
mentari menatap berlian ia bingung dari mana berlian tau sekolah reza kini mobil mentari sudah mendarat di halaman sekolah berlian keluar terlebih dahulu lalu membukak pintu untuk mentari....
berlian meraih pergelangan tangan mentari dengan susah payah mentari mencoba melepas genggaman namun percuma saja Ia sadar bahwa berlian adalah kapten TNI kekuatan otot tubuh nya pasti kuat.....
"ada yang bisah Saya bantu buk pak.... ? " tanya Kepala sekolah
"jadi begini bu kami ada urusan keluarga yang sangat mendesak kami ingin memintak izin untuk membawak pulang anak kami yang bernama reza..... " ucap berlian
"ooo jadi ibu Dan bapak ini orang tua dari reza kebetulan sekali ada yang ingin Saya bicarakan Kepada bapak Dan ibu..... " ucap Kepala sekolah
"apa itu bu....? " tanya mentari lalu menatap berlian
"jadi begini buk nak reza sering melamun di sekolah Dan mengeluh Kepala nya sakit dia juga jarang ingin bergabung dengan teman-temannya.... " ucap buk hera selaku Kepala sekolah
mentari menatap berlian wajah mentari berubah menjadi pucat dengan susah payah mentari menahan agar Ia tidak menangis berlian yang menyadari perubahan manik wajah mentari menggenggam tangan mentari memberi semangat......
"akan Saya urus kalo bigitu apa kami sudah boleh membawak pulang reza byu... " ucap berlian
"silahkan...... " ucap buk hera
kini berlian Dan Mentari menuju kelas reza sebelum menjemputnya mentari menahan tangan berlian ia mengajak berlian melihat reza dari balik kaca terlihat reza lebih memilih duduk sendiri wajah sendu reza membuat tangis menatari tumbah Ia benar-benar tidak tahu bahwa keadaan reza belum terlalu membaik berlian memeluk tubuh mentari hingga reza keluar bersama dengan wali kelas nya........
"mamah..... " teriak reza berlari memeluk mentari
"papah kenapa mamah nangis....? " tanya reza mengelus kedua bola mata mentari
__ADS_1
"mamah tidak apa-apa sayang.... " ucap mentari
"apa reza mau makan dengan ku Dan mamah...... " ucap berlian
"mau Dong pah.... " ucap reza
"baik lah sini papah gendong..... " ucap berlian meraih tubuh reza
di dalam mobil mentari hanya diam memandang pemandangan di hadapannya Ia tersenyum melihat reza duduk di pangkuan berlian yang sedang mengemudi tak jarang juga mereka bersamaan menyanyyikan lagu anak-anak yang di stel berlian....
mentari Mengingat ucapan Kepala sekolah tadi Ia kembali memandang reza jika bersama nya mentari tidak menemukan raut kesedihan di wajah reza Ia selalu tersenyum tetapi fakta yang Ia lihat sendiri reza murung Dan memilih menyendiri dibantin bermain bersama teman-teman kelas nya.......
"lebih baik kita sarapan di apartemen ku saja aku akan memasak untuk kalian.... " ucap mentari
"baik lah.... " ucap berlian mengikuti ucapan mentari
mentari menatap isi apartemen nya terlihat sebuah foro diri nya Dan berlian masih setia terpajang di meja hias mentari menutup semua foto itu Dan kembali membukak pintu.....
"ada apa.....? " tanya berlian menurun kan reza dari gendonganya
"tidak apa-apa tadi banyak sampah berserakan kalian tunggu di sini aku ke dapur masak.... " ucap mentari berlari
berlian menatap sebuah kucing dengan kalung cantik di leher nya berlian membiar kan reza bermain game nya Dan Ia berjalan mendekati kucing tersebut, berlian menggendong kucing itu dan berjalan menuju dapur.....
"kucing siapa ini......? "tanya berlian
__ADS_1
" itu dabing..... "ucap mentari singkat
"masak Ia dabing masih ada tapi kenapa warna nya berubah Tunggu-tungg..... " ucap berlian memperhatikan kalung di leher kucing itu
"apa ini benar dabing....? " tanya berlian
"Ia pas aku di singapura aku menitipkannya Kepada arga pas aku kembali arga menyuruh ika membawak nya ke sini...... " ucap mentari
berlian memutuskan kalung tersebut Dan membukak mainan berbentuk hati mentari yang melihat itu mendekat ke arah berlian, berlian merobek mainan itu Ia menemukan penyadap suara seketika mata mentari melotot melihat benda tersebut.....
"ini penyadap suara mentari apa benar ini kucing yang pernah aku berikan Kepada kamu siapa yang sudah mencoba menyadap apartemen mu.... " ucap berlian
"aku tidak tau kak berlian siapa yang melakukan ini.... "ucap mentari
"hubungi arga, ika Dan jofanes pinta mereka ke aparteman mu sekarang, mentari aku punya sesuatu untuk mu tolong jangan pernah di lepas ini seragam anti peluru kamu seorang pengacara musuh mu banyak pakai ini.... " ucap berlian melepas baju nya Dan memberi kan pelindung yang menempel di badannya Kepada mentari lalu memakai kembali baju nya
"aku boleh pinjem kalung yang sering kamu pakai.... " ucap berlian
"baik aku ambil dulu... " ucap mentari
mentari memberi kan kalung berbentuk hati tanpa Ia sadari bahwa kalung yang Ia ambil adalah kalung pemberian berlian, berlian tersenyum melihat kalung itu ternyata mentari masih menyimpan kalung pemberian nya.....
"kamu pakek terus kalung ini di dalam nya sudah aku beri gps yang menyangbung di ponsel ku jika ada apa-apa dengan mu aku bisah melacak nya..... " ucap berlian memberikan kembali kalung itu
"gk bisah gitu dong kak itu sama aja kakak ngelacak di mana pun aku berada.... " ucap mentari tak terima dengan masalah gps
__ADS_1
berlian Merampas ponsel di tangan mentari Ia mengetik nomor ponsel nya lalu menelpon nomor nya sendiri setelah tersambung berlian juga menyimpan nomor mentari lalu Ia tersenyum Kepada mentari membuat mentari menatap nya tajam......
happy ready......