
riko menatap tangannya yang sudah berlumur darah riko sama sekali tidak merasa sakit mungkin ia sudah kebal dengan rasa sakit terluka dan dara......
riko berjalan menuju kamar nya untuk mengambil P3K agar bisah mengobati tangannya......
"kenapa kamu tidak pernah ingin mendengar penjelasanku.... " batin riko
*
rumah mentari
setelah menbersihkan diri mentari turun kelantai bawah mencari-cari keberadaan gino dan mbok ta hingga terdengar suara laki-laki di arah taman mentari yang merasa penasaran berjalan menuju arah belakang di mana taman berada......
terlihat gino sedang berdiri di pinggir kolam ikan berukuran sedang yang baru-baru ini gino plihara awal nya kolam itu kosong dan kering hingga gino berniat untuk menjadi kan nya kolam ikan tanpa sepertujuan mentari.....
"udah pulang tuh laki.... " gumam mentari berjalan mendekat ke arah gino
mentari berjalan mendekati gino tanpa tau apa yang ada di kolam itu, kini mentari sudah berdiri di dekat gino yang sedang memegang kotak makan ikannya....
"sedang apa..... ? " tanya mentari
"memberi ikan makan... " ucap gino enteng
"apa ikan... " ucap mentari lalu menatap ke arah kolam yang berisi begitu banyak ikan
__ADS_1
mentari berlari menjauh dari kolam tersebut ia menutup Mata menggunakan kedua tanganya tanpa berani melihat kembali ke arah Sana ternayata rasa troma di mana kecil sampai sekarang masih mentari rasakan ia akan merasa takut jika melihat ikan.....
"siapa yang memperbolehkan mu memelihara ikan di rumah ini ha... " bentak mentari tanpa Sengja
"memang nya kenapa....? " tanya gino
"aku tidak suka ada ikan di rumah ku, aku mau kamu buang ikan itu sekarang juga.... " ucap mentari lalu pergi meninggalkan gino begitu saja
gino menatap aneh kepada mentari ada ya orang yang takut sama ikan, kan ikan gk gigit lagian ikan bukan nya jadi makan yang bergizi bagi tubuh manusia gino masuk ke dalam rumah hendak menemui ibu nya.....
sedang kan mentari lebih memilih untuk pergi ke ruang kerja nya dimana dulu sang ayah berkerja saat di rumah mentari menjatuhkan tubuh nya di atas kursi kerja ia mencoba menetralkan emosi nya saat ini ia memegang dada nya yang masih saja berdetak kencang setelah melihat kolam berisi ikan....
setelah merasa lebih nyaman lagi mentari menghidupkan leptopnya untuk mengecek laporan yang tasya berikan dari prusahaan cabang yang tasya pimpin saat ini sedang kan mentari akan memimpin induk prusaahan besok untuk mengecek semua perkerjaan abang nya rains saat menjadi ceo dulu...
"bu mentari kok liat ikan takut ya....? " tanya gino
"tadi dia liat kolam ikan yang ada di taman belakang terus dia marah-marah sama gino dan suruh gino buat buang semua ikan itu kan sayang buk.... " ucap gino meminum air yang ada di dalam kulkas
"astrafiruallah gino sejak kapan kamu plihara ikan di rumah ini kenapa ibu tidak tau.... " ucap ibu
"belum sampai satu minggu bu emang kenapa....? " tanya gino penasaran
"sejak kecil hingga besar non mentari pobia ikan ibu juga gk tau kenapa dari dulu nyonya melarang bibi menghidangkan ikan jika ada non mentari, lebih baik kamu bagi-bagikan saja ikan itu buat amal...... "ucap ibu
" ia deh buh aku mau nemeuin mentari mau minta maaf sama dia.... "ucap gino
__ADS_1
gino masuk ke dalam ruangan mentari setelah mendapat persetujuan mentari lalu berjalan mendekati mentari.....
"tar gw mau minta maaf soal kolam ikan itu gw benar-benar gk tau kalo lo pobia ikan.... " ucap gino
"emm gw bakal maafpin lo kalo lo mau kerja sama gw.... " ucap mentari
"gw kan emang udah kerja tar sama lo di rumah ini.... " ucap gino
"bukan itu lo kerja jadi bodyguard sekaligus asisten gw.... " ucap mentari
"ha..... " ucap gino terkejut
"gw butuh bodyguar dan asisten sekarang kata mbok ta lo di sekolah selalu juara kelas pasti lo pinter kan pliss.... " ucap mentari
"duh gi mana ya gw ngerasa gk pantes jadi asisten lo tar... " ucap gino
"gampang nanti kita ke mall cariin lo kemeja, jas, sepatu,dan celana semua kebutuhan lo selama berkerja sebagai asisten gw, tapi satu jangan pernah ada orang luar atau media tau sosok pemimpin di prusahan oke.... " ucap mentari
"lo emang kenapa....? " tanya gino
"gw gk suka wajah gw di ekspos di media atau dimana pun gw gk suka rekan bisnis coba buat deketin gw dan ujung-ujungnya bakal jodoh-jodohin gw sama anak mereka ogah gw ,ketika ada meting di luar atau ada makan malam dan pertemuan di luar lo yang akan di kenal jadi pemimpin nya dan gw asisten lo gimana setuju kan.... "ucap mentari
"ha mana bisah gitu gw yang di kenal orang jadi bos dan lo asisten gila aja....."ucap gino
"lo ikutin aja apa kata gw.... " ucap mentari
__ADS_1
mau tak mau gino harus mengikuti apa mau mentari bagaimanapun keluarga mentari selalu baik kepada ibu nya dan memperlakukan ibu nya seperti keluarga sendiri gino akan membalas budi kebaikan mentari dan keluarga nya.....
happy ready.....