Merubah Takdir

Merubah Takdir
Episode 70 : Alam Baka (Tamat)


__ADS_3

Aku berdiri di sebuah tempat yang luas dan dikelilingi oleh banyak orang - orang yang memakai jubah putih menatapku dengan tatapan yang sedikit menakutkan membuatku snagat tegang


"Sani Lan..." ucap seorang laki - laki di depanku dengan wajah dinginnya menatapku tanpa berkedip


"I... Iya"


"Kamu tahu ada dimana kamu?"


"Mmm a... Aku tidak tahu"


"Kamu berada di alam baka dan aku raja alam baka"


"A... Alam baka?" Aku sudah mati ya?"


"Ya bisa dikatakan begitu, tapi..." gumam laki - laki itu melirik seorang laki - laki tampan duduk di kursi yang ada di atas raja alam baka itu


"Sony?" gumamku terkejut melihat Sony yang sedang menatapku dengan tatapan sedikit sedih


"Tapi apa yang mulia raja alam baka?"


"Tapi si kaisar langit tidak mau melepaskanmu ke surga" desah raja alam baka sedikit kesal


"Tidak melepaskanku?"


"Ya, dia terus mengancamku kalau aku melakukan itu, haish memang mengganggu pekerjaanku" desah raja alam baka kesal


"Tidak perlu protes" gumam Sony dingin


"Ya ya aku tahu kalau dia permaisurimu tapi dia kan sudah mati, tubuhnya saja tidak mampu menahannya lagi" gumam raja alam baka kesal tapi Sony langsung turun dari kursinya dan menatap raja alam baka yang membuat raja alam baka sedikit ketakutan


"Sekali lagi kamu berbicara itu aku buang kamu ke neraka" ucap kaisar langit dingin


"Ee... Kejamnya kamu kaisar langit" gumam raja alam baka takut


"Udah lakuin aja permintaanku" gumam Sony raja alam baka dengan dingin


"Ya itu tergantung dia, dia mau tidak"


"Haah? Mau apa?" gumamku bingung


"Nih si kaisar langit ingin kamu kembali hidup jadi kamu akan berinkarnasi kembali"


"Berinkarnasi? Kenapa juga? Aku kan sudah mati. Mending kamu cari permaisuri yang lain" gumamku pelan tapi Sony berjalan kearahku dengan tatapan sinis

__ADS_1


"Aku bilang tidak mau ya tidak mau, apa kamu tidak paham!!" teriak Sony kesal


"Ka... Kamu kenapa membentakku? Apa kamu marah?" gumamku pelan


"Ya aku sangat marah tahu, sangat amat marah... Sudah aku bilang jangan kamu beri darahmu kepadaku tapi kamu malah keras kepala memberiku darahmu dan bahkan kamu memberikan darahmu ke raja kegelapan sialan itu!!!" teriak Sony kesal, ini pertama kalinya Sony memarahiku dan membentakku padahal sebelumnya dia tidak pernah marah kepadaku, Apa ini sifat kaisar langit yang menyeramkan itu?


"Ya aku salah aku sebelumnya kan sudah minta maaf kepadamu Sony, jadi untuk menebus dosaku kepadamu aku memberikan darahku dan kekuatanku kepadamu" desahku menahan air mataku


"Meskipun kamu mengorbankan nyawamu pun itu tidak bisa menebus dosamu" gumam Sony dingin


"Kalau begitu, biarkan aku mati. Kamu membuangku ke neraka juga tidak masalah" gumamku sedih


"Itu juga tidak akan menebus dosamu"


"Lalu apa yang harus aku lakukan?"


"Untuk menebus dosamu kamu harus berinkarnasi dan menjadi permaisuriku" gumam Sony berdiri di depanku dengan tatapan dingin


"Mana bisa berinkarnasi untuk menebus dosa!!" protes seorang berpakaian putih yang duduk di bagian belakang, tiba - tiba Sony menyerang orang itu dengan kekuatannya


"Aku kaisar langit jadi apapun yang menjadi keputusanku itu mutlak" protes Sony dingin dan semua orang - orang itu terdiam


"Sony kamu jangan keras kepala kenapa!!" protesku


"Keras kepala ya? Kamu yang keras kepala, itu adalah hukumanmu. Kamu kira berinkarnasi itu enak" gumam Steven kembali terduduk di kursinya kembali


"Kamu akan tahu nantinya" gumam Sony dingin


"Haissh ini pilihan si kaisar langit, aku akan memberitahukanmu kamu akan berinkarnasi di sebuah tubuh anak perempuan seusiamu yang telah sakit komplikasi jantung dan sekarang dia sedang koma di rumah sakit selama setahun" gumam raja alam baka serius


"Lalu apa hukumanku?"


