
mentari menjinjit ia mencium ke dua Mata berlian lalu kembali memegang tangan berlian, mentari tetap menampilkan senyum manis nya walau berlian tidak bisah melihat senyum itu.......
"kakak tau aku jatuh cinta pandangan pertama dari ke dua bola Mata indah kakak saat menatap ku pertama kali di pasar malam...... " ucap mentari
"aku Akan selalu mencintai kaka dan Akan selalu ada di samping kaka jangan pernah tinggalin aku lagi.... " ucap mentari
berlian tidak menjawab ia meraih mentari ke dalam pelukan nya air Mata berlian jatuh begitu saja ia merasa bersyukur sudah di berikan wanita berhati emas seperti mentari....
ketika berlian dan mentari sedang ber pelukan suara ponsel mentari tidak henti-henti nya berdering menghancurkan suasana romantic berlian melepas pelukan nya ia membiarkan mentari untuk mengangkat telpon milik nya.....
"woy lo di mana gw sama jofanes di loby rumah sakit nih.... ? " tanya riko
"ke ruangan xxxxx.... " ucap mentari memutuskan sambungan telpon lalu meletakkannya di atas mejah
"siapa....? " tanya berlian mulai posesif
"riko dan jofanes.... " ucap mentari
mentari mendekat kembali kearah berlian ketika berlian hendak memeluk mentari kembali pintu ruangan berlian kembali terbukak ternyata seorang perawat membawak obat dan makan siang untuk berlian......
__ADS_1
"siang tuan saatnya anda meminum obat dan makan siang.... " ucap perawat sedikit centil
"berikan kepada dia.... " ucap berlian
"tapi tuan anda harus makan sekarang apa perlu saya suapkan.... " ucap perawat yang menyukai berlian
"ehemmkss kok tenggorokan aku jadi kering dan panas ya.... " celetuk mentari
berlian yang sadar bahwa mentari sedang cemburu tersenyum manis ternyata wanita yang selama ini ia kenal begitu cemburu kepada nya....
"tidak perlu birikan saja kepada tunangan saya biar dia saja yang menyuapi saya.... " ucap berlian
setelah perawat itu pergi mentari duduk di sofa tidak menggubris panggilan kecil dari berlian hingga akhir nya berlian berusaha berjalan mendekat kepada nya tapi tanpa sengaja berlian menabeak meja di depan nya membuat ia terjatuh tepat di samping kaki mentari....
"kak berlian gk papan kan.... " ucap mentari Menolong berlian Bangkit lalu duduk di sofa
"kamu masih cemburu....? " tanya berlian
"sedikit abis nya jadi perawat kok ganjen gangguin pacar orang.... " ucap mentari
__ADS_1
"udah wanita yang paling cantik dan paling aku cinta cuma kamu.... " ucap berlian
jofanes dan riko tanpa mengetuk pintu langsung masuk begitu saja riko yang dasar nya jail sedari tadi menggoda jofanes dengan ejekan-ejekan kecil...
riko berjalan mundur menatap ke arah jofanes sambil mengejek-ejek jofanes yang tidak sengaja kentut di depan tadi dan menjadi pusat perhatian semua orang.....
"ko liat itu buruan itu setan, medit, pocong, gunduruwo berjenis berlian apa gimana woy........ " ucap jofanes menatap ke arah mentari yang sedang menyuapi berlian
"halah gk lucu lo berlian udah meninggalkan kalik ngadi-ngadi ente siang bolong ada setan...... " ucap riko
jofanes menarik pundak riko agar mengarah ke depan melihat apa yang ia lihat saat ini riko berteriak lalu bersembunyi di balik tubuh tinggi jofanes.....
"setan fan setan....... " teriak riko
mentari dan berlian mendengar teriakan mentari menatap ke arah mereka
"sini ngapain kalian berdiri di sana.... " ucap mentari
"tar gw tau lo sayang sama berlian tapi pliss iklasin dia lo gk liat di samping lo ada hantu berlian..... " ucap jofanes
__ADS_1
happy ready.....