Merubah Takdir

Merubah Takdir
Episode 6 : Bertemu Dengan Teman Baru


__ADS_3

Saat jam istirahat, banyak anak - anak yang pergi ke kantin entah sekedar mengobrol atau makan siang saja tapi yang jelas kantin akan lebih ramai jika waktunya jam makan siang. Sehingga aku dan Nana berusaha untuk sesegera mungkin membooking tempat dan memesan makanan


"Sani kamu mau makan apa? tanya Nana menatapku


"Mmm, apapun boleh... kamu mau makan apa?"


"Aku ikut kamu, kamu mau makan apapun aku juga mau... aku jaga tempat disini" gumamku mengeluarkan handphoneku


"Baiklah, aku pesan dulu ya" ucap Nana pergi dariku


"Oke..." gumamku membaca pergerakan kurva penghasilan perusahaan ayah dan perusahaan yang bekerjasama dengan perusahaan ayah


"PT. Ling, PT. Wu, PT. Kwan, PT. Shin, PT. Sia, PT. Liang, PT. Liu, dan PT. Huan... tunggu PT. Huan?, bukannya itu perusahaan terbesar kok mau bekerjasama dengan perusahaan keluargaku?" gumamku kaget


"Kamu kenapa ngomong sendiri Sani?" tanya Nana sambil membawa makanan steak sapi


"Ya biasalah kegiatan rutin" gumamku


"Oh ya Sani, Lili pengen duduk bareng kita boleh?"


"Boleh kok.."


"Maaf ya teman - teman, boleh aku ikut makan bareng kalian?" gumam Lili ramah


"Boleh silahkan" ucapku tersenyum dan Lili duduk di depanku bersama dengan Nana


"Oh ya perkenalkan aku Lili Liu" ucap Lili dengan tersenyum


"Aku Nana Shi"


"Aku Sani Lan" gumamku berjabat tangan dengan Lili


"Keluarga Lan?... yang mempunyai perusahaan terbesar itu?" ucap Lili kaget


"Iya benar" gumam Nana sambil mengunyah steak sapinya


"Kok kamu tahu darimana?" tanyaku sambil mengiris dagung steaknya


"Ya... kan perusahaan keluargaku bekerja sama dengan perusahan keluargamu" gumam Lili memakan spagetinya


"Oh ya... Liu ya, aku baru inget"


"Salam kenal ya kalian semua, semoga kita bisa menjadi teman baik" gumam Lili tersenyum ramah dan aku serta Nana membalas senyuman Lili


"Boleh gak aku ikut makan bareng kalian" ucap seseorang wanita di belakangku


"Boleh silahkan" gumam Nana dan wanita itu duduk di sebelahku


"Kamu makan aja mulu kerjaanmu Sani" ejek wanita itu disebelahku


"Hmmm aku kan sedang makan" gumamku kesal dan aku menatap wanita disebelahku adalah Asri


"Asri?" gumamku kaget

__ADS_1


"Hai Sani" ucap Asri polos


"Oh ya temen - temen, ini Asri Lan... temanku sekolah dulu" ucapku memperkenalkan Asri di depan teman - teman baruku


"Hai aku Asri, salam kenal" ucap Asri ramah


"Hai aku Nana dan ini Lili" ucap Nana tersenyum sambil menunjuk ke arah Lili


"Oh ya, Sani... tahu gak kemarin aku bertemu dengan cwo ganteng" gumam Asri dengan senang


"Emang siapa cwo ganteng itu?"


"Si pemilik PT. Huan"


"Perusahaan terbesar itu?" tanyaku kaget


"Iya, dia ganteng dan baik lagi"


"Emang kalian bertemu dimana?" tanyaku penasaran


"Di club malam"


"Pffttt... club malam?" gumamku kaget


"Iya..."


"Coba boleh liat wajahnya kayak gimana?" tanya Lili penasaran


"Bentar ya..." gumam Asri mengeluarkan handphonenya dan memberikan handphone itu ke Lili


"Mmm Sani ... bukannya ini?" gumam Nana menunjukkan foto kepadaku


"Mmm... " gumamku meminum air minumku


*P*pppfffttt.. uhhuukkk... uhhhuukkk


"Kayak pernah liat deh" gumamku


"Ini mah cwo yang dua kali kamu tabrak itu San"


"Oh ya... baru inget, aku phobia sama tuh orang jauhkan dariku" protesku dan handphone itu doambil lagi oleh Asri


"Emang di tabrak bagaimana loh?" tanya Asri penasaran


"Ya...dia gak sengaja menabrak orang itu dua kali sampai Sani terjatuh ke tanah" jelas Nana


"Dan dia mengancamku harus membayar seumur hidupku kalau aku menabrak dia lagi atau bertemu dia lagi" gumamku kesal


"Tapi dia baik loh Sani"


"Iya... dia pernah menaktirku makan juga dulu" gumam Lili


"Baik.. kalau di club malam dengan gadis sexy" gumamku kesal

__ADS_1


"Emang kamu ketemu cwo itu kapan Asri?" tanya Nana penasaran


"Malam kemarin lusa pas pertama kali kita masuk"


"Tunggu malam kemarin lusa, aku menabraknya pertama kali" gumamku kesal


"Lalu yang kedua kapan?"


"Tadi pagi"


"Hari ini?" tanya Asri kaget


"Iya hari ini lah, jadi dia kali berturut - turut bertemu dengan binatang itu" gumamku kesal


"Hahaha... padahal dia baik loh Sani, dia bahkan akan mengadakan makan malam bersamaku dan aku disuruh ajak teman - temanku"


"Waah kapan itu?" tanya Lili penasaran


"Malam ini di restoran internasional"


"Waah kaya banget itu" gumam Nana


"Iya emang, kalian datang juga ya" ucap Asri memohon


"Baik... aku ikut" ucap Lili semangat


"Makan enak aku datang" teriak Nana terlalu bersemangat sedangkan aku hanya diam tanpa kata


"Kamu ikut juga ya Sani!!"


"Enggak!!!" protesku


"Ikut aja San" bujuk Nana


"Enggak mau... kalian aja pergi tidak apa - apa"


"Aah gak ada kamu gak seru" gumam Nana


"Enggak ... pokok aku gak ikut" protesku


"Baiklah... emang Sani itu kalau udah bilang enggak pasti susah dibujuk" desah Asri mengalah


"Kalian berdua jangan lupa ya nanti malam" gumam asri senang


"Okeee.." teriak Nana dan Lili dengan senang


"Huuffttt makan bareng Asri dan menyuruh mengajak teman - temannya pasti si binatang itu udah tahu siapa teman - teman dekatku dan akan memancingku untuk bertemu dengan dia... ogah pokok ogah" gumamku dalam hati dengan kesal


Krriiinngggg


Tiba - tiba bunyi bel masuk terdengar dengan keras, artinya istirahat sudah selesai dan waktunya pelajaran di mulai kembali dan kami harus balik ke kelas kami masing - masing


"Aku balik kelas dulu ya... jangan lupa malam ini" ucap Asri bahagia

__ADS_1


"Oke... kami juga kembali ke kelas dulu" ucap Nana dan kami bertiga kembali ke kelas kami dan duduk di tempat duduk kami masing - masing


__ADS_2