalian semua bodoh aku memperkerjakan kalian ber tahun-tahun selama ini kenapa bisah terjadi aku sudah berkali-kali menyuruh kalian memastikan bahwa tidak ada yang selamat dari kecelakaan maut itu tapi apa rains dan anak nya selamat,dimana prempuan itu dia sudah berani menghianati ku tangkap dia dalam waktu 24 jam dan bawak kedua polisi tidak becus itu ke markas aku harus menemui jeksen sekarang..... " teriak pria itu


"baik bos... "


pria itu mengacak rambut nya prustasi semua bisnis nya gagal karna kehadiran jofanes dan berlian dia menanggap bawah mereka berdua penghalang untuk nya, di tambah dengan mentari yang terus mencari tau tentang kecelakaan yang menimpa orang tua nya.......


"aku akan bunuh orang-orang itu.... " gumam pria tersebut


pria itu meraih jas hitam nya lalu mengamambil salah satu pistol nya Ia masukkan kedalam saku jas nya dua anak buah nya ikut bersama nya menuju club malam terlihat dari jauh sosok yang ingin Ia temui sudah menunggu nya sedari tadi......


pria itu duduk dengan santai nya Ia meminta dua anak buah nya untuk menunggu di luar agar tidak memancing kecurigaan dari pengawal klub tersebut.....


"saya tidak ingin membuang-buang waktu untuk membicarakan ini lagi anda sudah gagal mengirim senjata tajam dan ganja itu kepada klayen saya.... " ucap jeksen


"beri saya waktu 3 hari maka barang itu sudah sampai di tangan klayen anda... " ucap pria itu


"anda mengulur waktu saya ingin barang itu sampai besok pagi atau tidak saya ingin uang saya kembali...... " ucap jeksen


"anda ingin mengancam saya.... " ucap pria itu menodong kan pistol ke arah Kepala jeksen

__ADS_1


"ma-aaf.... " ucap jeksen


"anda sudah tau bagaimana kehidupan saya janhan mencoba untuk mengancam saya jika saya meminta waktu 3 hari maka anda harus menuruti nya jika anda tidak ingin nyawa anda melayang.... "ucap pria itu


" ba-ik... "ucap jeksen terbata


" bagus...... "pria itu menepuk pipi jeksen lalu meninggal jeksen begitu saja


ketika pria itu hendak berjalan menuju pintu keluar seorang wanita sexsi mendekati nya mencoba menggoda nya tangan wanita penghibur itu menyentuh wajah nya hal yang tidak Ia suka jika tubuh nya walau hanya seujung kuku di sentuh oleh wanita Ia akan berubah menjadi beruntal.....


"jangan berani kau menyentuh wajah ku jika tidak ingin tangan mu ku patahkan... " ucap pria itu penuh penekanan


"habisi dia potong tangan nya yang sudah berani menyentuh wajah ku.... "ucap pria itu


memerintahkan kedua anak buah nya


dia keluar dengan mimik wajah dingin bayangan masa lalu di mana ayah nya berselingkuh dengan banyak wanita melakukan tindakan kejahatan demi mendapatkan kekayaan dan selalu menyakiti ibu nya hingga hembusan napas terakhir ibu nya sang ayah masih sempat menyakiti hati ibu dan diri nya....


pria itu mengendarai mobil dengan kecepatan tinggi menuju markas bayangan-bayang wanita yang membelai wajah nya membuat nya teringat kepada kelakuan bejat sang ayah dia memang penjahat membunuh tetapi dia tidak pernah bermain wanita karna wanita yang Ia harap kan hanya mentari saja......

__ADS_1


*


di apartemen kini mentari menyiap kan makanan yang di bawak oleh arga sebelum memanggil rains, jofanes, dan arga mentari berjalan menuju kamar reza untuk membantu reza bersih-bersih dan berganti baju....


semua orang sudah berada di meja makan mentari menyuapi reza dengan telaten sesekali Ia menanggapi candaan dari ketiga pria di hadapannya mentari menatap arga Ia teringat di mana suasana dulu setiap pagi mamah selalu menyiap kan sarapan untuk nya, melda dan ayah nya tak jarang kedua sahabatnya nya juga ikut sarapan bersama mereka Ia teringat dengan sosok Riko yang tidak pernah mengunjungi nya atau mencari nya.....


"fan lo udah dapet kabar dari Riko....? " tanya mentari


"belum tar gw udah berusaha buat cari tau dimana keberadaan riko selama ini tapi belum juga ketemu gw gk tau dia dimana semua temen-temen juga gk ada yang tau dia dimana.... " ucap jofanes


"Riko temen kalian berdua pas sekolah dulu kan....? " tanya rains


"ia bang mentari kangen sama riko.... " ucap mentari


"sabar tar nanti kita semua pasti bakal nemuin keberadaan riko... " ucap arga


"mamah lagi suap nya.... " ucap reza


mentari kembali menyuapi reza hingga makanan nya habis setelah itu ia meminta reza untuk bermain di kamar nya,sekarang giliran diri nya untuk menikmati hidangan yang membuat diri nya tergiur sedari tadi.......

__ADS_1


happy ready......


__ADS_2