"Hukumanmu adalah menjadi manusia biasa yang hidup seperti manusia biasa lainnya"


"Semudah itu?" gumamku bingung


"Ya menurutmu mudah tapi selebihnya biar kaisar langit yang memberitahukanmu" desah raja alam baka menutup sebuah buku di tangannya


"Jadi apa Sony?" gumamku menatap Sony


"Ya kalau hukumanmu sudah aku anggap selesai,  suatu saat nanti kamu akan bertemu denganku dan aku akan membawamu ke istana langit kembali" gumam Sony dingin


"Cuma begitu doang? Gampang" tanyaku kaget

__ADS_1


"Kamu jangan salah Sani, Kamu akan bertemu dengan raja kegelapan dan ya bisa dibilang hidupmu lebih sengsara dari pada hidupmu yang lalu" gumam raja alam baka dengan wajah dingin


"Haah? Kenapa bisa seperti itu? Sengsara bagaimana aku tidak paham" gumamku bingung


"Nanti kamu akan tahu sendiri, benarkan raja kegelapan" gumam raja alam baka menatap seseorang laki - laki yang duduk di sebelah kaisar langit


"Ya... Benar" gumam laki - laki tampan berwajah dingin yang ternyata dia adalah Steven


"Steven?" gumamku terkejut


"Kenapa kamu terkejut melihatku?" gumam Steven dingin


"Ti.. Tidak ada, cuma terkejut kenapa kamu bisa duduk berdua dengan Sony?"


"Kenapa ya? Memang setiap ada manusia yang ditimbang amal perbuatannya kami selalu duduk bersama, apalagi sekarang yang harus ditimbang adalah kamu" gumam Steven dingin


"Kenapa dengan aku?" tanyaku bingung


"Karena kamu manusia spesial jadi kami harus melihat kamu untuk terakhir kalinya sebelum berinkarnasi"


"Spesial? Mmm jadi kenapa kalian ingin mengsensarakanku?"gumamku bingung


"Itu hukumanmu tidak mematuhi perkataanku" gumam Sony dingin


"Dan itu hukumanmu memberikan darah dan kekuatanmu kepada si kaisar langit ini sampai kamu meninggal" gumam Steven dingin


"Tapi kenapa inkarnasi menjadi hukumanku?"


"Kamu akan tahu nantinya, jadi nikmatilah hukuman itu" gumam Steven dingin


"Apa kalian berdua sudah selesai berbicara dengan Sani?" gumam Raja alam baka dingin


"Sudah..." gumam Sony dan Steven bersamaan


"Baiklah. Sani dengan keputusan dua dewa tertinggi, aku raja alam baka akan memberimu kesempatan untuk berinkarnasi kembali menjadi manusia biasa, setelah ini kamu akan melupakan apapun yang terjadi di alam baka ini dan membawa sedikit ingatan di masa lalumu" gumam raja alam baka dingin dan menjentikkan jari tangannya dengan keras


Tiba - tiba tubuhku terasa melayang dan terbang meninggalkan tempat itu menuju ke atas langit, aku tidka tahu apa yang akan terjadi kedepannya dan hukuman apa yang akan menjadi hukumanku suatu saat nanti aku tidak bisa menebaknya, tapi yang peling terpenting adalah aku ingin hidupku berakhir indah


(Selanjutnya...)


-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------


Bagaimana kelanjutan hidup Sani setelah dia berinkarnasi sebagai manusia biasa?

__ADS_1


Kalian bisa membaca mengubah takdir part II ya!!!


Terus baca dan dukung author dalam membuat karya lainnya ya... Terimakasih


__ADS_2