Mentari Untuk Sang Prajurit

Mentari Untuk Sang Prajurit
episode 142


__ADS_3

hari berkganti hari berlian masih tetap murung enggan meminum obat hingga suster dan dokter Bella merasa kesal setiap kali suster membawak makanan selalu berlian tolak.....


dan diam-diam berlian juga sering membuang obat nya di bawah bantal hingga suatu hari tanpa sengaja dokter Bella melihat salah Satu obat terjatuh kelantai.....


"kapten sampai kapan kamu akan seperti ini terus.... " ucap Bella memungut sebuah obat


"apa kamu sudah tau kabar mentari....? " tanya berlian


"dia kembali ke Kota nya setauku dia berhenti menjadi pengacara dan melanjutkan prusahan ayah nya karna pacar nya kak rains sudah melakukan korupsi dan membuat mentari Mau tak Mau harus menggangikan posisi kakak nya.... " ucap Bella


"dia tidak suka perkerjaan itu pasti sekarang mentari sedang kesulitan..... " ucap berlian sendu


"jika kamu perduli dengan nya mengapa tidak memberikabar kepadanya bahwa kamu selamat..... " ucap Bella yang sedang menggangi impus


"tidak dengan memberitahukan dia keadaan ku sekarang akan membuatnya semakin tersiksa dan akan menyusahkannya saja.... " ucap berlian


"baik lah terserah kamu saja tapi saran ku berusaha lah untuk sembuh demi mentari aku akan kembali ke rumah ku jordan membutuhkan ku juga.... " ucap Bella

__ADS_1


"sampai kan salam ku untuk jordan semoga tangannya cepat sembuh.... " ucap berlian


di angguki Bella seperti nya Bella lupa bahwa berlian tidak bisah melihat emmmm.....


sedangkan mentari setiap hari selalu di sibukkan dengan perkerjaannya di kantor agar bisah melupakan berlian sekejap saya tetapi menyibukkan diri bukan hal yang mudah setiap malam ia harus meminum obat tidur agar bisah tertidur nyenyak....


seperti malam ini mentari pulang bersama dengan gino sejak pagi hingga pulang ke rumah mentari tak banyak berbicara membuat gino merasa khawatir.....


"tar lo gk papa kan....? " tanya gino di abang pintu


mentari menjatuhkan tubuh nya di kasur empuk rasa lelah hari ini membuat nya nampak prustasi ia rindu dengan perkerjaannya dahulu menjadi pengacara memecahkan masalah bukan berkerja seperti ini.....


apa lagi sampai sekarang keberadaan siska belum juga di ketemukan prusahan mentari hampir saja bangkrut karna siska yang selalu mengambil uang prusahan.....


ketika mentari hendak memejamkan mata suara telpon membuyatkan tidur mentari, mentari melihat nomor tanpa nama tersebut awal nya mentari tidak menghiraukan tetapi suara dering telpon itu terus berbunyi membuat mentari kesal lalu menjawab telpon tersebut.....


"Hallo..... " suara cempreng mentari membuat orang di seberang tersenyum

__ADS_1


"hallo ini siapa kok gk ngomong sih salah sanbung ya.... " ucap mentari


"hallo...." teriak mentari


"mentari..... " ucap berlian


ketika mentari mendengar suara yang ia kenali tanpa sengaja menjatuhkan ponsel nya kelantai mentari mencoba menepuk kedua pipi nya jika ini mimpi mentari tidak ingin terbangun dari mimpi indah ini.......


mentari meraih kembali ponsel nya ternyata telpon sudah terputus mentari kembali menghubungi nomor tersebut tetapi sudah tidak aktif lagi membuat mentari kembali prustasi ia melempar ponsel nya ke meja rias hingga membuat kaca serta ponsel nya hancur dan serpihan kaca terlempar mengenai pipi kiri mentari....


"haaa........ " teriak mentari histeris


membuat rains berlari menuju kamarnya mencoba mendobrak pintu itu hingga gino juga menbantu rains untuk membukak pintu kayu menjulang tinggi itu.....


mentari menangis meringkuk rains berlari mendekati mentari melihat suasana kamar hancur serpihan kaca di mana-mana.....


happy ready....

__ADS_1


__ADS_2