Mentari Untuk Sang Prajurit

Mentari Untuk Sang Prajurit
episode 105


__ADS_3

hari yang di tunggu tiba mentari menggunakan seragam kerja nya dengan semangat ia di temani rains dan jofanes masuk ke ruang sidang semua orang sudah ada di Sana termaksut anggi Yang sedari tadi menatap ke arah nya mentari duduk bersama dengan asistennya ika.....


semua orang berdiri ketika Yang mulia Hakim memasuki ruang persidangan setelah itu anggi di pinta untuk duduk di bangku yang menghadap ke arah Yang mulia persidangan di mulai dengan mentari Yang menunjukkan sebuah foto Yang ia ambil di bangunan tempatnya di sekap....


"apa anda mempunyai bukti Yang lain.... " tanya Hakim


"dia sudah menyabotase mobil Yang di kendarai keluarga saya dia juga sudah berkerja sama dengan polisi untuk menupi bisnis illegal nya yaitu penyeludupan Senjata apa dan narkoba ini hasil tes bahwa ia juga mengkonsumsi narkoba selama ini.... " ucap mentari


"apa tuduhan anda ini memiliki bukti Yang mendasar.... ? " tanya Hakim


"di sini semua bukti ada silahkan di dengar.... " ucap mentari menyalakan rekaman suara


semua orang mendengarkan rekaman suara tersebut anggi tidak mengelak sama sekali ia hanya tersenyum licik kepada rains dan jofanes Yang juga ada di Sana setelah menunjukkan rekaman tersebut Hakim menatap anggi lalu memberikan keputusan.....


"saudra anggi apa anda akan melakukan pembelaan....? " tanya Hakim


"tidak Yang mulya saya Mengaku salah.... " ucap anggi


"dengan bukti ini saoudara anggi anda di kenakan denda 10milyar karna sudah melakukan pencobaan obat dengan menggunakan kucing, dan penyeludapan Senjata tajam, serta melakukan pembunuhan Yang berencana dan anda sudah Mengaku bersalah maka anda akan di penjara seumur hidup dan polisi Yang berkerja sama dengan saudara anggi akan di denda 100 juta di pecat Dari kepolisian dan akan di penjara selama 20tahun.... " ucap Hakim mengentuk palu

__ADS_1


"tidak Yang mulya dia harus di hukum mati dia sudah membunuh orantua saya dia sudah banyak membunuh orang-orang di sekeliling nya dia psikopat karna dia riko koma sampai sekarang...... " teriak mentari


"pengacara mentari keputusan saya sudah benar dan tidak dapat di ganggu gugat.... " ucap Hakim pergi meninggal ruang sidang


polisi membawak anggi kembali menuju sel mentari menangis ia tidak terima dengan keputusan Hakim Yang hanya memberi humanan seumur hidup ika, jofanes mencoba menenangkan mentari.....


rains memeluk erat adik nya ia tau kerja keras mentari selama ini untuk menuntut keadilan ia juga berharap bahwa anggi akan di hukum mati tetapi setidaknya anggi akan membusuk di penjara selama nya.....


"dek udah ini kita harus bener-bener iklasin kepergian ayah mamah dan melda ini memang udah takdir Allah jangan mempersulit jalan mereka setidak nya sekarang orang Yang menyebabkan kita berdua kehilangan keluarga Yang paling kita sayangi sudah mendapatkan hukumannya.... " ucap rains


"tapi bang karna dia aku kehilangan ayah karna dia aku gk bisah ngerasain masakan mamah lagi, karna dia aku gk punya adik lagi, karna dia aku kehilangan mba citra dan bikin abang dan reza kehilangan mba citra,karna dia rasya gk tau rasa nya bertubuh besar..... " ucap mentari menangis


"udah dek.... " ucap rains ikut menangis


tanpa di sengaja ika dan jofanes berpapasan dengan arga Yang akan mengecek keadaan pasien nya ika merasa kecewa kepada arga yang Mengabaikan panggilannya dan malah memilih untuk tetap berjalan....


hari ini berlian sudah di perbolehkan untuk


pulang tetapi berlian masih setia menunggu kedatangan mentari hingga bella datang untuk mengecek kembali keadaanya sebelum pulang.....

__ADS_1


"sersat jordan bukan kah di sini ada dokter Bella kenapa kau cuek kepadanya....? " ucap berlian


"tidak kapten saya permisi keluar dulu...... " ucap jordan


jordan keluar begitu saja meninggal berlian dan Bella dengan cepat Bella keluar menyusul jordan yang sudah berada di halama rumah sakit Bella berlari mengejar jordan yang semakin Jauh......


"sampai kapan kamu menghindar.... " ucap Bella


"kita sudah tidak ada hubungan apapun lagi.... " jordan


"apa karna ibu ku, sersat jordan Aku hanya menginginkan mu tidak ada yang lain kenapa kamu malah menghindari ku apa salahku.... " ucap Bella menangis


"kamu tidak ada salah Aku yang salah.... " ucap jordan kembali berjalan meninggal Bella yang masih menangis


Bella menangis menatap kepergian jordan ia tidak menyalakan jordan akan meninggal nya begitu saja hanya karna ibu nya yang ingin menjodohkannya kepada pria lain Bella memutuskan untuk pergi ke toilet untuk membersihkan wajah nya......


jordan kembali ke ruangan berlian untuk membantu berlian bersiap-siap kembali ke barak......


"kapten apa anda sudah siap mendapatkan hukuman....? " tanya sersat jordan

__ADS_1


"entahlah mungkin hukuman yang akan di berikan komandan kali ini lebih berat.... " ucap berlian


happy ready.....


__ADS_2