
mentari berjalan mendekat ke arah jofanes dan riko Ia menjitak kedua jidat sahabatnya itu agar tersadar mana ada setan yang bisah makan nasi apa lagi seganteng berlian......
"sadar..... "mentari menjitak jidat jofanes
"sadar.... " mentari menjitak jidat riko
"mana ada setan yang bisah makan tolol..... " ucap mentari kembali
"ada bukti nya jofanes muka nya kek sendal kolor tuh..... " ucap riko berdiri di samping jofanes
"sialan lo nya main gw sama sendal bolong.... " ucap jofanes menonjok bahu riko
"ampun kacung..... " ucap riko
riko ngacir berlari mendekat ke arah berlian ingin memastikan itu benar berlian atau hantu di siang bolong yang minta makan....
riko mencubit ke dua pipi berlian untuk memastikan sekali lagi tetapi ada yang aneh mengapa pandangan berlian seperti itu riko menatap ke arah mentari dan jofanes seperti ingin ber tanya....
"mentari ini siapa....? " tanya berlian meraba-raba sofa di samping nya mencari keberadaan mentari
"ah itu riko dan jofanes kakak..... " ucap mentari
"ooo kalian mentari tolong ambil kan aku minum.... " ucap berlian
mentari mengambil gelas di hadapan riko lalu meraih tangan berlian dan memberi kan segelas air Putih di tangan berlian.....
"tar.... " ucap jofanes
mentari memberikan isyarat agar tidak berbanya apapun di hadapan berlian, mentari takut berlian akan berkecil hati atau tersinggung oleh ucapan ke dua sahabatnya yang memang tidak pernah bisah mengontrol ucapan.....
__ADS_1
"ehh Ia gw tadi mau minta tolong buat pastiin keadaan Seseorang di ruangan xxx Ia gw gk bisah ke Sana sekarang sampain Salam gw ke dia...... " ucap mentari
"oke deh..... " ucap riko
jofanes dan riko pergi tanpa ber tanya siapa orang itu dan soal berlian mungkin mereka akan ber tanya di waktu yang pas....
setelah kepergian mereka berdua mentari membantu berlian untuk berbaring di tempat tidur lalu mentari duduk di samping ranjang dengan memegang tangan berlian.....
"siapa Seseorang yang kamu bilang dengan jofanes dan riko laki-laki atau prempuan siapa kamu...? " tanya berlian cemburu
"ah dia laki-laki yang aku tolong tiga hari yang lalu di taman kakak..... " ucap mentari jujur
"apa laki-laki kamu kenal dia.....? " tanya berlian
"tidak hanya saja aku nyaman jika mengobrol dengan nya.... " ucap mentari
seketika berlian menarik paksa tangan nya lalu memunggungi mentari Ia merasa kesal mendengar mentari dengan santai nya mengatakan Ia nyaman dengan laki-laki lain.....
"astrafiruallah sejak kapan kak berlian jadi seposesif ini.... " batin mentari
"kakak kok belakangin mentari sih.... " ucap mentari
"Sana pergi sama laki-laki itu bukan kah kamu nyaman dengan nya.... " ucap berlian menepis tangan mentari
"astrafiruallah kakak laki-laki itu seorang kakek-kakek yang tidak punya keluarga lagi aku hanya kasian kepada nya hupss kalo kakak tetep ngambek ya udah aku pergi nemuin kakek aja..... " ucap mentari
"ehh jangan aku gk suka kamu akrab dengan laki-laki lain cuma aku doang ngerti.... " ucap berlian
"baik lah, bagaimana setelah kakak keluar Dari rumah sakit kakak tinggal di apartment ku, aku akan merawat kakak apartment ku kan besar ada kamar dua.... " ucap mentari
__ADS_1
"hemm kamu tidak takut tinggal sea atap dengan pria yang bukan muhrim mu walau aku buta tapi aku laki-laki normal.... " ucap berlian
"ehh aku percaya sama kakak lagi pula kita kan akan menikah kakak sudah janji pada ku.... " ucap mentari
"hmmm... " ucap berlian
wajah berlian tiba-tiba saja murung apa Ia harus menikahi mentari sedangkan keadaanya saat ini buta diri nya akan menjadi beban untuk berlian walau hati nya sedang bimbang berlian tetap berusaha untuk tersenyum kepada mentari
di ruangan sang kakek kini jofanes dan riko sedang adu mulut dengan sang kakek yang tingkah nya seperti anak kecil di tambah tidak ber henti mengata-ngatai jofanes dan riko bujang tua karna umur sudah mateng belum menikah.....
"muka ganteng kok gk laku kalah sama kakek, walau umur kakek sudah 60 tapi janda di komplek rumah kakek ngejer-ngejer kakek lo sering chatingan di apa itu aplikasi yang gambar kotak di pakek seleglam itu lo cah..... " ucap kakek
"selegram kek, itu nama nya Instagram kakek....... " ucap riko mulai geram
"Ia itu maksut kekek bujang tua.... " ucap kakek
"kek jofanes punya pacar dia nih yang gk punya pacar gk laku kek..... " ucap jofanes
"eh gw ada ya banyak tinggal milih.... " ucap riko
"sudah-sudah kalo belum menikah Ia belum laku masih bujang tua.... " ucap kakek
"fan si mentari nemu nih kakek di mana sih cerewet amat..... " bisik riko
"gk tau gw dari mana nih asal kakek pecinta janda mana maenannya Instagram lagi.... " bisik jofanes
"wahai kaum janda ber hati-hati lah dengan si kakek herman dia lebih ganas dari kakek sugiono.... " bisik riko membuat jofanes tertawa
"kenapa ketawa kalian ngomong in Saya ya.... " ucap kakek
__ADS_1
dengan cepat jofanes dan riko menggeleng dan menahan tawa ketika kakek kembali membaca koran riko dan jofanes kembali tertawa tanpa mengeluatkan suara......
happy ready.....