Mentari Untuk Sang Prajurit

Mentari Untuk Sang Prajurit
episode 153


__ADS_3

mentari berlari keluar dari ruangan berlian ia merasa kecewa kepada semua orang yang berusaha menyembunyikan keberadaan berlian selama ini......


Bella berusaha mengejar mentari tetapi sayang nya mentari sudah pergi entah kemana hingga tidak sengaja ia bertemu dengan jordan di lobby rumah sakit yang hendak menjenguk berlian......


"ada apa kenapa kamu berlari-lari seperti itu........? " tanya jordan


"aku mencari keberadaan mentari dia sudah tau tentang berlian dan pergi tanpa mendengarkan penjelasan dari aku dan berlian..... " ucap Bella


"baik lah kita cari bersama mungkin mentari belum jauh dari sini..... " ucap jordan menggenggam tangan Bella


mentari berjalan menuju taman yang letak nya tidak jauh dari rumah sakit ia menangis berteriak seperti anak kecil membuat semua orang yang ada di taman menatap aneh kepada nya....


"ngapain lo pada ngeliatin gw ha mau tuh Mata gw timpuk pakek hak tinggi gw ha.... " ucap mentari kepada dua pasangan


"yehh mba kalo gila jangan di sini langsung ke rumah sakit gila noh...... "

__ADS_1


"apa lo bilang barusan.... " teriak mentari


ketika mentari hendak melempar orang tersebut menggunakan hak tinggi milik nya tetapi malah meleset mengenai jidat seorang ibu-ibu hingga terjatuh dan membuat jidat ibu-ibu itu benjol kedua orang tersebut kabur meninggalkan mentari begitu saja....


mentari juga ikut kabur dengan menenteng sebelah hak milik nya ia berlari menjauh dari ibu-ibu itu dan duduk di bangku taman.....


sedangkan jordan dan Bella kini berpencar mencari keberadaan mentari di taman berharap bertemu dengan mentari ternyata benar jordan menemukan keberadaan mentari dan menghampiri nya......


"nona mentari.... " ucap jordan duduk di samping mentari


"omoh omoh setan medit dari mana ini yallah....... " ucap mentari terkejut sehingga menumpahkan air yang ada di dalam mulut nya


"hati-hati nona.... " ucap jordan


"hmmmm..... " ucap mentari singkat

__ADS_1


"kenapa anda pergi setelah bertemu dengan kapten berlian bukan kah itu harapan anda selama ini nona.... " ucap jordan


"aku hanya sadar kak berlian tidak mengharapkan ku lagi dan menginginkan ku bukti nya dia selamat tapi tidak mau bertemu dengan ku...... " ucap mentari


"nona mau tau perjuang kapten berlian dan diri saya untuk dapat kembali ke sini..... " ucap jordan


"saya tidak tau jika sersat Toby percaya begitu saja bahwa kami benar-benar gugur dan sudah meninggal mungkin saya dan kapten berlian tidak Akan ada di sini, 7bulan yang lalu sebelum bom di ledakkan para ******* lebih dulu menemukan keberadaan kami dan


membawak kami ke neraga asal mereka, mereka menyekap kami di penjara bawah tanah berbulan-bulan lama nya mereka menyiksa saya dan kapten berlian ketika salah Satu anggota mereka hendak menembak saya tiba-tiba kapten berlari mendorong saya sehingga dia yang terkena tembakan di bahu nya dan ada serpihan kayu kecil melukai Mata nya dan menyebabkan infeksi, kami di siksa tanpa henti dan pada saat kami Akan di tembak Mata,sersat Toby mengajukan cuti selama Salama Satu bukan dan ternyata ia pergunakan untuk mencari keberadaan kami, sersat Toby membunuh salah satu anggota mereka agar bisah menggunakan identirasnya supaya bisah masuk ke penjara bawah tanah dan menyelamatkan kami..... " ucap jordan


"lalu....? " tanya mentari


"saat kami tiba di sini dan di rawat hampir dua hari sersat Toby menghubungi dokter Bella untuk kembali dari tugas menjadi relawan di sebuah desa namun ketika sersat Toby hendak menguhubungi nona kapten berlian melarang nya kapten berlian takut nona tidak bisah menerima keadaanya saat ini...... " ucap jordan


mentari tetap setia mendengarkan ucapan demi ucapan yang jordan cerita kan tanpa mentari sadar air mata nya terjatuh mentari dapat merasa kan bagaimana sakit nya berlian saat ini......

__ADS_1


happy ready......


__ADS_2