Mentari Untuk Sang Prajurit

Mentari Untuk Sang Prajurit
episode 150


__ADS_3

dokter Bella berjalan mendekat ke arah berlian ke adaan kamar VIP yang di tempati berlian kini berantakan obat yang di bawak oleh perawat kini sudah berserakan di lantai begitu pula dengan makanan yang di siapkan untuknya juga ikut berserakan ke lantai.....


"kalian keluar biar Saya yang tangani dia...... " ucap dokter Bella kepada kedua perawat


"baik dok..... " ucap salah Satu perawat


setelah kedua perawat keluar dokter Bella lebih mendekat kepada berlian walau berlian tidak bisah belihat tetapi kebutaan yang Ia rasakan selama enam bulan Ia bisah mengenali seorang dari suara, dan langkah kaki nya.....


"ada apa kamu ke sini ingin memaksa ku untuk meminim obat itu ha.... " ucap berlian


"tidak aku ke sini ingin memberi kabar tentang mentari kepada mu dia ada di rumah sakit ini...... " ucap dokter Bella


"kabar apa itu mentari baik-baik Saja kan....? " tanya berlian


"mentari baik-baik Saja dia tadi menolong kakek-kakek di taman apa kamu tidak ingin menemui nya...... " ucap mentari


"tidak aku tidak mau...... " ucap berlian

__ADS_1


"ya sudah aku tidak bisah memaksa mu untuk menemui nya tetapi yang perlu kamu ketahui bahwa mentari masih berharap kamu selama dan setidaknya sembuh lah demi dia jangan terpuruk terlalu lama aku yakin mentari pasti menerima ke adaan mu saat ini..... " ucap dokter Bella


"aku Akan meminta perawat untuk membersihkan semua ini dan menggantikan nya dengan yang baru tolong jangan mempersulit diri mu sendiri kapten..... " ucap dokter Bella lalu pergi begitu Saja


"mentari ada di sini aku rindu dia..... " batin berlian mengusap air Matanya yang tanpa sengaja terjatuh


mentari duduk di Kursi yang letak nya di hadapan ranjang kakek perlahan mata kakek itu terbukak lalu tersenyum ke arah mentari.....


"nduk yang nolong kakek di taman tadi ya.... ?" tanya kakek


"Ia kek aku mentari, nama kakek siapa.... " ucap mentari


"Ia kek sama-sama,kakek inget nomor telpon keluarga kakek biar mentari beri tahu kabar kakek sekarang...... " ucap mentari


"kakek tidak punya keluarga istri dan anak kakek meninggal karna kecelakaan motor...... " ucap kakek herman sedu


"maaf kek mentari tidak tau, ternyata mentari tidak sendiri kakek juga bernasip sama dengan ku..... " ucap mentari

__ADS_1


"memang kenapa.....? " tanya kakek herman


"kedua orangtua ku, adik,ayuk ipar dan keponakan ku meninggal karna kecelakaan maut kek sekarang aku hanya ada seorang abang..... " ucap mentari


"orang seperti kita harus banyak-banyak bersyukur nak per banyak doa untuk mereka......... " ucap kakek herman di angguki mentari


setelah memastikan ke adaan kakek herman mentari berpamitan untuk pulang terlebih dahulu dan berjanji Akan kembali besok bersama kedua sahabatnya.....


mentari berjalan menuju lobby rumah sakit Ia melihat sosok laki-laki yang tak asing menurutnya mentari mencoba mengejar laki-laki itu tapi sayang nya mentari kehilangan jejak laki-laki itu karna Ia tanpa sengaja menabrak seorang nenek-nenek.....


"sial aku kehilangannya aku yakin yang berbicara kepada dokter Bella itu Jordan tapi kan Jordan sudah meninggal bersama an dengan kak berlian ahh apa-apaan aku ini kenapa dari tadi aku selalu berhalusinasi...... " gumam mentari lalu berjalan kembali menuju mobil nya


ketika mobil mentari keluar dari parkiran sosok laki-laki yang Ia kejar tadi keluar dari persembunyiannya di sela-sela deretan mobil.....


Jordan menghela napas panjang jujur Ia ingin sekali bertemu dengan mentari dan memberitahukan bahwa berlian dan dia selamat tetapi tidak mungkin ini semua permintaan dari sang kapten......


Jordan memutuskan kembali ke barak karna ada tugas yang harus segera Ia kerjakan selama berlian belum bisah memimpin pasukan.....

__ADS_1


happy ready......


"maaf ya sayang-sayang aku author telat up nya karna ibu aku lagi sakit dan aku gk bisah nulis setiap saat nya selamat membaca.... 🄰"


__ADS_2