Mentari Untuk Sang Prajurit

Mentari Untuk Sang Prajurit
episode 99


__ADS_3

tidak terasa kini mobil mentari dan berlian sudah tiba di parkiran mentari keluar duluan tanpa menunggu berlian, berlian menarik napas dalam-dalam lalu pergi menyusul mentari yang sudah duduk di meja restoran.....


berlian memanggil pelayan restoran tanpa bertanya kepada mentari berlian membisikkan sesuatu kepada pelayan tersebut dan mendapatkan anggukan dari pelayan itu....


mentari meraih buku menu untu memesan makanan namun buku tersebut di tarik oleh berlian, berlian menatap mentari lalu tersenyum manis kepada mentari......


"kakak aku kan belum pesen.... " ucap mentari


"aku udah pesanin kamu.... " ucap berlian


"kapten berlian kenapa anda tidak bertanya dulu kepada saya, saya ingin makan apa.... " ucap mentari kesal


mentari menatap semua makanan yang di pesan berlian, makanan yang terhidang adalah menu kesukaan mentari, mentari menatap satu menu yang mengingat kan diri nya kepada almarhum mamah, di mana mamah sering memasak untuk nya dan ayah juga menyukai masakan buatan mamah.....


"oke aku makanan tapi bukan berarti aku bisah di sogok sama makanan ya aku masih Marah..... " ucap mentari menyantap kepiting asam manis


"Ia..... " ucap berlian tersenyum mengelus pucuj Kepala mentari


dari kejauhan anggi menatap mentari lalu menatap tajam ke arah berlian yang sedari tadi memandang wajah mentari.....


saat mentari dan berlian sedang menikmati makanan suara dering ponsel berlian menghentiikan kegiatan makan mentari, mentari menatap berlian dengan wajah yang kelihatan panik....


"maaaf a-ku.... " ucap berlian


"harus sekarang..m... " ucap mentari memotong ucapan berlian


"maaf komandan menelpon ku, aku harus kembali, aku janji akan mengajak mu nonton bersama dengan reza.... " ucap berlian


"pergi lah... " ucap mentari menatap ke arah jendela


berlian berlari meninggal mentari begitu saja di restoran sebelum itu Ia sudah membayar semua makanan yang Ia pesan untuk mentari sersat jordan sudah menunggu kedatangan berlian, berlian bergegas masuk ke dalam mobil, mentari menatap kepergian berlian lagi-lagi Ia harus menahan rasa kecewa nya....

__ADS_1


mentari menghubungi jofanes Ia meminta jofanes untuk datang menemani Ia di sini


anggi yang melihat kepergian berlian berjalan mendekati mentari,mentari yang tidak menyadari kedatangan anggi terkejut setelah mendengar suara anggi.....


"cantik-cantik kok ngelamun..... " ucap anggi


"anggi.... " ucap mentari Terkejut


"nungguin siapa....? " tanya anggi


"cuma nungguin jofanes.... " ucap mentari


"ooohh ya aku sudah lama tidak bertemu dengan jofanes..... " ucap anggi antusias


"kalo begitu duduk di sini aja sambil nungguin jofanes..... " ucap mentari tersenyum


anggi selalu tersenyum menanggapi setiap ucapan mentari sesekali Ia menimbali candaan mentari, anggi tau bahwa mentari sedang menyembunyikan kekecewaan nya kepada berlian membuat anggi merasa kesal.....


"anggi ini lo..... " ucap jofanes duduk di samping mentari


"jofanes apa kabar.... " ucap anggi


"baik gw,ehh itu darah apa di kerah kemejah lo gi.....? " tanya jofanes


"darah, ooo ini tadi di jalan gw gk sengaja nolong orang kecelakaan motor..... " ucap anggi gugub


mentari menatap kerah baju anggi memang benar ada darah yang menempel menyebar seperti nya sudah kering, anggi bangkit menuju kamar mandi untuk memberikan kemejah yang ada darah nya, jofanes menatap kembali punggung anggi yang semakin jauh.....


setelah membersihkan kemejah nya anggi kembali bergabung bersama jofanes dan mentari, jofanes tersenyum kepada anggi lalu menatap baju anggi yang sudah bersih tidak ada noda darah lagi.....


"seperti nya gw gk bisah lama-lama deh gw pamit balik ke kantor duluan ya..... " ucap anggi yang mulai tak nyaman dengan tatapan jofanes

__ADS_1


"oke hati-hati di jalan.... " ucap mentari


"ya gw pergi duluan ya jofanes mentari... " ucap anggi pergi meninggal mentari dan jofanes


anggi masuk ke dalam mobil nya Ia menatap kearah restoran setelah itu mengirim pesan kepada seseorang lalu meninggal restoran begitu saja........


pesan whatsap dari nomor yang tidak di kenal masuk ke ponsel mentari, mentari tidak menghiraukan pesan tersebut tiba-tiba nomor itu menghubungi mentari, awal nya mentari enggan menjawab nya hingga ia mau tak mau menjawab telpon itu....


"bukak video yang saya kirim ke anda.... " ucap seseorang di telpon lalu memutuskan Sambunan telpon


dengan cepat mentari membukak video itu betapa terkejut nya mentari melihat sosok sahabatnya margaret yang terikat lemah dengan luka-luka di tubuh nya.....


"tar lo kenapa....? " tanya jofanes meraih ponsel mentari dan melihat video itu juga


tiba-tiba pesan kembali masuk memberikan sebuah alamat kepada nya


"datang lah ke sini jika ingin melihat kedua sahabat anda untuk terakhir kali nya.... " isi pesan


"jika margaret salah satu orang yang mereka Sandra lalu siapa sahabat lo yang juga mereka Sandra....? " jofanes


"gw gk tau kita harus selamatin margaret fan dia sahabat gw dia udah bantu gw buat jaga dan ngerawat bang rains.... " ucap mentari


"ayok..... " ucap jofanes menarik tangan mentari menuju mobil nya


jofanes berkali-kali menghubungi berlian tetapi berlian tidak menjawab telpon dari nya hingga jofanes mengirim pesan kepada berlian tetapi tidak juga kunjung di baca berlian......


jofanes mengirim pesan kepada rains memberitahu kan bahwa diri nya dan mentari sedang menuju tempat dimana margaret di Sandra lalu jofanes meletakkan kembali ponsel nya Ia kembali pokus ke arah jalanan menuju lokasi tersebut..... m


happy ready


kira-kira siapa nih pria misterius yang selalu bikin kalian penasaran yuk komen dan tebak, jangan lupa ya buat like, vote, view, agar author makin semangat buat lanjut nulis novel

__ADS_1


Mentari Untuk Sang Prajurit...... 😘


__ADS_2