
Pagi ini adalah pagi yang sangat indah untuk menikmati nikmatnya kasur empuk apalagi hari ini aku tidak masuk ke sekolah karena kemarin aku selesai wisuda dan menunggu pengumuman masuk universitas ternama yang aku inginkan. Aku ingin masuk ke universitas tersebut karena aku ingin merubah merubah kehidupanku menjadi lebih baik apalagi karena masalaluku yang sangat menyakitkan dan selalu terngiang di kepalaku.
Kriinggg ... Kriing ... kriingg
"Sani... matikan alarmnya" teriak Ayah di balik pintu
"Mmm baik ayah" gumamku dan langsung mematikan alarm yang berada di sebelahku dan kembali tidur lagi
Namaku Sani, seorang remaja dari keluarga Lan yang kaya, ayahku adalah pendiri perusahaan Lan. Walaupun aku adalah anak dari seorang pengusaha ternama tapi aku mempunyai masa lalu yang kelam dikarenakan cinta yang hoax bahkan seorang laki - laki memperkosaku dan membuatku menjadi seorang yang tidak berguna sekarang. Tidak ada seorangpun yang tahu kejadian itu, bahkan ayahku juga tidak tahu karena aku tutup rapat kejadian itu dari siapapun. Aku sebenarnya menderita atas kejadian itu tapi aku berusaha tidak ada apapun di depan banyak orang.
*T*ookkkk... toookkk.. tookk
Suara pintu kamar yang diketuk ayah sangat keras dan membuatku terbangun dari kasurku yang nyaman
"Ada apa ayah?" gumamku membuka pintu
"Kamu ini tidur mulu kerjaannya"
"Yah.. mau ngapain lagi ... gak ada pekerjaan yang bisa ku kerjakan" gumamku
"Kamu sarapan dulu, bibi udah memasakan makanan buatmu"
"Baik yah.. ayah mau kemana?" tanyaku sambil mengusap mataku
"Mau pergi kerja..."
__ADS_1
"Oh... hati - hati ayah" gumamku
"Oh ya jangan lupa Liat - liat pengumuman ... ayah pergi dulu" ucap Ayah langsung pergi dari depan kamarku
"Hmmm baiklah" gumamku menutup pintuku kembali dan kembali untuk tidur
Tookk.. toookk.. tookk
"Mmm... iya... siapa?"
"Saya nona.. saya bawa sarapan untuk nona" ucap bibi di depan kamar
"Baik bi" ucapku bangun dari kasur dan membukakan pintu
"Ini nona sarapannya" ucap bibi menyodorkan nampan berisi roti panggang dan susu hangat
Semenjak kejadian dulu, aku lebih sering untuk menyendiri di kamar dan tidak suka untuk pergi keluar rumah kecuali ada masalah atau kepentingan yang urgent
Kring... kring
Ponselku berbunyi keras di atas kasur dan aku lihat telepon dari temanku Asri tanpa berfikir panjang aku langsung mengangkat telepon itu
"Hallo... ada apa? "
"Sani... kamu udah lihat pengumuman?" tanya Asri di telepon
__ADS_1
"Belum... emang kenapa?"
"Pengumumannya udah keluar"
"Oh ya?... kamu lolos gak?"
"Aku lolos cuma tadi katanya Meisa tidak lolos"
"Oh ya??"
"Iya ... coba kamu cek dulu kamu lolos tidak" ucap Asri dan aku terbangun dari tempat tidurku
"Okey... makasih udah ngabarin aku" gumamku dan mematikan telepon dari Asri dan aku berjalan menuju kamar mandi untuk mencuci muka dan mandi pagi
Setelah selesai aku langsung kembali ke kamar dan membuka laptopku untuk membuka pengumuman penerimaan masuk universitas ternama yang aku idamkan. Aku mencari namaku satu persatu di daftar list
"Mana ya... kok aku gak masuk 5 besar ya!" gumamku kecewa tapi aku terus menscroll ke bawah dan ternyata namaku berada di peringkat 10 besar
"Yeay... akhirnya aku masuk universitas ya walaupun cuma sampai di 10 besar tapi tidak apa - apa lah" gumamku sedikit senang
Aku menutup laptopku dan berbaring kembali ke kasur, aku menatap foto ibuku yang aku pajang di sudut kamarku dengan sedikit bangga. Aku terbangun mengambil foto ibuku dan berbaring di ranjang kembali
"Ma..aku berhasil masuk ke universitas yang aku inginkan, aku berjanji akan merubah masa depanku seperti yang mama inginkan... maafin sani yang melakukan kesalahan fatal ini ma" gumamku meneteskan air mata
Tidak tahu kenapa aku bisa terjerumus oleh cinta semu mantan yang seorang buaya darat dan terherumus kedalam **** bebas dengan seorang buaya darat yang membuat hidupku menjadi suram
__ADS_1
Rasa penyesalan karena masa lalu yang membuatku stres, depresi, bahkan aku selalu ingin untuk bunuh diri. Aku takut tidak ada yang mau menikahi aku yang sudah tidak perawan ini apalagi masih banyak laki - laki yang menganggap wanita tidak perawan merupakan wanita yang tidak punya kehormatan lagi dan pantas untuk diinjak - injak.
Aku berharap semoga masih ada laki - laki yang masih mau menerimaku dan kekuranganku ini suatu hari nanti apalagi dengan masa laluku yang sangat kelam ini