Mentari Untuk Sang Prajurit

Mentari Untuk Sang Prajurit
episode 62


__ADS_3

kini mobil rains perlahan keluar dari Gerbang rumah mentari menatap kearah belakang semua orang melambai kan tangan ke arah nya dan rains, ini awal dari kehidupan mentari yang baru jauh dari kedua orangtua, ia menatap satu persatu orang yang semakin jauh dari pandangan nya......


mungkin ia akan merindukan masakan mamah yang selalu di hidangan setiap hari, ocehan ayah yang selalu memarahi nya, adik nya melda yang selalu berkelahi dengan ya dan ini awal ia akan melakukan segalanya sendiri tanpa di temani kedua sahabatnya jofanes dan riko.....


mentari kembali membenarkan posisi duduk nya ia menatap layar ponsel nya mentari merasa kecewa sudah 5 bulan berlian pendidikan dan hampir 2 bulan ini berlian hilang tanpa kabar pesan yang selalu ia kirim untuk berlian tetap setia pada warna nya centang satu abu-abu.....


"kok adik abang yang paling cantik kedua setelah melda diem aja dari tadi biasa nya ngoceh kek petasan bocor.... " ucap berlian mengelus rambut mentari


"gk papa kok kak cuma mentari belum terbiasa aja jauh dari ayah, mamah dan melda.... " ucap mentari


"kan setiap akhir pekan kamu bisah pulang sayang jangan sedih lagi dong..... " bujuk rains


di angguki mentari


mentari menatap ponsel nya kembali ia membukak Aplikasi hijau di ponsel nya sudah banyak pesan grub masuk, grub antara diri nya dengan kedua sahabatnya jofanes dan riko....

__ADS_1


"*kita kesepian nih tar.... " pesan riko


"gk ada lagi yang abisin saldo ATM gw tar.... " pesan jofanes


"aduh gw kan baru jalan sampek aja belum gimana kalo akhir pekan nanti kalian main ke sini bukannya rumah tasya di kota bang rains....... " pesan mentari


"ide bagus tuh gimana fan mobil lo udah siap meluncur gk.....? " balas riko


"siap dah gw Mau tidur siang dulu Mau bobok manis hati-hati di jalan tar kita berdua riko selalu kawhatir sama lo..... " pesan jofanes.


mentari yang hendak meletakkan kembali ponsel nya mengurungkan niat nya ia lupa mengabari berlian akan hal kepergian nya hari ini mentari kembali membukak aplikasi chat milik nya.....


"hy kak hari ini mentari akan memulai kehidupan baru di kota lain semoga kak selalu di beri kemudahan dalam segala hal jaga diri baik-baik jangan pernah lupa sama Allah dan sholat 5waktu...." mentari mengirim pesan kepada berlian


mentari menaruk kembali ponsel nya kedalam tas kecil milik nya, seutas senyum menghiasi bibirnya, suasana sunyi menghiasi perjalanan mentari, rains yang sedari tadi pokus dengan kendaraan nya sedangkan mentari yang lebih memilih membuang muka kearah jendela menikmati setiap pemandangan pepohonan....

__ADS_1


"bang stop..... " ucap mentari sedikit berteriak


"aduh deh kenapa sih Mau kemana.....? " tanya rains


"itu ada ibu-ibu yang minta-minta mentari gk tega liat nya tunggu sebentar ya bang.... " ucap mentari turun dari dalam mobil


mentari berjalan mendekati pengemis tersebut memberikan dua lembar kertas merah kepada pengemis tersebut lalu hendak pergi meninggalkan si pengemis......


"kamu cantik dan baik hati ibu doa kan semoga jodoh mu juga laki-laki baik yang selalu melindungi mu serta menyayangi mu nak terimakasih untuk sedekah nya, saya bisah makan hari ini..... " ucap pengemis


mentari memutar kembali tubuh nya menatap kearah pengemis tersebut dan tersenyum


"terimakasih doa nya bu semoga Allah menjawab semua doa-doa ibu saya permisi dulu soalnya abang saya sudah menunggu di dalam mobil.... " ucap mentari berlari meninggalkan pengemis tersebut


rains menatap kagum peda adik nya yang selalu memiliki sifat rendah hati dan suka menolong sesama umat manusia

__ADS_1


happy ready.....


__ADS_2